Perseteruan Denny Sumargo dan Verny Hasan semakin memanas usai Denny melaporkan Verny ke pihak berwajib atas dugaan pencemaran nama baik.
Pihak Verny membantah dirinya memberikan tantangan tes DNA ulang pada Denny. Dia mengatakan unggahan di akun Instagramnya ditujukan kepada pihak yang merasa.
Oleh karena itu, pihak Verny meminta Denny untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan tanpa melalui proses hukum.
Upaya penyelesaian secara kekeluargaan tersebut juga diupayakan oleh dr. Richard Lee. Richard berusaha menjembatani pertemuan antara Denny dan Verny melalui podcast-nya.
Melalui sambungan telepon, Richard menghubungi Denny dan Verny. Namun obrolan tersebut malah berujung pada keributan.
Verny meminta Denny untuk tidak terus menerus mengungkit masa lalu. Dia lantas menyebut harga dirinya hilang karena perbuatan Denny marah-marah dan teriak di rumah sakit.
“Dulu pun saya sudah kasih tahu Anda kan? Janganlah terus ngomong gembar-gembor,” ujar Verny, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube dr. Richard Lee, Jumat (1/9/2023).
“Anda pun tidak tahu sama sekali perjuangan ibu gimana? Ketika Anda marah-marah di rumah sakit, teriak. Harga diri saya mana? Hilang seketika,” sambungnya.
Membantah tuduhan tersebut, Denny menantang Verny menghadirkan saksi peristiwa tersebut. “Kasih keluar satu saksi lo kalau gue marah-marah di rumah sakit,” balasnya.
Baca Juga: Kasus Kilang Pertamina Dumai Meledak, Dua Kontraktor Jadi Tersangka
Verny kemudian menyinggung soal mental anaknya yang hancur karena perbuatan Denny. “Jangan gitu, anak saya kecil umur berapa, mentalnya hancur oleh Anda,” balasnya.
Denny lantas mengatakan penyebab mental anak Verny hancur karena perbuatannya melempar fitnah pada dirinya. “Mental anak Anda hancur karena perbuatan Anda menghina dan memfitnah saya 10 tahun yang lalu,” tandasnya.