Pulau Rempang Series: Kisah Masa Lalu, Keindahan Alam, hingga Potensi Ekonomi

Suara Liberte | Suara.com

Senin, 11 September 2023 | 15:45 WIB
Pulau Rempang Series: Kisah Masa Lalu, Keindahan Alam, hingga Potensi Ekonomi
Rempang Eco City (YouTube BP BATAM)

Pulau Rempang banyak dibicarakan publik belakangan ini. Sejatinya, Pulau Rempang merupakan pulau kecil yang menjadi bagian dari zona berikat Kawasan Industri Batam. Tak hanya menjadi bukti dari kekayaan Indonesia sebagai Negara Kepulauan, Pulau Rempang juga memiliki banyak keistimewaan yang menarik untuk dibahas, termasuk mengenai sejarah Pulau Rempang.

Dengan mengetahui sejarah Pulau Rempang, masyarakat dapat mengenali dan memahami lebih jauh andil Pulau Rempang dalam mewujudkan cita-cita Indonesia menjadikan Batam sebagai wilayah yang berdaya saing dengan Singapura, negara kecil namun menjadi salah satu pusat perekonomian dunia. Simak selengkapnya dalam informasi berikut ini.

Sejarah Pulau Rempang

Pulau Rempang memiliki luas wilayah sebesar 16.583 hektare dan terletak di sebelah tenggara Pulau Batam. Pulau Rempang terdiri atas dua kelurahan, yakni Rempang Cate dan Sembulang yang keduanya masuk dalam wilayah Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Tak hanya itu, Pulau Rempang diketahui memiliki 16 kampung tua yang menjadi permukiman masyarakat asli Pulau Rempang sejak tahun 1834 silam.

Ada dua kelompok masyarakat yang mendiami Pulau Rempang-Galang, yakni kelompok masyarakat Melayu dan Tionghoa serta kelompok masyarakat adat Pulau Rempang-Galang yang dikenal sebagai Orang Darat atau Orang Oetan (Orang Hutan).

Masyarakat adat Orang Oetan diketahui hidup terpisah dari masyarakat secara umum. Mereka tinggal di dalam hutan-hutan Pulau Rempang yang belum banyak terjamah publik. Sayangnya, populasi Orang Oetan terus menyusut menjadi sekitar 30 jiwa yang terdiri atas tujuh keluarga pada tahun 2008 silam. Menurut legenda, Orang Oetan berasal dari Lingga dan mereka dikatakan mirip dengan suku asli Johor dan Melaka, yakni Orang Jakun.

Menurut catatan sejarah, Pulau Rempang dan Pulau Galang pada awalnya tidak termasuk dalam Otorita Batam dan menjadi bagian dari Pemerintah Daerah Riau. Hingga akhirnya pada tahun 1992, Pulau Rempang, Pulau Galang, dan pulau-pulau di sekitarnya menjadi bagian dari wilayah Pulau Batam. Melalui Keppres Nomor 28 Tanggal 19 Juni 1992, pemerintah melakukan perluasan wilayah kawasan industri Pulau Batam. 

Kawasan tersebut kemudian dikenal dengan Balerang, yakni Batam, Rempang, dan Galang. Pengembangan kawasan tersebut didukung oleh pembangunan infrastruktur yang membuat wilayah Batam, Rempang, dan Galang saling terhubung melalui Jembatan.

Diketahui, pemerintah telah membangun enam jembatan untuk menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Tonton, Pulau Tonton dengan Pulau Nipah, Pulau Nipah dengan Pulau Setokok, Pulau Setokok dengan Pulau Rempang, dan Pulau Rempang dengan Pulau Galang. Secara keseluruhan, panjang keenam jembatan tersebut mencapai 1.568 meter.

Popularitas, Keindahan Alam, dan Potensi Ekonomi Pulau Rempang

Jauh sebelum wacana pemerintah menjadikan Pulau Rempang sebagai bagian dari pengembangan wilayah Batam, popularitas Pulau Rempang di mata mancanegara sudah jauh ada bahkan sejak era Perang Dunia II. Pulau Rempang memiliki tempat spesial di benak para serdadu Jepang. 

Tak kurang dari 27.000 serdadu Jepang menjadikan Pulau Rempang sebagai tempat bernaung selama masa Perang Dunia II. Memori Pulau Rempang dan orang-orang Jepang itu pun diabadikan melalui Tugu Minamisebo atau dikenal sebagai Tugu Jepang yang dibangun di Sembulang pada tahun 1981 silam.

Tugu tersebut dibangun oleh lembaga nonprofit yang dibentuk oleh warga Jepang, yakni Rempang Friendship Association (RFA). Tugu tersebut menjadi penanda wafatnya ratusan serdadu Jepang saat menunggu kepulangan mereka ke Jepang pada masa Perang Dunia II. Jejak sejarah tersebut masih dapat dilihat melalui monumen berdiameter 3x3 meter, lengkap dengan nama dan foto tentara Jepang yang wafat.

Popularitas Pulau Rempang kian mumpuni berkat keindahan alam yang tak kalah dari destinasi-destinasi unggulan lainnya di Indonesia. Sebagai wilayah kepulauan, Pulau Rempang sangat kaya dengan pantai-pantainya yang memikat.

Melansir Beach Searcher, Pulau Rempang memiliki laut yang tenang, air laut berwarna kristal biru kehijauan, dan pantai berpasir yang indah. Hal itulah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk bertandang ke Pulau Rempang setiap tahunnya. Sejumlah pantai yang wajib dikunjungi di Pulau Rempang di antaranya adalah Pantai Melur, Pantai Dendang Melayu, Pantai Viovio, Pantai Jembatan 5, Panti Melayu, dan Pantai Sembulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Babak Baru Polemik Pulau Rempang Batam, Wacana Relokasi hingga Aliansi Batalkan Aksi

Babak Baru Polemik Pulau Rempang Batam, Wacana Relokasi hingga Aliansi Batalkan Aksi

News | Senin, 11 September 2023 | 15:06 WIB

Silsilah Keluarga Tomy Winata, Konglomerat Pemilik PT MEG Dikaitkan Pro Kontra Rempang Eco City

Silsilah Keluarga Tomy Winata, Konglomerat Pemilik PT MEG Dikaitkan Pro Kontra Rempang Eco City

News | Senin, 11 September 2023 | 13:56 WIB

Insiden yang Terjadi di Rempang Eco City Mendapat Perhatian Khusus Anggota Parlemen

Insiden yang Terjadi di Rempang Eco City Mendapat Perhatian Khusus Anggota Parlemen

DPR | Senin, 11 September 2023 | 12:13 WIB

Terkini

Mengapa AC Kerap Jadi Solusi Ketimbang Menanam Pohon atas Panasnya Cuaca?

Mengapa AC Kerap Jadi Solusi Ketimbang Menanam Pohon atas Panasnya Cuaca?

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:00 WIB

Malam Penuh Kejutan: Gubernur Sulsel Bagikan Hadiah Umrah dan Beasiswa

Malam Penuh Kejutan: Gubernur Sulsel Bagikan Hadiah Umrah dan Beasiswa

Sulsel | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:59 WIB

Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak

Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:53 WIB

Jurnalis Bali Jadi Korban Fitnah Keji di Medsos, Arya Wedakarna Minta Maaf

Jurnalis Bali Jadi Korban Fitnah Keji di Medsos, Arya Wedakarna Minta Maaf

Bali | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:47 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.995

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:47 WIB

Pertamina Pastikan Stok BBM Terkendali Selama Arus Balik Lebaran 2026

Pertamina Pastikan Stok BBM Terkendali Selama Arus Balik Lebaran 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:43 WIB

Spesifikasi Kapal RFA Lyme Bay Milik Inggris yang Akan Menjadi Benteng Drone di Selat Hormuz

Spesifikasi Kapal RFA Lyme Bay Milik Inggris yang Akan Menjadi Benteng Drone di Selat Hormuz

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:40 WIB

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Jangan Terkecoh Bandar, Investor Ritel Diingatkan Bahaya Broker Summary

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:40 WIB

Pura Kramat Ratu Mas Sakti: Tempat Suci di Bali Diziarahi Umat Islam, Simbol Harmoni Lintas Iman

Pura Kramat Ratu Mas Sakti: Tempat Suci di Bali Diziarahi Umat Islam, Simbol Harmoni Lintas Iman

Bali | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:37 WIB

Benarkah Harga BBM Berubah Setiap Tanggal 1? Ini Penjelasannya

Benarkah Harga BBM Berubah Setiap Tanggal 1? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:36 WIB