Saatnya Laki-laki Lebih Berperan Sebagai Orang Tua

Esti Utami

Senin, 16 Juni 2014 | 19:20 WIB
Saatnya Laki-laki Lebih Berperan Sebagai Orang Tua
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak laki-laki sebenarnya menyimpan mimpi menjadi ayah yang baik. Mereka masih tidak dapat dilihat sebagai melanggar "aturan lelaki" yakni sebagai pencari nafkah, sedangkan tugas sebagai orang tua adalah tugas
sekunder mereka.

Hingga saat ini, keterlibatan ayah sebagai orang tua terlalu dirayakan sebagai melakukan sesuatu yang luar biasa. Sehingga ketika laki-laki lebih aktif mengasuh anaknya, langsung saja mereka dijuluki sebagai 'superdad'.

Sepertinya ada dinding yang membatasi laki-laki untuk lebih terlibat sebagai ayah yang baik. Ini sudah tak masuk akal, berperan menjadi ayah seharusnya  dipertimbangkan sebagai hal yang normal.

Mengapa tidak lebih banyak orang menyadari hal ini? Sebagai anggota masyarakat, kita tidak cukup membahas tentang tantangan keseimbangan kerja dan keluarga yang dihadapi seorang laki-laki. "Kita  gagal mengenali bahwa begitu banyak ayah yang berjalan sendiri untuk berhasil baik dalam karir  maupun keluarga mereka," ujar Daniel Murphy, seorang pemain softball profesional yang secara terbuka mengumumkan peran aktifnya sebagai seorang ayah. Menurut Murphy sedikit dukungan dari perusahaan dan masyarakat akan menyenangkan.

Menurut Murphy, saat ini masih sangat sedikit perusahaan yang menawarkan paternitas atau bentuk lain dari program fleksibilitas pekerjaan-keluarga bagi laki-laki. Bahkan ketika perusahaan menawarkan kebijakan-kebijakan ini, sebagian besar ayah khawatir dengan konsekuensinya bagi karir mereka.

Pada kenyataannya, sekitar 75 persen ayah dari kelompok pekerja kerah putih yang mengambil libur selama seminggu ketika anak-anak mereka lahir. Sedangkan pekerja harian, hanya bisa bermimpi mendapat libur yang lebih panjang. Kegagalan untuk mendukung peran lebih besar menjadi ayah tak hanya melukai si ayah. Tetapi juga merugikan anak-anak, yang kehilangan semua manfaat keterlibatan ayah dalam pertumbuhan mereka.

Jadi, setelah semua perjuangan untuk kesetaraan perempuan di tempat kerja, kini saatnya juga mendukung kesetaraan ayah sebagai orang tua.  Laki-laki  tidak perlu malu lagi untuk lebih berperan atau menghabiskan waktu dengan keluarga mereka. "Tetapi ini berarti semua harus bekerja sama untuk menciptakan budaya yang melihat hal ini sebagai hal yang benar-benar normal," tambah Murphy.

Jadi keseimbangan antara karier-keluarga seharusnya bukan hanya masalah bagi perempuan, bukan juga masalah bagi lelaki, tetapi ini masalah yang mempengaruhi sebuah keluarga secara keseluruhan. Maka saatnya kita mulai berbicara lebih banyak tentang hal itu. (askmen.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganja Perburuk Kesuburan Lelaki

Ganja Perburuk Kesuburan Lelaki

Lifestyle | Kamis, 05 Juni 2014 | 16:17 WIB

Cara Cerdas Belanja Pakaian Bayi

Cara Cerdas Belanja Pakaian Bayi

Lifestyle | Kamis, 29 Mei 2014 | 10:46 WIB

Alasan Perempuan Lebih Mudah Depresi Ketimbang Lelaki

Alasan Perempuan Lebih Mudah Depresi Ketimbang Lelaki

Health | Rabu, 28 Mei 2014 | 13:56 WIB

Terkini

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:00 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:46 WIB

×