Rasa Ketan Susu Kemayoran Bikin Lidah Ketagihan

Ririn Indriani

Rabu, 19 Maret 2014 | 10:44 WIB
Rasa Ketan Susu Kemayoran Bikin Lidah Ketagihan
Ketan susu (Tansu) dengan tempe goreng yang tersaji di Kedai Tansu Kemayoran. (Foto: Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Jika Anda pemburu kuliner Ibu Kota, belum lengkap rasanya bila tidak menyambangi kedai ketan susu yang dikenal dengan sebutan Tansu, di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kudapan tradisional khas Betawi ini merupakan salah satu makanan favorit warga Jakarta karena terkenal dengan kelezatan rasa dan harganya yang murah.

Bulir-bulir ketan kukus yang mengepul panas lalu disiram susu kental manis dan parutan kelapa ini terasa begitu lezat, gurih dan manisnya pun pas dilidah. Sangat cocok disantap sebagai kudapan pelepas penat usai beraktivitas.

Sebagai pelengkap, disediakan juga bermacam-macam gorengan seperti pisang goreng, tempe goreng, singkong goreng, ubi goreng dan sukun goreng.

Hidangan sederhana namun istimewa ini dihargai hanya Rp4000 untuk seporsi ketan. Sementara aneka gorengan cukup Rp1000 per buahnya.

Sedangkan minumannya ada teh poci, susu, kopi, air jeruk dan teh manis atau tawar. Semua minuman yang bisa disajikan hangat dan dingin ini kisaran harganya Rp2000-Rp3000.

"Saya dari tahun 2000 sudah sering ke sini. Kalau kebetulan lewat, pasti mampir. Senangnya sih makan ketan susu pakai tempe goreng. Makanannya unik, rasanya enak,  murah dan tempatnya juga adem," ujar Bambang, salah satu pengunjung yang sedang menikmati ketan susunya.

Menurut Saiful, salah satu penjual Tansu Kemayoran, kudapan ringan ini telah ada sejak 1958. Saat itu, Kakek dari Saiful, bernama H. Tasniat dan H. Sukrod, memulai usaha Tansu menggunakan keranjang gendong.

Setelah usahanya berjalan beberapa tahun, barulah mereka menempati sebuah kedai sederhana di pojokan Jalan Garuda Ujung, Kemayoran, Jakarta Pusat. Usahanya ini semakin berkembang dan diwariskan kepada anak dan cucunya hingga sekarang.

Di tangan generasi ketiga inilah nama Tansu Kemayoran semakin dikenal masyarakat luas. Ini pula yang membuat Kedai Tansu setiap harinya buka selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan para pembeli yang datang ke kedai tanpa mengenal waktu.

Saiful mengatakan, penjaga Kedai Tansu yang melayani pembeli dibagi menjadi dua waktu.  "Dari pagi hingga petang, ada tiga penjual yang bekerja. Sedangkan malam sampai subuh, ada enam orang yang bekerja karena pada waktu tersebut pengunjung lebih padat dibandingkan siang hari," jelasnya saat ditemui Suara.com, Selasa (18/3/2014) sore.

Setiap harinya terutama malam hari dan di akhir pekan atau liburan, kedai ini memang selalu dipadati pengunjung dari berbagai wilayah di Jakarta, luar kota bahkan wisatawan dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. Mereka jauh-jauh datang demi mencicipi kelezatan salah satu kuliner favorit warga Jakarta ini.

Saking banyaknya pengunjung yang ingin menyantap Tansu, Syaiful mengaku, dalam satu hari kedainya memasak hingga 100 kg ketan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menemukan Rasa Nusantara di Jakarta Food Festival

Menemukan Rasa Nusantara di Jakarta Food Festival

Lifestyle | Senin, 17 Maret 2014 | 09:08 WIB

Mau Jalan-jalan ke Cina? Waspadai Jenis Makanan Ini

Mau Jalan-jalan ke Cina? Waspadai Jenis Makanan Ini

Lifestyle | Minggu, 16 Maret 2014 | 07:54 WIB

Kuliner Indonesia Bisa Mendukung Pariwisata

Kuliner Indonesia Bisa Mendukung Pariwisata

Lifestyle | Kamis, 06 Maret 2014 | 13:12 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×