Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani terus mengejutkan publik dengan manuver politiknya jelang pagelaran dari Pilpres 2024. Ini terkait dengan manuvernya soal pengumuman dari calon wakil presiden atau cawapres dari Ganjar Pranowo.
Baru-baru ini politikus tersebut mengumumkan sejumlah tokoh politik yang masuk dalam bursa itu, beberapa diantaranya adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Hal ini disoroti oleh sejumlah pihak termasuk penggiat media sosial dari Denny Siregar. Ia memuji bagaimana mematikannya langkah dari Puan Maharani.
"Kali ini saya harus angkat topi buat mbak Puan. Langkah-langkahnya merangkul itu bikin gak nahan kubu lawan," ungkapnya lewat media sosial, dilansir pada Sabtu (29/7).
Gaya politik merangkul ini tak hanya menyejukkan namun juga membuat lawan dapat kelimpungan, khususnya koalisi yang ditempati oleh kedua sosok tersebut. Mereka dibuat bimbang karena tokoh sentral mereka bisa saja tiba-tiba meninggalkan koalisi yang telah dibangun lama.
Meski begitu, Cak Imin hingga AHY sendiri mengatakan bahwa pihaknya masih setia dengan koalisi yang telah mereka bangun jelang pesta demokrasi, belum ada kejelasan mereka akan masuk dalam gerbong dari PDIP.
Sementara itu, Puan sendiri sudah terbuka terkait dengan hal ini. Dalam manuver politik terbarunya, ia mengatakan bahwa manuver politiknya bukan cuma terkait cawapres, namun juga memperkuat gerbong pengusungan dari Ganjar.
"Saya hari ini, alhamdulillah, saya ketemu Cak Imin, Ketua Umum PKB. Maraton langsung ketemu dengan Ketua Umum Golkar Mas Airlangga. Pertemuan-pertemuan ini bukan hanya kemudian untuk mencari cawapres," ujar Puan di kediaman Airlangga, Jakarta, Kamis (27/7/2023).
Baca Juga: Jumlah Serangan Teroris Diklaim Menurun Hingga 89 Persen Sejak 2018, Kepala BNPT: Kita Tetap Waspada