Dari Mana Harusnya Memulai Karier?

Esti Utami Suara.Com
Senin, 21 Juli 2014 | 15:30 WIB
Dari Mana Harusnya Memulai Karier?
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - Bekerja di perusahaan besar atau perusahaan multinasional macam Garuda, Telkom atau Chevron menjadi impian banyak orang. Tapi benarkah, memulai karir di perusahaan besar adalah langkah tepat?

Perusahaan besar memang memberikan segala gengsi dan lebih memberikan sesuatu yang pasti. Semuanya sudah terbangun --seperti sistem, jaringan dan nama--  sehingga Anda tak perlu susah memulai dari awal. Bisa dikata Anda tinggal meneruskan semua yang sudah ada.

Tapi tak sedikit orang yang berpendapat, bekerja di perusahaan besar kurang menantang. "Anda tidak mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi apa yang ada di luar sana." tulis refinery29.com

Saat ini, kita memang hidup dalam budaya yang semuanya adalah tentang status. Mengumpulkan cukup derajat, penghargaan, sertifikat, gelar, kekayaan, dan Anda baik untuk pergi! Membangun karir butuh waktu bertahun-tahun, yang sering ditandai dengan ekstra kerja keras. Tapi setelah itu, apa berikutnya? Ketika Anda telah kehabisan semua pujian, apa yang akan Anda lakukan setelah itu? Apakah Anda menikmatinya?

"Ketika pertama kali bekerja, tujuan nomor satu saya tidak selalu hanya berhasil. Tujuan saya nomor satu adalah untuk mengeksplorasi. Saya ingin menguji beberapa peran yang berbeda, mencoba berbagai departemen dan menjelajahi sudut yang berbeda sebelum aku menggali untuk jangka panjang. Aku harus menemukan apa yang saya sukai dengan belajar apa yang saya tidak suka," sebut seseorang.

Masalah yang dihadapi saat bekerja di sebuah perusahaan besar, adalah meskipun mereka memiliki banyak departemen, departemen-departemen itu biasanya terpisah di gedung  berbeda atau bahkan kota yang berbeda.

Dalam skenario kasus terbaik dari bekerja di sebuah perusahaan besar, saya belajar banyak tentang tugas khusus departemen saya. Paling buruk, saya menemukan diri saya terjebak dalam rawa inefisiensi, belajar hanya itu saya tidak suka pertemuan.

Perusahaan kecil cenderung jauh lebih gesit dan cair, dan, yang lebih penting, jumlah pekerja terbatas. Ekspresikan minat di bidang teknik atau pemasaran, dan Anda mungkin akan diundang untuk ikut dalam salah satu pertemuan mereka. Mereka akan senang untuk memiliki Anda hadir di sana. Menunjukkan rasa ingin tahu dalam perencanaan dan bisa menjadi pekerja ekstra.

Memang, dengan bekerja di perusahaan kecil, seseorang tidak akan belajar bagaimana perusahaan-perusahaan besar beroperasi. Tetapi bagi banyak orang itu tidak masalah. Toh mereka tidak perlu tahu bagaimana mengelola 30.000 karyawan di banyak tempat. "Seseorang mungkin hanya perlu memastikan bahwa apa yang dia lakukan adalah sesuatu yang menarik untuk dilakukan setiap hari selama 20 (atau lebih) tahun ke depan. (refinery29.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI