Inilah Pekerjaan 'Terburuk' Bagi Laki-laki

Esti Utami

Rabu, 12 November 2014 | 17:10 WIB
Inilah Pekerjaan 'Terburuk' Bagi Laki-laki
Ilustrasi (shutterstock)

Apakah pekerjaan Anda menempatkan Anda dalam risiko? Penelitian baru oleh Occupational and Environmental Medicine menemukan hubungan antara pekerjaan dan cacat lahir pada anak-anak.

Dalam penelitian ini, tim mewawancarai 10.000 ibu yang melahirkan anak-anak dengan cacat lahir dan 4.000 yang memiliki anak yang sehat. Kepada para responden ini ditanyakan tentang obat-obatan, paparan bahan kimia, dan pilihan gaya hidup lainnya.  Hasilnya, ada hubungan antara pekerjaan sang ayah tiga bulan sebelum terjadi pembuahan hingga bulan pertama kehamilan, dengan cacat lahir yang dialami anak.

"Kami selalu fokus pada apa yang ibu lakukan sebelum dia hamil untuk meningkatkan peluang bayi yang sehat, tetapi ayah memiliki peran juga," kata Tania A. Desrosiers, Ph.D., MPH, peneliti utama dan ahli epidemiologi di North Carolina, AS.

Suara.com - Para peneliti memang belum definitif menemukan apa penyebab cacat ini. Tetapi tak ada salahnya jika kita melihat bagaimana pekerjaan dapat menimbulkan risiko pada anak-anak Anda.

Jika Anda duduk sepanjang hari.
Para peneliti menemukan bahwa manajer, administrator, ahli matematika, atau pekerjaan di belakang meja lainnya dikaitkan dengan bibir sumbing dan kelainan pada lengan anak-anak, kaki, tangan, dan kaki. Bagaimana bisa? "Terlalu lama duduk akan meningkatkan suhu skrotum, yang kemudian merusak sperma dan dapat menyebabkan cacat lahir," kata Desrosiers.
Langkah Anda: Jika Anda lebih banyak bekerja di belakang meja, mulailah  tren baru di kantor dengan membangun meja 'berdiri' sendiri. Ini tak hanya bisa mengurangi risiko anak Anda juga akan meningkatkan kesehatan Anda.

Jika Anda banyak bekerja di kebun.
Pekerjaan lapangan seperti petani ataupun tukang kebun, bisa memicu 'gangguan' pada sistem pencernaan anak. "Ini disebabkan zat kimia dan pestisida, yang bisa merusak sperma Anda. Tidak ada yang aman dari pestisida. Jika dapat membunuh bug, pestisida juga dapat merusak manusia,"," kata Anne Steinemann, Ph.D., seorang ahli lingkungan dari University of Washington.  Langkah Anda: Letakkan topi dan peralatan di bagasi, sehingga Anda tidak terus menghirup pestisida di dalam mobil Anda. Segera mandi  setelah selesai bekerja dan jangan lupa untuk selalu membawa handuk saat  bekerja, sehingga Anda dapat menghapus pestisida dari tubuh Anda.

Jika Anda pelukis atau pekerja seni lainnya.
Seniman dan fotografer lebih mungkin untuk memicu risiko gangguan mulut, mata dan telinga, usus, anggota badan, dan masalah jantung pada anak-anak mereka. Ini karena bahan pelarut cat, terutama cat minyak, dapat merusak sperma Anda. "Ini semua tentang dosis Anda menarik napas, selalu luangkan waktu istirahat 10 menit di luar atau di ruangan yang berventilasi baik," kata Neal Langerman, Ph.D., dari Divisi Kesehatan dan Keselamatan di American Chemical Society. (menshealth.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, 10 Pekerjaan Ini Terancam Punah

Awas, 10 Pekerjaan Ini Terancam Punah

Lifestyle | Rabu, 05 November 2014 | 11:46 WIB

5 Langkah Sederhana Menjadi Kaya

5 Langkah Sederhana Menjadi Kaya

Lifestyle | Jum'at, 31 Oktober 2014 | 15:23 WIB

Mengubah Kegagalan Menjadi Sukses (1)

Mengubah Kegagalan Menjadi Sukses (1)

Lifestyle | Rabu, 17 September 2014 | 15:07 WIB

10 Kiat Menghadapi Hari Pertama di Tempat Kerja Baru

10 Kiat Menghadapi Hari Pertama di Tempat Kerja Baru

Lifestyle | Senin, 18 Agustus 2014 | 14:40 WIB

Dari Mana Harusnya Memulai Karier?

Dari Mana Harusnya Memulai Karier?

Lifestyle | Senin, 21 Juli 2014 | 15:30 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×