Array

Bangun Rasa Percaya Diri dengan Wewangian yang Tepat

Rabu, 25 Februari 2015 | 15:33 WIB
Bangun Rasa Percaya Diri dengan Wewangian yang Tepat
Ilustrasi parfum dan rasa percaya diri (shutterstock)

Rasa percaya diri penting dimiliki oleh setiap orang. Karena rasa percaya diri merupakan sebuah emosi positif yang dapat meyakinkan seseorang bahwa ia mampu meraih apa yang diinginkan dan apa yang orang lain bisa dapatkan.

Psikolog Tara Adhisti de Thouars menyebutkan, banyak hal yang dapat dilakukan untuk membangun rasa percaya diri, baik secara internal maupun eksternal.  Biasanya, cara eksternal lebih banyak dipilih karena lebih mudah dan lebih sederhana ketika dilakukan. Seperti misalnya merawat tubuh dan kesehatan, serta erpenampilan menarik dan sesuai hingga menjaga kewangian tubuh.

"Wewangian itu faktor penting untuk membangun kepercayaan diri seseorang. Jika seseorang merasa bau, akan berdampak pada segala hal yang bermula pada kepercayaan dirinya. Bahkan penelitian di Amerika Serikat menyatakan bahwa 90 persen perempuan merasa percaya diri ketika memakai wewangian," ujar Tara dalam Makarizo Hair Energi Scentsations di Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Wangi, lanjut Tara, memiliki efek timbal balik dan memiliki fungsi positif bagi pemakai dan orang di sekitarnya. Bagi pemakai, wangi mampu menciptakan perasaan emosional positif yaitu rasa percaya diri. Sehingga pribadi positif dapat muncul setiap saat dan pada situasi apapun.

"Bagi yang menciumnya, bau wangi akan meninggalkan efek daya tarik tertentu dan akan meninggalkan kesan positif terhadap pemakai pada orang yang menciumnya," jelas Tara.

Dengan memakai wewangian, seseorang juga dapat menutupi dan memodifikasi kekurangan diri sendiri yang berkaitan langsung dengan orang lain.

Meski begitu, kata Tara, usaha internal yang datang dari dalam diri sendiri seperti meyakini diri sendiri memiliki kelebihan, menerima kekurangan diri, tidak gampang menyimpulkan penilaian orang hingga memandang kejadian sekitar dengan positif harus ada di dalam diri untuk membangun kepercayaan diri.

"Internal itu penting ketika kita ingin mempergunakan eksternal dengan baik. Dua-duanya harus seimbang, agar kadar percaya diri pas, tidak kekurangan atau di berlebihan. Jadi efeknya dua arah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI