Presiden Jokowi mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada Senin (2/10) lalu. Presiden menyebut ia membahas soal pemilu 2024 saat bertemu dengan SBY. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi Ketika menghadiri pembukaan pameran produk kerajinan Inacraft di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Meski mengakui membicarakan Pemilu 2024, namun Jokowi merahasiakan detail pembicarannya dengan SBY. Jokowi enggan menjawab lebih lanjut pertanyaan soal apakah perbincangannya dengan SBY terkait koalisi atau rencana Demokrat masuk koalisi.
Sebelumnya Senin (2/10) lalu, SBY mengunjungi Istana Bogor dan bertemu dengan Presiden Jokowi selama kurang lebih satu jam. “Bertemu hampir satu jam. Berbicang-bincang terutama mengenai 2024. Yang dibicarakan rahasia,”Ucap Jokowi.
Demokrat belum lama ini mengumumkan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju yang dipimpin oleh bakal calon presiden Prabowo Subianto. Koalisi itu mencakup sejumlah partai pendukung pemerintah termasuk Gerindra, Partai Amanat Nasional, Golkar, dan Partai Bulan Bintang.
Padahal sejak 2014, Demokrat selalu berada di luar pemerintahan Presiden Jokowi. Sikap yang sama juga diambil setelah pilpres 2019. Politisi Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng mengatakan keputusan Demokrat bergabung ke KIM sudah dibahas di dalam Rapat Majelis Tinggi.
“Setelah kami berdiskusi, kami ingin ikut barisan yang menang. Dan setelah kami diskusikan yang paling punya potensi untuk menang adalah Pak Prabowo sebagai calon presiden,"Kata Andi. Alasan lainnya kata mantan Menpora itu ialah dasar emosional. Hubungan Demokrat dan Gerindra sejatinya terjalin hangat karena pernah bekerja sama pada kontestasi politik sebelumnya.