Di Festival Danau Sentani, Kopi Wamena jadi Primadona

Arsito Hidayatullah

Rabu, 25 Juni 2014 | 02:43 WIB
Di Festival Danau Sentani, Kopi Wamena jadi Primadona
Ilustrasi biji kopi. (Shutterstock)

Suara.com - Kopi Wamena yang telah diracik menjadi kopi khas Papua, ternyata menjadi salah satu sajian yang diminati --bahkan jadi primadona-- pengunjung Festival Danau Sentani (FDS) yang digelar sepanjang 19-23 Juni lalu.

"Banyak pengunjung yang berminat, hingga kami meraup untung cukup banyak, sekitar Rp10 juta dari hasil penjualan kopi saja," ungkap Usai Gombo, salah satu karyawan Kedai Kopi Wamena, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (24/6/2014).

Untuk diketahui, kedai kopi dimaksud memang meracik kopi Wamena menjadi sajian bernama "Baliem Blue Coffee", yang dijual di arena FDS. Ajang ini sendiri digelar di lokasi bibir Pantai Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Gombo mengatakan, selama gelaran FDS, banyak pengunjung yang sengaja datang ke tempatnya khusus untuk mencicipi kopi yang telah diekspor ke benua Amerika dan negara-negara Asia itu.

"Kurang lebih 1.000 bungkus kopi, mulai dari ukuran sedang dan besar, yang terutama laku. Harganya cukup terjangkau, dari Rp20.000 sampai Rp50.000 per gelas," katanya pula.

Para pengunjung usahanya di FDS itu, kata Gombo lagi, selain mencicipi segelas kopi, juga banyak yang membeli kemasan kopi yang siap diekspor.

"Rata-rata pengunjung yang datang mengatakan Baliem Blue Coffee memiliki cita rasa tersendiri. Segelas kopi kami hargai Rp10.000, dan itu pun mereka harus antre untuk membelinya," katanya.

Ke depan, lelaki berambut gimbal ala Bob Marley itu menyatakan ingin terus berpartisipasi dalam ajang tahunan tersebut, dengan harapan para wisatawan lokal maupun mancanegara bisa semakin tahu dengan Baliem Blue Coffee.

Baliem Blue Coffee merupakan olahan biji kopi Arabica asli Papua, yang berasal dari Kota Wamena dan Lembah Kamuu di Kabupaten Dogiay. Gombo menyebut, tempat produksi Baliem Blue Coffee yang ia jual itu ada di Kampung Harapan Kompleks SPMA, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Gombo juga mengatakan bahwa hasil olahan biji kopi tersebut selain dikirimkannya ke Amerika dan negara lain, sebagian juga sudah disuplai ke berbagai tempat di Jakarta dan Pulau Jawa.

"Setiap tahunnya kami memproduksi satu ton kopi (dikirim) ke Amerika, dan sisanya dikirimkan ke tanah Jawa," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Seal Raja Ampat" Akan Dimeriahkan 18 Negara

"Seal Raja Ampat" Akan Dimeriahkan 18 Negara

Lifestyle | Minggu, 25 Mei 2014 | 19:43 WIB

Lembaga Masyarakat Adat Papua Barat Siap Sukseskan Pilpres 2014

Lembaga Masyarakat Adat Papua Barat Siap Sukseskan Pilpres 2014

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 12:59 WIB

Jejak Zaman Neolitikum dan Megalitikum di Jayapura

Jejak Zaman Neolitikum dan Megalitikum di Jayapura

Lifestyle | Senin, 19 Mei 2014 | 19:26 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×