Pelatih tim U-17, Bima Sakti menjadikan laga uji coba melawan Korea Selatan (Korsel) sebagai seleksi akhir sebelum melanjutkan pemusatan latihan di Jerman. Pada laga yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, malam ini Bima mengindikasikan akan menurunkan semua pemain untuk melihat kemampuan setelah menjalani latihan sejak awal Juli silam.
Tim U-17 Indonesia dipersiapkan ke Piala Dunia U-17, November-Desember tahun ini berisi 32 pemain dan telah menjalani pemusatan latihan sejak 9 Juli lalu. Tim U-17 juga telah menggelar pemusatan latihan di Bali dan Solo dengan sistem promosi dan degradasi pemain.
Bima menjelaskan timnya sudah siap menjalani laga uji coba melawan Korea Selatan. “Kita bukan hanya ingin menang, tapi paling tidak melihat apa yang sudah coba kita latih selama ini bisa mereka buat dalam pertandingan nanti," kata Bima.
Sebelumnya, Indonesia U-17 sempat melakoni dua uji coba internasional di Bali menghadapi Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers U-18. Tim Merah-Putih menelan kekalahan di dua pertandingan tersebut, masing-masing dengan skor 0-3 kontra Juvenil A dan 2-3 versus Kashima Antlers.
Sementara itu, kapten Indonesia U-17, Muhammad Iqbal Gwijangge, berjanji akan memberikan 100 persen kemampuannya, meski laga melawan Korea Selatan U-17 berstatus sebagai uji coba.
“Saya berharap support doa dan dukungannya dari teman-teman semua, masyarakat Indonesia agar di pertandingan besok kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik dan Insyaallah saya pastikan semua pemain akan memberikan yang terbaik," tutur Iqbal.