5 Binatang Paling Mematikan

Esti Utami

Senin, 31 Maret 2014 | 14:13 WIB
5 Binatang Paling Mematikan
Kerbau liar (Cape buffalo) sangat berbahaya jika diganggu (Foto: shutterstock)

Suara.com - Apa binatang paling mematikan di dunia. Ternyata bukan hiu putih, harimau, singa atau predator lainnya. Tetapi binatang paling mematikan itu justru binatang kecil, yang memiliki racun yang mematikan. Mulai lalat tse-tse, katak beracun hingga kerbau endemik di Afrika masuk dalam

Berikut lima binatang yang paling mematikan, sebagaimana dikutip dari  all-that-is-interesting.com.

1. Lebah raksasa
Binatang ini mungkin hanya sebesar jempol anak-anak, atau sebesar burung  emprit dan mampu terbang dengan kecepatan 25 mil (sekitar 40 kilometer per jam) saat sedang mengejar makhluk yang mengusiknya. Di Jepang, lebah ini menyebabkan sejumlah kematian setiap tahunnya. Sengatan lebah raksasa ini bisa berakibat fatal. Ini akibat zat peptida cytolytic yang mampu mengobrak-abrik kinerja jaringan sel tubuh kita.

2. Lalat Tsetse
Lalat Tsetse banyak ditemukan di sejumlah negara di Afrika. Lalat pengisap darah ini mampu menyebarkan penyakit tidur baik pada manusia maupun pada mamalia lainnya.
Penyakit tidur atau kala azar, selain menyebabkan gangguan syaraf juga bisa memicu berbagai penyakit lainnya seperti ginjal dan sistem pencernaan. Penyakit tidur merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di banyak negara di Afrika.

3. Katak pemanah beracun
Katak ini dikenal dengan warna tubuhnya yang cemerlang. Ada hampir 100 jenis katak pemanah, yang namanya diambil dari warna, ukuran dan racun yang mereka miliki. Tapi semua spesies itu memiliki ciri yang hampir sama, yakni organisme aposematic, yang artinya warna kulit mereka adalah bentuk adaptasi untuk melindungi diri dari predator.

Dan dari semua spesies ini, yang paling beracun adalah katak pemanah emas beracun. Seekor katak pemanah emas memiliki racun yang mampu membunuh 10 manusia dewasa. Tapi kini katak ini sudah mulai punah, sementara para ahli belum berhasil mengungkap misteri bagaimana racun itu bekerja. Yang pasti kulit mereka dilapisi semacam racun alkaloid yang mematikan.

4. Siput kerucut
Selintas siput kerucut, mungkin mata kita akan menangkap cangkangnya yang rumit. Menyentuhnya, kita akan langusng terkejut dengan akibatnya. Conus geographus, demikian nama latin siput kerucut, bisa tumbuh hingga sepanjang 4-6 inci (10-15 centimeter) dan banyak ditemukan di terumbu karang di kawasan perairan Indo-Pasifik.
Bentuknya memang tak beda jauh dengan siput umumnya, tapi siput kerucut memiliki racun yang sangat berbahaya.  Siput kerucut melumpuhkan mangsanya dengan menyuntikkan racun lewat gigi harpunnya. Namun ketimbang menggigiti mangsanya, siput kerucut justru menelan utuh mangsanya. Jika mengenai manusia, racun siput kerucut yang

disebut neurotoksin, bisa berakibat fatal.  Sejumlah kematian dilaporkan terjadi setiap tahun akibat siput ini.

5. Kerbau liar
Kerbau yang satu ini sangat berbeda dengan kerbau peliharaan. Tubuhnya pendek, berbulu tebal dengan tanduk besar yang sepenuhnya matang ketika mencapai usia 7tahun. Kerbau liar ini sangat tidak terduga dan sangat berbahaya. Kekuatannya, tak boleh diremehkan. Bahkan di kalangan warga Afrika banteng ini dijuluki 'big five' selain singa, gajah Afrika, macan tutul dan badak. Pemburu yang berhasil melumpuhkan kerbau liar sangat dihormati di kalangan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gila, Perawat di RS Filipina Racuni 18 Pasiennya

Gila, Perawat di RS Filipina Racuni 18 Pasiennya

News | Sabtu, 29 Maret 2014 | 07:40 WIB

Polusi Udara Lebih Mematikan daripada AIDS

Polusi Udara Lebih Mematikan daripada AIDS

Health | Selasa, 25 Maret 2014 | 08:14 WIB

Kanker Lebih Mematikan Dibanding Serangan Jantung?

Kanker Lebih Mematikan Dibanding Serangan Jantung?

Health | Kamis, 13 Maret 2014 | 10:03 WIB

Terkini

Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna

Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai

Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai

Sumut | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna

Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga

Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:01 WIB

AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah

Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai

Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!

Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka

Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:54 WIB

×