Bubur Kampiun, Menu Buka Puasa Favorit di Minangkabau

Ririn Indriani

Kamis, 03 Juli 2014 | 13:23 WIB
Bubur Kampiun, Menu Buka Puasa Favorit di Minangkabau
Bubur Kampiun. (Foto: suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Ketika berbuka puasa, kita dianjurkan untuk terlebih dahulu mengonsumsi makanan manis agar tubuh mendapatkan energi secara cepat.

Berbicara soal makanan manis, Indonesia yang memiliki kekayaan kuliner memiliki beragam pilihan makanan manis yang cocok disantap saat buka puasa. Salah satunya adalah bubur kampiun.

Bubur Kampiun adalah salah satu menu yang biasa dijadikan sarapan pada hari biasa. Namun saat Ramadan tiba, masakan tradisional ini sering dijadikan sebagai santapan utama saat buka puasa.

Bubur ini memang cukup istimewa, karena nama "kampiun" bermakna pemenang atau kemenangan. Mungkin makna inilah yang menjadi alasan mengapa bubur yang terbuat dari campuran kolak pisang, bubur candil, bubur sumsum dan ketan hitam ini dijadikan sebagai menu buka puasa sebagai simbol kemenangan.

Anda yang tertarik ingin mencicipi kelezatan rasa bubur kampiun ini dapat membuat sendiri di rumah dengan mengikuti resep berikut ini.

Bahan:
Kolak pisang:
10 buah pisang nangka
2½ gelas santan
7 sdm gula merah iris
1 sdt garam

Bubur candil:
150 gram tepung ketan
1 sdt garam
air kapur sirih secukupnya
gula merah secukupnya

Bubur sumsum:
250 gram tepung beras
1½ gelas santan
1 sdt garam
2 lembar daun pandan

Ketan hitam:
½ liter ketan hitam
½ butir kelapa setengah tua, diparut

Caranya:
1. Untuk kolak pisang
Rebus pisang dan gula merah serta garam sampai agak empuk lalu masukkan santannya, biarkan mendidih dan pisang empuk, angkat dan sisihkan.

2. Untuk bubur candil
Tepung ketan, garam dan air kapur sirih disiram dengan air suam-suam kuku, lalu dibentuk bulat kecil dan direbus dengan air gula merah yang sudah mendidih. Kalau sudah mengapung, angkat dan sisihkan.

3. Untuk bubur sumsum
Rebus air dan garam sampai mendidih lalu masukkan tepung beras yang sudah dicairkan dengan santan. Aduk rata dan cepat sampai matang, angkat dan sisihkan.

4. Ketan Hitam
Ketan hitam yang sudah direndam beberapa jam, dikukus sampai setengah masak. Lalu siram dengan air mendidih (masih dalam kukusan) secukupnya (ini supaya ketan matangnya bagus). Kemudian kukus kembali sampai ketan matang.

Penyajian:
Siapkan mangkuk, taruh ketan hitam yang ditaburi kelapa parut, bubur candil, bubur sumsum dan siram dengan kolak pisang. Sajikan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramadan di Negeri Para Mullah (2)

Ramadan di Negeri Para Mullah (2)

Ramadan | Kamis, 03 Juli 2014 | 15:30 WIB

Langgar Tinggi, Tempat Bersandar Kapal Saudagar Batavia

Langgar Tinggi, Tempat Bersandar Kapal Saudagar Batavia

Ramadan | Kamis, 03 Juli 2014 | 12:36 WIB

'Ngabuburit' di Masjid Kota Brasilia

'Ngabuburit' di Masjid Kota Brasilia

Ramadan | Kamis, 03 Juli 2014 | 11:58 WIB

Menurun, Minat Ibadah Umrah di Bulan Ramadan

Menurun, Minat Ibadah Umrah di Bulan Ramadan

Ramadan | Kamis, 03 Juli 2014 | 11:00 WIB

Terkini

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

×