Gencar Lakukan Edukasi Soal Gizi

Ririn Indriani

Selasa, 28 Oktober 2014 | 09:08 WIB
Gencar Lakukan Edukasi Soal Gizi
Ketua Umum IDI, Dr Zaenal Abidin, SH,MH. (Foto: Suara.com/Ririn Indriani)

Suara.com - Menjadi dokter ternyata bukanlah cita-citanya sejak kecil. Itulah pengakuan yang dikemukakan oleh dr Zaenal Abidin, SH, MH yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) periode 2012-2014.

“Dulu waktu kecil saya malah cita-citanya ingin jadi insinyur, karena waktu itu saya berpikir bagus sekali kalau bisa membuat mobil dan pesawat,” ceritanya mengawali perbincangan dengan suara.com di Kantor Pengurus Besar (PB) IDI, Menteng, Jakarta, belum lama ini.

Keinginannya menjadi dokter, kata Zaenal, baru muncul saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 200 Watan, Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 1980. Waktu itu, ia memilih jurusan IPA karena nilainya memang memadai untuk mengambil jurusan tersebut.

Di situlah ia menyukai pelajaran biologi dan kimia yang membuatnya tertarik untuk melanjutkan pendidikan di fakultas kedokteran.  “Guru biologi saya sempat tanya soal cita-cita saya waktu itu, lantas saya jawab ingin jadi dokter,” kenang lelaki kelahiran Soppeng, 5 April 1965 ini.


Sejak itulah tekadnya semakin bulat untuk mewujudkan cita-citanya dengan rajin belajar. Bahkan sejak kelas 2 SMA, Zaenal rajin mengikuti pelajaran tambahan di sekolah. Tak jarang hari Minggu pun ia manfaatkan untuk mengikuti pelajaran tambahan yang diberikan oleh gurunya.

“Dulu di sekolah saya, les yang diberikan oleh para guru itu gratis. Mereka pun tak dapat uang tambahan dari sekolah. Jadi, benar-benar ingin mencerdaskan siswanya agar banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri, karena itu kebanggaan bagi mereka,” terang lelaki berkumis ini.

Singkat cerita, setelah lulus SMA pada 1983, Zaenal langsung mengikuti tes masuk Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin di Makassar. Alhasil ia pun diterima di kampus yang sudah lama diidam-idamkannya itu.

“Saking inginnya diterima di fakultas kedokteran, saya belajar giat sampai lupa waktu hingga kena demam. Tapi semua perjuangan itu terbayar, karena saya diterima di kampus itu,” ujarnya bangga.

Meski kuliahnya dirampungkan dalam waktu cukup lama yaitu sekitar 10 tahun lebih, Zaenal akhirnya berhasil menyabet gelar dokter pada 1997.  Selepas kuliah ia pun memutuskan untuk hijrah ke Jakarta. Di Ibukota Metropolitan inilah kariernya sebagai dokter mulai dirintis.

“Waktu itu saya praktik di sebuah klinik selama satu tahun, kemudian mengikuti PTT di Puskesmas Garut, selama dua tahun,” jelasnya.  

Suka Duka Bertugas di Garut
Saat menjadi Pegawai Tidak tetap (PTT) di sebuah Puskesmas di daerah terpencil Garut, Jawa Barat (Jabar) itulah, Zaenal merasakan betapa pengabdiannya kepada masyarakat diuji.  Bagaimana tidak, daerah tempatnya bertugas selama dua tahun (1998-2000) itu memiliki begitu banyak keterbatasan, baik akses transportasi, komunikasi, pelayanan kesehatan dan masih banyak lagi.

“Saat saya bertugas di Pangrumasan, dokter yang bertugas hanya saya saja dibantu dua perawat. Sementara kampungnya luas sekali, tapi jalannya jelek semua, nggak bisa dilalui mobil. Paling hanya ojek motor, itu pun kebanyakan bisa dicapai dengan jalan kaki,” kenangnya.

Meski demikian, Zaenal tetap menjalani masa tugasnya itu penuh suka cita. Ia memang sudah siap dengan berbagai risiko yang harus diembannya sebagai dokter. “Sebagai dokter Puskesmas, saya harus siap 24 jam melayani warga di sana. Sering pula malam-malam dijemput warga untuk mengobati pasien,” ceritanya.

Untuk mengunjungi pasiennya itu, Zaenal kerap harus berjalan kaki hingga dua jam dengan kondisi jalanan rusak, berkelok-kelok dan mendaki. “Saking jauhnya, anak-anak desa yang sering menemani saya bertugas sampai bawa bekal agar tubuh tetap berenergi,” ungkapnya sembari tertawa.

Tak hanya bertugas di Puskesmas, Zaenal juga masih harus menangani beberapa posyandu yang tersebar di kampung tersebut.  “Bisa dibayangkan betapa banyaknya tugas saya waktu itu, tapi saya tetap menikmati. Buat saya, selama bertugas di sana justru saya punya banyak pengalaman bermanfaat,” ujarnya bijak.

