Menjelajah Nisan-nisan Antik di Jakarta

Esti Utami

Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:11 WIB
Menjelajah Nisan-nisan Antik di Jakarta
Gerbang Museum Prasasti (suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Matahari mulai tergelincir ke barat. Bilur-bilur sinarnya menerobos rimbun dedaunan, lalu jatuh di atas jajaran nisan kuno itu. Sejenak saya terdiam, menikmati keheningan yang melengkapi pemandangan puitis ini.  Itulah sepotong kisah kunjungan saya ke Museum Prasasti, di Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat di sebuah sore yang sibuk itu.

Ya ternyata, Jakarta menyimpan banyak sudut yang indah untuk dinikmati. Ibukota negara yang awalnya bernama Batavia ini memiliki beragam peninggalan bersejarah yang sayang dilewatkan.

Jika bosan ke Kota Tua atau Monas, Anda bisa menengok Museum Taman Prasasti. Awalnya museum ini memang tempat pemakaman yang dibangun pemerintah kolonial Belanda untuk warga terhormatnya. Maka tak heran jika ada nama Olivie Mariamne Raffles, istri pertama Thomas Stamford Raffles di antara mereka yang dimakamkan di pekuburan yang dibangun pada 1795 ini.  Melihat penanggalan ini, tak berlebihan jika menyebut Kerkof Laan ini sebagai salah satu pekuburan modern tertua di dunia. Bahkan lebih tua dibanding Fort Canning Park di Singapura (1926), Gore Hill cemetery di Sidney (1868), Père Lachaise Cemetery di Paris (1803) dan Mount Auburn Cemetery di Massachusetts, AS (1831).

Bangunan utama bergaya doric yang dibangun pada 1874, menandai pekuburan yang terletak di pinggir kali Krukut ini. Dulunya bangunan ini adalah tempat jenazah disemayamkan sebelum akhirnya dimakamkan. Hingga kini bangunan ini masih kokoh berdiri, menyambut setiap orang yang datang berkunjung.

Usai melewati gerbang besar, dan membayar tiket  seharga Rp. 5.000 per orang, kita pun bisa langsung memulai wisata menyusuri nisan-nisan kuno peninggalan abad ke-18 ini.  Dalam ketenangan, saya tak henti mengagumi keindahan hamparan nisan-nisan 'cantik' itu. Tak ketinggalan beragam patung dari abad 18 dan 19 yang menghiasi nisan-nisan itu.

Tapi, tujuan saya adalah menziarahi makam Soe Hok Gie, salah satu aktivis 1966 yang terkenal dengan perjuangannya yang gigih. Nisannya  tidak terlihat mencolok dibandingkan dengan nisan-nisan lainnya. Berbentuk kotak kecil sederhana, dengan patung malaikat di atasnya.

Tapi Museum Prasasti tak hanya memiliki koleksi prasasti nisan kuno, tetapi juga miniatur makam khas dari 27 provinsi di Indonesia, beserta koleksi kereta jenazah antik.

Sayangnya, beberapa nisan nampak tak terurus karena banyak bagian ukiran dan patung yang  patah. Beberapa patung juga raib dari tempatnya. Rumput pun juga sudah mulai meninggu, dan tumpukan sampah terlihat di banyak tempat.

Meski begitu tempat ini masih menjadi favorit warga Jakarta. khususnya yang hobi fotografi. Tempatnya yang artistik, membuat Museum Prasasti menjadi pilihan mereka yang ingin membuat foto prewedding.

"Saya baru pertama kali sini. Bagus banget buat foto-foto. Udaranya juga segar karena banyak pohon. Sayang kurang terawat," ujar Jani salah satu pengunjung. Dan sayapun harus mengamini Jani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Kuburan' Mobil Ini Makin Dilirik Sebagai Tujuan Wisata

'Kuburan' Mobil Ini Makin Dilirik Sebagai Tujuan Wisata

Lifestyle | Selasa, 26 Agustus 2014 | 14:30 WIB

Prancis Masih Digilai Wisatawan Dunia

Prancis Masih Digilai Wisatawan Dunia

Lifestyle | Selasa, 12 Agustus 2014 | 20:31 WIB

Menengok Masa Lalu Lewat Desa-desa Terindah di Dunia

Menengok Masa Lalu Lewat Desa-desa Terindah di Dunia

Lifestyle | Senin, 04 Agustus 2014 | 09:03 WIB

Terkini

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

Jakarta Diguyur Hujan Lagi Hari Ini, Pramono Sebut Hasil Modifikasi Cuaca

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Kaltim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:50 WIB

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

16 Orang Diciduk! Sindikat Meterai Palsu dan Daur Ulang Bikin Negara Rugi Rp1 Triliun

16 Orang Diciduk! Sindikat Meterai Palsu dan Daur Ulang Bikin Negara Rugi Rp1 Triliun

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik

Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45 WIB

×