PDI Perjuangan tanggapi pergantian nama koalisi kubu Prabowo. PDIP yakin Presiden tak cawe-cawe dan mengatur komposisi koalisi. Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat tak mempermasalahkan jika partai koalisi pengusung Prabowo Subianto mengganti nama menjadi Koalisi Indonesia Maju.
PDIP tak beranggapan bahwa nama koalisi tersebut bentukan Presiden Jokowi. Menurut Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pergantinan nama hal yang lumrah. Djarot juga meyakini pemilihan nama yang dilakukan kubu Prabowo tak ada kaitannya dengan Presiden Joko Widodo.
“Itu kan otonomi dari Beliau (Prabowo). Silahkan saja. Gak masalah kita hormati. Silahkan. Pak Jokowi kan dekat dengan siapa saja. Otomatis dengan Pak Prabowo karena beliau kan Menhan. Dengan pak Sandi dekat, Pak Erick juga dekat.
Sebelumnya Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan puncak HUT ke-25 PAN, tidak malu-malu mengakui bahwa koalisinya merupakan tim Presiden Jokowi. Maka dari itu, koalisi ini disebut Prabowo akan melanjutkan perjuangan Jokowi dengan ebrbagai program yang telah dicanangkan demi kemajuan Indonesia.
Bahkan dirinya sempat berembuk dengan para ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk mengubah nama koalisinya menjadi mirip dengan Kabinet Indonesia Maju bentukan Jokowi.
“Kita sepakat koalisi kita, kita beri nama Koalisi Indonesia Maju ,”tegas Prabowo.