Punya Mazhab AHY Harus Cawapres, Pengamat Sebut Demokrat Bisa Jadi Gelandangan Politik

Suara Liberte | Suara.com

Jum'at, 08 September 2023 | 10:34 WIB
Punya Mazhab AHY Harus Cawapres, Pengamat Sebut Demokrat Bisa Jadi Gelandangan Politik
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan ucapan selamat kepada bakal capres Anies Baswedan dan cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2023). (Suara.com/Novian)

Pengamat komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting menilai saat ini Partai Demokrat berpegang pada Mazhab “AHY harus jadi cawapres”.

Ginting mengungkapkan bahwa Demokrat bisa menjadi gelandangan politik apabila Mazhab tersebut tetap kekeh dipegang oleh mereka.

“Di sinilah kemungkinan Demokrat bisa menjadi gelandangan politik, tidak diterima di koalisi Prabowo di mana ada Jokowi, juga tidak bisa diterima di porosnya Ganjar karena ada Megawati ya sangat mungkin,” 

Bukannya tanpa alasan, Ginting menilai Demokrat akan kesulitan sendiri apabila mazhab tersebut terus-terusan dipegang.

Baik kubu Prabowo dan Ganjar menurut Ginting akan menghitung ulang manfaat dan kerugian menampung Demokrat dengan pegangan mazhab tadi.

“Ini dibaca oleh Prabowo saya pikir dari kondisi terakhir di mana PKB keluar dari Koalisi maka menyisakan Gerindra, Golkar, PAN, dan jika Demokrat mazhabnya masih AHY harus cawapres, saya kira hitung-hitungannya Prabowo lebih baik menyelamatkan Golkar dan PAN dari pada harus menerima demokrat,” jelasnya.

Hal serupa juga terjadi dengan hubungan Demokrat-PDIP. Demokrat yang menuntut kesetaraan di KPP sampai akhirnya keluar, akan sulit mengharapkan hal tersebut di kubu Ganjar di mana Megawati pegang penuh kendali.

Menurut Ginting tak mungkin ada kesetaraan dalam politik karena semua sesuai dengan pengorbanan dan usaha yang dilakukan.

“Ini yang dipersoalkan oleh Demokrat ketika keluar dari KPP adalah minta kesetaraan, menurut saya dalam politik tidak ada kesetaraan, di KPP jelas saham itu terbesar ada di NasDem, kemudian ketika ada yang ingin menjadi nahkoda juga akan pecah, kita tahu kalau di PDIP semua ditentukan oleh Megawati bukan Ganjar,” tambahnya.

Ginting mengungkapkan bahwa Dalam uu pemilu 2017, ada persyaratan wajib bahwa Parpol harus memilih Capres-Cawapres ikut dalam Pilpres, apabila tidak maka dalam pemilu berikutnya tidak diperkenankan ikut pemilu.

Opsi membangun koalisi baru sebagaimana wacana yang berkembang di mana PPP DAN Demokrat bekerja sama dengan merayu PKS disebut tidak akan mudah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AHY Hampir Jadi Cawapres, Orangnya Anies Baswedan Beber Gap Besar yang Jadi Halangan, Ternyata Oh Ternyata...

AHY Hampir Jadi Cawapres, Orangnya Anies Baswedan Beber Gap Besar yang Jadi Halangan, Ternyata Oh Ternyata...

| Kamis, 07 September 2023 | 14:10 WIB

Heran Surat Anies Baswedan ke AHY Bisa Bocor, Tim Koalisi: Disepakati Tidak Ada Dokumentasi!

Heran Surat Anies Baswedan ke AHY Bisa Bocor, Tim Koalisi: Disepakati Tidak Ada Dokumentasi!

| Kamis, 07 September 2023 | 11:02 WIB

Koalisi Beber Usaha Keras Anies Baswedan Menghubungi AHY-SBY Soal Pemilihan Cak Imin: Jam Berapa pun Ingin Bertemu

Koalisi Beber Usaha Keras Anies Baswedan Menghubungi AHY-SBY Soal Pemilihan Cak Imin: Jam Berapa pun Ingin Bertemu

| Kamis, 07 September 2023 | 10:14 WIB

Terkini

Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak

Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak

Jatim | Minggu, 12 April 2026 | 13:49 WIB

Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset

Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset

Sulsel | Minggu, 12 April 2026 | 13:48 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Bedak Tabur Apa yang Bagus? Ini 7 Pilihan Tahan Lama dan Bikin Glowing

Bedak Tabur Apa yang Bagus? Ini 7 Pilihan Tahan Lama dan Bikin Glowing

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 13:43 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Review Film Case 137: Drama Prosedural yang Menyentuh Hati dan Akal Sehat

Review Film Case 137: Drama Prosedural yang Menyentuh Hati dan Akal Sehat

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 13:34 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB