Rasakan Cokelat Asli Indonesia di Sini!

Esti Utami | Suara.com

Jum'at, 03 Oktober 2014 | 09:46 WIB
Rasakan Cokelat Asli Indonesia di Sini!
Cokelat dari Pipiltin Cocoa yang menggoda. (suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Dari balik jendela kaca, mata saya menangkap beberapa orang sedang berkutat dengan beberapa mesin di bangunan berlantai tiga di bilangan Barito, Jakarta Selatan.

Pipiltin Cocoa Factory & Cafe begitu plang nama yang dipasang di depan pintunya. Rasa ingin tahu saya pun langsung muncul, barang apa yang dijual tempat ini.  Begitu masuk, saya langsung disambut oleh sebuah tangga mengantar ke lantai dua. Di balik tangga itu terlihat sejumlah orang sibuk di balik sejumlah mesin.

Tiba di lantai dua, saya langsung dikejutkan dengan deretan cokelat berpenampilan cantik. Sejumlah pengunjung tampak duduk di kursi kayu, sedang menunggu pesanan.

Ya, ternyata Pipiltin Cocoa Factory & Cafe adalah sebuah tempat yang memanjakan warga Jakarta yang menyukai cokelat maupun makanan penutup lainnya.  Sementara tempat penuh mesin yang saya lihat di lantai satu adalah sebuah pabrik pembuatan cokelatnya.

Dari lantai dua, para pengunjung bisa langsung melihat proses pembuatan cokelat, dari mulai proses roasting (pembakaran untuk mengeluarkan rasa pada biji kakao), winnowing (memisahkan cangkang dengan inti biji cokelat), grinding (menggiling biji dengan batu menjadi cairan cokelat), mixing (mencampur dengan bahan lain seperti gula dan susu), conching (mengaduk cokelat dalam waktu lama untuk menguapkan sebagian rasa asam), tempering lewat kaca-kaca transparan hingga diproses menjadi hidangan yang cantik lagi lezat.

Saat itu, Pipiltin Cocoa Factory & Cafe di Barito, sedang dalam proses renovasi. Tapi sang pemilik, Tissa Aunilla, memberitahu saya masih ada Pipiltin Cocoa Boutique & Cafe di bilangan Senopati, Jakarta Selatan.

"Di Barito konsepnya lebih ke dinning experience cokelat, untuk resto dan pabrik pembuatan cokelat. Kalau di Senopati, lebih menjual retail. Makanya namanya cokelat butik, buat orang belanja cokelat," ujarnya.

Tissa menjelaskan, usahanya berawal dari keprihatinannya, melihat banyak orang mengasosiasikan cokelat dengan negara Eropa seperti Belgia, Prancis, dan Swiss.

"Saya lihat butik cokelat di Swiss yang menjual beragam cokelat bar. Cokelat-cokelat terbaik yang dipajang di etalase di bawah lampu mewah itu ternyata berasal dari Bali dan Jember. Saya jadi gemes banget liatnya," cerita perempuan penggemar cokelat ini.

Setelah mengambil gelar Master Chocolatier di Felchlin, Swiss, Tissa memutuskan untuk mengolah dan memperkenalkan cokelat-cokelat asli Indonesia pada masyarakat Indonesia. Ia membuka pabrik cokelat, lengkap dengan resto dan cafenya.

Sejak berdiri tanggal 7 Maret 2013, Pipiltin Cocoa, telah mengolah beragam biji cokelat asli Indonesia, yakni dari Tabanan, Bali, Pidie Jaya, Aceh hingga Banyuwangi.  Meski dalam skala kecil, Pipiltin Cocoa, membeli biji kakao yang sudah difermentasi langsung oleh petani di daerah-daerah tersebut dengan harga bersaing. Hal ini, kata Tissa, dilakukan agar petani mau menjalin kerjasama dengan Pipiltin Cocoa.

"Kita mau buat cokelat terbaik yang tarafnya bisa disamakan dengan cokelat Belgia dan Swiss, karena mereka juga ambil cokelat dari Indonesia," kata Tissa.

Setelah diolah di pabrik cokelat tersebut, tahap selanjutnya adalah membuat cokelat menjadi coklat bar. Dari situ, jelas Tissa, bisa dihasilkan ratusan turunannya.

Dari cokelat bar ada cokelat valin, yakni cokelat dengan beragam isi seperti caramel, kacang-kacangan hingga greentea. Ada juga berbagai hidangan cokelat, baik cakes maupun macaroons.

Saya berkesempatan mencoba dua menu di Pipitlin, yakni Another egg no dan Dark chocolate waffle.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hokkaido Ramen Santouka Hadirkan Menu Baru

Hokkaido Ramen Santouka Hadirkan Menu Baru

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2014 | 19:30 WIB

Program Khusus Sambut "Octoberfest" di  The Holy Crab

Program Khusus Sambut "Octoberfest" di The Holy Crab

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2014 | 09:13 WIB

Ingin Makanan Sehat Tanpa Unsur Hewani? Datanglah ke Sini

Ingin Makanan Sehat Tanpa Unsur Hewani? Datanglah ke Sini

Lifestyle | Jum'at, 26 September 2014 | 13:18 WIB

Menyepi dari Riuhnya Jakarta di "Hyde"

Menyepi dari Riuhnya Jakarta di "Hyde"

Lifestyle | Jum'at, 19 September 2014 | 09:49 WIB

 Rumah Sakit yang Satu Ini Sangat Beda

Rumah Sakit yang Satu Ini Sangat Beda

Lifestyle | Jum'at, 12 September 2014 | 09:37 WIB

Terkini

Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?

Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:35 WIB

Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam

Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:50 WIB

5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci

5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:15 WIB

Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional

Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam

5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister

Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:26 WIB

6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat

6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:10 WIB

Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?

Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:03 WIB

Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran

Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:17 WIB

4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast

4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:05 WIB