Ferry Irawan dan Venna Melinda telah resmi bercerai pada 3 Agustus lalu. Namun, perseteruan di antara keduanya sampai saat ini nampaknya masih terus berlangsung.
Terbaru, Ferry Irawan angkat bicara soal tuduhan mokondo yang pernah dilayangkan oleh pihak Venna Melinda. Ia seolah tak terima harga dirinya sebagai pria direndahkan akibat tuduhan itu.
Padahal Ferry Irawan merasa bahwa selama berumahtangga ia berusaha untuk memberikan penghasilannya kepada Venna Melinda. Hal itu pun disampaikan oleh Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum.
"Di sini kami menyajikan bukti ada kerja sama dengan sebuah PT terkait dengan promosi. Selasa 12 Juli 2022 di mana surat perjanjian kerja sama ini diatur dalam pasal 3, para pihak sepakat untuk bekerja sama. Pihak Pertama (PT) akan membayarkan jasa kepada Pihak Kedua (Ferry Irawan) senilai Rp60 juta sebagai imbalan jasa," katanya, dikutip dari tayangan YouTube Intens Investigasi pada Jumat (8/9/2023).
"Imbalan saja dibayarkan dengan termin pertama Rp30 juta, pelunasan Rp30 juta akan dibayarkan setelah postingan ke-30 yang dibuktikan pihak kedua ke pihak pertama. Totalnya ada Rp60 juta. Pembayaran akan ditransfer pihak pertama ke pihak kedua melalui rekening Bank Mandiri atas nama Venna Melinda," sambungnya.
Atas bukti itulah, maka pihak Ferry membantah disebut sebagai mokondo.
"Jadi kalau ada oknum pengacara tua yang bilang Mas Ferry minta duit ongkos taksi, minta duit pulsa, ya memang hasil semua yang didapat Mas Ferry masuk ke rekening istrinya. Saya rasa wajar, saya juga sering minta sama istri, apakah itu saya laki-laki mokondo, laki-laki yang tidak berpenghasilan?" beber Sunan.
Sebelumnya, Hotman Paris selaku kuasa hukum Venna Melinda sempat menyinggung soal Ferry Irawan yang tidak punya pendapatan. Hal itulah yang membuat Ferry geram dan ingin berusaha memperbaiki nama baiknya lagi di mata publik.
Baca Juga: Wajah Bopengnya Jadi Nyinyiran, Dokter Richard Lee Singgung Soal Dosa: Mungkin Karena...