Menguak Uniknya Noken dari Papua

Esti Utami

Kamis, 06 November 2014 | 08:17 WIB
Menguak Uniknya Noken dari Papua
Beginilah noken digunakan oleh perempuan Papua (shutterstock)

Suara.com - Sejak Desember 2012, Noken, tas rajutan asal Papua telah ditetapkan UNESCO menjadi salah satu warisan budaya takbenda dunia. Dan kini noken diusulkan menjadi cinderamata asal Papua atau sebagai salah satu tas resmi saat pelaksanaan PON ke-20 nanti. Pemerhati budaya Papua, Yakomina Rumbiak mendukung usulan ini. Menurutnya, langkah ini akan membuat noken makin dikenal luas.

"Karena jika para tamu, turis dan atlet PON 20 di Papua menggunakan noken, maka secara tidak langsung telah mensosialisasikan budaya orang Papua ke khalayak luas dan noken akan lestari hingga anak cucu," ujarnya sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Ia menjelaskan noken bagi warga Papua bukan sekedar tas tetapi menyimpan nilai yang tinggi. tas tradisional masyarakat Papua ini dibuat dari serat kulit kayu dan biasa digunakan untuk mengangkut barang dengan menyangkutkannya di kepala.

Masyarakat Papua biasanya menggunakannya untuk membawa hasil-hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian dan juga untuk membawa barang-barang dagangan ke pasar. Pengakuan UNESCO akan mendorong upaya melindungi dan mengembangkan warisan budaya Noken, yang dimiliki oleh lebih dari 250 suku bangsa di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Noken itu bukan saja memiliki nilai budaya, tetapi juga memiliki nilai sosial, ekonomi dan pemersatu bangsa. Noken oleh orang Papua dimanfaatkan untuk menyimpan, mengisi dan mengangkut banyak hal mulai dari pakaian, balita, hasil kebun dan juga bisa dimanfaatkan untuk apa saja," katanya,

Mantan Kepala Museum Negeri Papua itu, juga meminta pihak eksekutif dan legislatif di kabupaten/kota atau Provinsi Papua segera membuat Perda untuk perlindungan dan pelestariannya.

"Misalnya noken hanya bisa dibuat oleh mama-mama Papua (orang Papua), pemasarannya juga harus lewat sanggar atau tempat penjualan milik orang Papua sehingga manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan," katanya.

Senada itu, Titus Pekei, salah satu pencetus noken (tas rajutan) menjadi warisan budaya dunia takbenda mengusulkan agar noken menjadi salah satu cinderamata asal Papua, selain benda-benda kearifan lokal lainnya.

"Pemerintah Papua, legislatif (DPR) dan Majelis Rakyat Papua segera prioritas noken agar menjadi cinderamata seperti harapan mama-mama Papua pembuat noken," katanya.

Dengan menjadikan noken sebagai cinderamata berarti secara langsung telah memberdayakan pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua, terutama mama-mama pembuat noken.

"Karena mama-mama Papua yang menekuni atau membuat noken akan terbantu dalam hal pemasaran, pemberdayaan ekonomi bangkit. Bangkit, mandiri dan sejahtera sesuai dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Bapak Lukas Enembe dan Klemen Tinal," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Solo Date: Saat Jalan-Jalan Sendiri Berubah Jadi Bentuk Perawatan Diri

Solo Date: Saat Jalan-Jalan Sendiri Berubah Jadi Bentuk Perawatan Diri

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:02 WIB

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Foto | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Foto | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Foto | Sabtu, 18 April 2026 | 12:50 WIB

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 19:27 WIB

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Pembalut Kain Cuci Ulang Apakah Aman? Alternatif Bebas Kena Pajak 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Anime EAT-MAN The Over Order Dapatkan Manga Spin-off Baru, Rilis November

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

×