Ini Rahasia Produsen Kosmetika yang Tak Pernah Anda Tahu

Ruben Setiawan

Sabtu, 13 September 2014 | 01:30 WIB
Ini Rahasia Produsen Kosmetika yang Tak Pernah Anda Tahu
Ilustrasi riasan bibir. (Shutterstock)

Suara.com - Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA), sebuah organisasi pemantau aksi kekejaman terhadap binatang, mengungkap hal mengejutkan soal industri kosmetika.

Menurut RSCPA, masih ada produsen kosmetika yang mengujicobakan produknya kepada hewan sebelum dilepas ke pasaran. Praktik semacam itu memang kerap dilakukan di masa lampau. Namun, penelusuran RSCPA mengungkap bahwa praktik itu masih dilakukan hingga sekarang. Tak tanggung-tanggung, masih banyak produsen kosmetika ternama yang melakukan hal itu.

"Banyak orang mungkin mengira uji coba (kosmetika) pada hewan hanya terjadi di masa lalu, (namun) sayangnya hal itu masih dilakukan oleh banyak merek ternama di seluruh dunia," tutur Dr. Bidda Jones, Kepala Ilmuwan di RSCPA Australia.

Konsumen tidak bisa membedakan, mana produk yang diujicobakan pada hewan, mana yang tidak. Mereka dikaburkan oleh klaim membingungkan yang kerap dibuat oleh para produsen kosmetika.

Salah satu contohnya adalah klaim yang mengatakan, "Kami tidak melakukan uji coba hewan untuk produk atau resep kami, atau meminta pihak lain untuk mengujicobakannya bagi kami, kecuali disyaratkan oleh hukum".

Klaim itu menyiratkan bahwa produsen tidak mengujicobakannya pada binatang, namun kenyataannya justru sebaliknya.

"Jika perusahaan ingin membuat produk baru yang mengandung resep baru, biasanya akan diharuskan - oleh hukum - untuk mengujicobakannya pada hewan sebelum bisa dipakai," kata DR. Jones.

RSCPA mengatakan, jika sebuah produk tidak memperlihatkan simbol "bebas kekejaman (terhadap binatang)" maka, ada kemungkinan bahan bakunya sudah diujicobakan pada hewan. Menurut data RSCPA, sekitar 27.000 hewan termasuk kelinci dan tikus, menjadi korban ujicoba atas nama kecantikan.

Namun, Dr Jones juga mengatakan, sebanyak 20.000 bahan kimia sudah teruji sehingga tidak perlu lagi diujicobakan pada binatang.

Untuk mengatasi kebingungan konsumen, RSCPA Australia dan RSCPA Inggris menggelar sebuah kampanye yang bertajuk "Makeover the World". Tujuan kampanye tersebut tak lain adalah menyerukan kepada produsen kosmetika internasional untuk tidak lagi mengujicobakan produk mereka kepada hewan.

Di laman kampanye internetnya, RSCPA mencantumkan sejumlah nama produsen kosmetika populer yang telah membuat ribuan kosmetika, dari lipstik, pelembab, dan pasta gigi yang diduga masih mengujicobakan produknya terhadap hewan. RSCPA mengatakan, beberapa di antara produsen tersebut sudah melakukan ujicoba alternatif, tidak lagi memakai hewan. Namun, RSCPA meminta mereka menyatakan komitmennya untuk menghentikan sama sekali prosedur uji coba yang merugikan binatang itu. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Foundation Dalam Bentuk "Powder" Kembali Dilirik

Foundation Dalam Bentuk "Powder" Kembali Dilirik

Lifestyle | Selasa, 26 Agustus 2014 | 16:30 WIB

11 Kesalahan yang Membuat Perempuan Cepat Tua

11 Kesalahan yang Membuat Perempuan Cepat Tua

Lifestyle | Sabtu, 17 Mei 2014 | 11:55 WIB

Bahaya Kosmetik yang Mengandung Merkuri

Bahaya Kosmetik yang Mengandung Merkuri

Lifestyle | Senin, 28 April 2014 | 15:17 WIB

Benarkah Lelaki Tak Menyukai Perempuan yang Berdandan?

Benarkah Lelaki Tak Menyukai Perempuan yang Berdandan?

Lifestyle | Minggu, 20 April 2014 | 17:37 WIB

BPOM: Jangan Beli Obat dan Kosmetik Secara Online

BPOM: Jangan Beli Obat dan Kosmetik Secara Online

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2014 | 19:34 WIB

Tips Jitu Hindari Produk Kosmetik Palsu

Tips Jitu Hindari Produk Kosmetik Palsu

Lifestyle | Rabu, 26 Februari 2014 | 14:54 WIB

Terkini

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:05 WIB

7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli

7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:01 WIB

Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda

Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:52 WIB

Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan

Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:49 WIB

2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food

2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:37 WIB

Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data

Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:14 WIB

Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI

Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:10 WIB

Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata

Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:04 WIB

Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha

Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 10:44 WIB

Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik

Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 10:29 WIB