Setelah selesai menjalani PTT-nya di Garut, Zaenal kembali ke Jakarta. Ia pun memiliki banyak waktu di luar kesibukannya sebagai dokter untuk aktif di organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Di organisasi inilah akhirnya ia berhasil menduduki posisi sebagai Ketua Umum  IDI periode 2012-2014.

Dirikan Yayasan Bersama Istri

Selain sibuk di IDI, Dr Zaenal juga sangat peduli dengan berbagai masalah gizi, terlebih persoalan di gizi di Indonesia masih banyak yang harus diperbaiki. Inilah yang melatarbelakanginya mendirikan Yayasan Gema (Gerakan Masyarakat).

Bersama istri tercinta, dr Tirta Prawita Sari, SpGK,  ia aktif melakukan edukasi dan  penyuluhan tentang pentingnya gizi ke berbagai sekolah. Zaenal memang begitu bersemangat menularkan wawasannya kepada masyarakat mengenai gizi.

Semua itu ia lakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar masalah kesehatan dapat ditekan dan diatasi dengan cara yang lebih efisien.

"Tidak ada penyakit yang tidak berhubungan langsung dengan gizi. Itulah mengapa edukasi gizi kepada masyarakat sangat penting dan harus selalu dilakukan secara terus-menerus," ungkap lelaki yang menyabet gelar S2 di Hukum Kesehatan Universitas Hasanuddin, Makasar ini.

 Zaenal berpendapat, pentingnya gizi sebenarnya bukan hanya untuk mencegah penyakit di tingkat masyarakat, tetapi juga dirasakan pada tingkatan medis bagi yang sudah terkena penyakit.  “Terapi yang melibatkan gizi akan lebih cepat menyembuhkan pasien sehingga biayanya bisa lebih murah,” imbuhnya.

Lebih dari itu, tambah Zaenal, kesadaran akan gizi yang baik juga mendukung program jaminan sosial.

“Pembiayaan yang harus ditanggung pemerintah melalui program jaminan kesehatan juga akan lebih efisien bila masalah gizi selalu diperhatikan. Jadi, masalah gizi tidak bisa dianggap sepele,” terangnya menutup perbincangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Siapa Wakil Ketua BEM UI 2026? Ini Profil Fatimah Azzahra, Jadi Sorotan usai Adu Argumen soal MBG

Siapa Wakil Ketua BEM UI 2026? Ini Profil Fatimah Azzahra, Jadi Sorotan usai Adu Argumen soal MBG

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:39 WIB

Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobilnya Usai Demo Gejayan Memanggil

Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobilnya Usai Demo Gejayan Memanggil

Video | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:00 WIB

Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi

Profil Ferry Latuhihin: Ekonom Senior Prediksi Dolar Tembus Rp25.000 Sebentar Lagi

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:00 WIB

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, Jubir Presiden yang Curi Perhatian Publik

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:58 WIB

Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara

Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:06 WIB

Klarifikasi Clara Shinta Soal Isu Dugem Tanpa Hijab Bareng Jule

Klarifikasi Clara Shinta Soal Isu Dugem Tanpa Hijab Bareng Jule

Video | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:00 WIB

Tak Lagi Sering Pamer Kemesraan, Anthony Xie Ungkap Alasan Audi Marissa Absen di Berbagai Momen

Tak Lagi Sering Pamer Kemesraan, Anthony Xie Ungkap Alasan Audi Marissa Absen di Berbagai Momen

Video | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:19 WIB

Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN

Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:18 WIB

Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo

Profil Sony Sonjaya, Eks Wakil Kepala BGN yang Dicopot Prabowo

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saat Sains Jadi Fondasi Kecantikan, Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang

Saat Sains Jadi Fondasi Kecantikan, Riset di Balik Produk yang Dipakai Jutaan Orang

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:35 WIB

Bukan Musuh, Ternyata MSG Justru Rahasia Mengurangi Garam di Masakan Anda!

Bukan Musuh, Ternyata MSG Justru Rahasia Mengurangi Garam di Masakan Anda!

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:25 WIB

Pernah Jadi MUA hingga Live Streamer, Aris Priadi Kini Bersinar sebagai Wak Bordir

Pernah Jadi MUA hingga Live Streamer, Aris Priadi Kini Bersinar sebagai Wak Bordir

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:33 WIB

3 Serum Lokal Terbaik untuk Flek Hitam Berdasarkan Klaim dan Review

3 Serum Lokal Terbaik untuk Flek Hitam Berdasarkan Klaim dan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:29 WIB

Apakah Air Cooler Bisa Dingin Seperti AC? Coba 8 Cara Ini Agar Pendinginan Maksimal

Apakah Air Cooler Bisa Dingin Seperti AC? Coba 8 Cara Ini Agar Pendinginan Maksimal

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

Body Mask dan Lulur Apa Bedanya? Pahami sebelum Mulai Perawatan Tubuh

Body Mask dan Lulur Apa Bedanya? Pahami sebelum Mulai Perawatan Tubuh

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:19 WIB

Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong

Bersiap IPO, Produk Rans Food Jadi Sorotan: Sepi Peminat hingga Stok Sering Kosong

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:17 WIB

×