Bertahan dalam Gerusan Zaman, Unpad Sinergikan Pariwisata hingga Tradisi di Sumedang

Suara Liberte

Kamis, 10 Agustus 2023 | 15:21 WIB
Bertahan dalam Gerusan Zaman, Unpad Sinergikan Pariwisata hingga Tradisi di Sumedang
Masyarakat Desa Citengah menghadiri acara pagelaran budaya yang diselenggarakan Mahasiswa KKNM Universitas Padjadjaran, Minggu (6/8). (Indra Sarathan)

Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali membuktikan pengabdiannya untuk masyarakat melalui kegiatan dari Kuliah Kerja Lapangan Mahasiswa (KKNM). Kali ini pihaknya mengusung program penguatan bahasa dan budaya Sunda di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

Kegiatan ini rupanya tak sekedar hanya untuk menguatkan tradisi, namun juga upaya untuk mengejar ketertinggalan pengembangan budaya yang termakan oleh perkembangan zaman hingga kepentingan ekonomi.

Diketahui, Desa Citengah dikenal sebagai destinasi wisata alam yang cukup populer. Lewat pemandangan alam hingga pengembangan sarana dan prasarana dalam wilayah tersebut, Desa Citengah menjelma menjadi salah satu tempat wisata yang sukses menarik banyak perhatian masyarakat di Indonesia.

Namun dibalik pengembangan wisata alam yang masif ini, masyarakat desa mengkhawatirkan nilai-nilai budaya setempat yang mulai tergerus zaman. Inilah yang coba diatasi oleh jajaran akademisi dari Unpad.

Pihaknya menginisiasi program Sekolah Budaya di Desa Citengah. Sekolah Budaya ini direncanakan akan terus disokong selama tiga tahun dan akan mengemban misi pewarisan nilai-nilai budaya Sunda bagi masyarakat setempat yang mulai tergerus zaman.

Tak hanya itu, pagelaran budaya juga diadakan lewat kerjasama pihak universtias dan perangkat desa untuk  menampilkan adat dan tradisi setempat. Mulai dari permainan-permainan anak hingga ditampilkan kembali seni Songah yang pernah ada di Desa Citengah. Acara ini diharapkan bisa menjadi booster untuk menunjukkan potensi budaya dari Desa Citengah.

"Sebenarnya jenis kesenian di Desa Citengah ini banyak, namun kali ini yang berusaha diangkat kembali adalah kesenian Songah, sejenis alat musik tradisional yang ditiup." kata Irzan. Dan Irzan pun berharap upaya menggali potensi budaya ini terus dilakukan tidak hanya sebatas kegiatan KKNM saja, "Ibarat sebuah upaya perintis, kegiatan pagelaran budaya ini semacam ini semoga terus diupayakan meski kegiatan KKN sudah berakhir," ucap Perwakilan Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Irzan seperti yang dilansir pada Kamis (10/8).

Dosen Prodi Sastra Sunda Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran, Taufik Ampera yang juga merupakan pembina dari kegiatan itu turut memiliki pendapat yang sama. Pihaknya menegaskan bahwa program-program ini adalah wujud komitmen dari penguatan budaya yang dilakukan oleh Unpad.

baca juga

"Desa Citengah dikenal sebagai destinasi wisata alam, namun sebenarnya menyimpan potensi budaya yang sangat besar," ujar Taufik.

"Sudah seharusnya potensi budaya ini diperkuat, masyarakat desa tidak hanya sebatas penerima pengaruh dari luar tetapi sebaliknya wisatawan sebaiknya dapat belajar dari masyarakat desa tentang bagaimana memelihara tradisi agar keindahan alam tetap lestari," pungkas Taufik.

 Sementara itu, Aparat Desa Citengah Sunarya mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa membawa generasi muda desanya untuk mulai mengenali dan melestarikan kebudayaan dari Desa Citengah. Pihaknya bersyukur atas kegiatan hingga program-program yang telah diinisiasi oleh Unpad.

"Terdapat kekhawatiran yang dapat dibuktikan dengan catatan statistik, bahwa di daerah destinasi wisata alam Desa Citengah ini anak-anak dan generasi muda telah asing dengan budayanya sendiri. Tergerus pengaruh dari luar," ungkap Sunarya.

 "Dengan adanya kerja sama antara Desa Citengah dengan Unpad diharapkan terus berkesinambungan. Program yang sangat diharapkan adalah menggiatkan Sekolah Budaya," ujar Sunarya.

Sunarya berharap kegiatan penguatan kebudayaan di wilayahnya ini akan memicu gelombang akan memicu hal serupa di wilayah lain. Menurutnya budaya sejatinya harus menjadi esensi dalam pelestarian alam hingga pemanfaatannya untuk pariwisata.

"Budaya seharusnya dijadikan ruh untuk pelestarian alam, pemajuan pariwisata, dan menangkal pengaruh-pengaruh buruk dari luar. Jika tradisi budaya kuat, alam akan lestari. Jika alam lestari, pariwisata terus berkesinambungan. Jika pariwisata terus berkembang, diharapkan warga Desa Citengah ikut menikmati kesejahteraan. Maka, para pemangku kepentingan harus bekerja bersama dan memikirkan dengan tindakan nyata untuk melestarikan budaya, alam, dan tradisi," tegasnya.

Penulis: Indra Sarathan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Ramaikan Lomba Perahu Bidar dan Perahu Hias di Sungai Musi? Ini Cara Pendaftarannya

Ingin Ramaikan Lomba Perahu Bidar dan Perahu Hias di Sungai Musi? Ini Cara Pendaftarannya

Sumsel | Senin, 07 Agustus 2023 | 14:50 WIB

Apes! Mobil Listrik Nyundai Ioniq 5 Milik Menteri Sandiaga Uno Mogok: Engga Bisa Pakai Power Bank?

Apes! Mobil Listrik Nyundai Ioniq 5 Milik Menteri Sandiaga Uno Mogok: Engga Bisa Pakai Power Bank?

Bisnis | Minggu, 06 Agustus 2023 | 10:32 WIB

Event Kreatif di Kecamatan Selo Berdampak ke Ekonomi Masyarakat Sekitar

Event Kreatif di Kecamatan Selo Berdampak ke Ekonomi Masyarakat Sekitar

Bisnis | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 07:17 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×