Semerbaknya Kopi Legendaris dari Kota Kembang

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2015 | 11:48 WIB
Semerbaknya Kopi Legendaris dari Kota Kembang
Kopi Aroma di Banceuy, Bandung, sudah terkenal sejak Zaman penjajahan Belanda.

Suara.com - Siang itu, saat melewati Jalan Banceuy, Bandung, Jawa Barat, yang sedang padat-padatnya, mata saya terhenti ketika melihat bangunan tua bertuliskan Aroma Coffee di atas pintunya.

Bangunan tersebut memang cukup ikonik, karena bergaya pecinan zaman Belanda. Deretan jendela kacanya tertutup rapat, namun terlihat dari sana para pekerja sedang mengemas kopi-kopi yang telah diproses.

Di bagian lain, ada satu pintu kecil yang terbuka, di sana terlihat beberapa orang sedang mengantre menunggu kopi pesanannya. Di samping bagian itu, terdapat etalase yang memajang kopi buatan toko Kopi Aroma.

Semerbak harum kopi langsung memenuhi penciuman saat saya semakin mendekat ke toko yang berada di Jalan Banceuy Nomor 51 itu.

Toko Kopi Aroma yang dibangun oleh Tan Houw Sian sejak 1930 ini, hingga sekarang masih dikenal dan memiliki penggemarnya sendiri. Tak hanya warga kota Bandung, tapi juga di kalangan wisatawan lokal dan asing.

Pintu masuk Toko Kopi Aroma di Jalan Banceuy No. 51, Bandung, Jawa Barat. (Foto: suara.com/Dinda Rachmawati)

Kopi Aroma pun kini telah menjadi buah tangan para wisatawan yang datang ke Kota Kembang.

Ketika saya mengunjunginya, saya pun langsung disambut dengan keramahan Widyapratama, putra tunggal dari Tan Houw Sian, yang kini sebagai pemegang kendali toko kopi itu.

Sosoknya yang bersahaja selalu membuat siapapun senang, tak hanya pembeli, namun juga pegawai toko kopi. Widya sempat bercerita bahwa toko kopi ini nyaris tumbang.

"Saat saya lahir, ayah sudah berusia 53 tahun. Antara tahun 1966 hingga 1970 toko ini hidup tidak, mati tidak,” ujarnya sambil mengajak saya berkeliling dapur pembuatan kopinya.

Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran (Unpad) ini pun memutuskan membangun kembali toko Kopi Aroma, dengan bekal ilmu kopi yang ia dapatkan dari Singapura.

Berbagai jenis kopi tersedia di Toko Kopi Aroma. (Foto: suara.com/Dinda Rachmawati)

Menurutnya, sambil menjelaskan ala tour guide, toko kopi ini menjual dua jenis kopi, yakni robusta dan arabika. Biji kopi arabika didatangkan dari Aceh, Medan, Toraja, Flores, Bajawa, Pangalengan, dan Ciwidey. Sedangkan biji kopi robusta berasal dari Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Temanggung, dan Wonosobo.

Yang paling unik, kata Widya, pengolahan kopi pun masih menggunakan cara tradisional. Mulanya, biji kopi yang masih hijau, dijemur di atas sinar matahari, selanjutnya saat sudah kering, biji kopi disimpan dalam karung goni selama 5 tahun untuk kopi robusta, dan 8 tahun untuk arabika, sebelum akhirnya digarang dan digiling menjadi kopi.

“Proses penyimpanan ini biasanya membuat kopi menyusut tiap tahunnya. Misalnya taro 100 kilo, tiap tahun jumlahnya menyusut sekilo. Bisa saja saya menggunakan mesin yang modern dan cepat, tapi rasanya akan berbeda,” kata Widya.

Jejeran mesin giling kopi tradisional yang ada di Toko Kopi Aroma.

Setelah disimpan dalam jangka waktu tahunan, selanjutnya kopi digarang dengan mesin khusus peninggalan ayah Widya dulu. Mesin ini bertuliskan '1936', penanda usia pada mesin ini yang tak lagi muda.

"Proses ini memakan waktu dua jam. Kayu bakarnya pun khusus, dari kayu karet. Karena kayu ini tebal dan tahan lama ketika dibakar. Selain itu akan memunculkan aroma sedap pada kopi," jelasnya lebih lanjut.

Selain kenikmatan yang dirasakan, kopi Aroma juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan bagi tubuh. Dirinya pun menjelaskan, bahwa kopi arabika cocok diminum oleh penderita darah tinggi dan penyakit jantung, karena kadar kafeinnya rendah.

Sedangkan kopi robusta bisa diminum untuk penderita diabetes. "Kopi robusta juga bisa mengobati luka dengan cara ditaburkan saja di atas lukanya," katanya.

Selain itu, kopi robusta juga sangat cocok untuk penambah tenaga dan keperkasaan. Sementara kopi arabika adalah kebalikannya, diminum untuk mendapatkan ketenangan dan dapat menimbulkan rasa bahagia.

Jika Anda tertarik mencicipi kopi legendaris ini, dijual per 250 kilogramnya dengan harga Rp17.500 untuk jenis arabika dan Rp12.500 untuk jenis robusta. Maksimal pembelian 5 kilogram. “Ini karena produknya limited,” ujar Widya yang tak membuka cabang dimanapun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kopi "Blend" Persembahan J.Coffee

Kopi "Blend" Persembahan J.Coffee

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2015 | 08:22 WIB

Kopi Asal Bengkulu Ini Memadukan Kopi Arabika dan Robusta

Kopi Asal Bengkulu Ini Memadukan Kopi Arabika dan Robusta

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2015 | 13:18 WIB

Kiat Menyeduh Kopi Instan Serasa Kopi Barista

Kiat Menyeduh Kopi Instan Serasa Kopi Barista

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2015 | 16:27 WIB

Terkini

Tren Mudik Bersama 2026, Cara Efektif Kurangi Macet dan Kendaraan Pribadi

Tren Mudik Bersama 2026, Cara Efektif Kurangi Macet dan Kendaraan Pribadi

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:51 WIB

Teks Takbiran Idul Fitri Lengkap: Lafal Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Teks Takbiran Idul Fitri Lengkap: Lafal Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:44 WIB

7 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Malam Takbiran, Bikin Hati Lebih Tenang

7 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Malam Takbiran, Bikin Hati Lebih Tenang

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:39 WIB

Niat Puasa Qadha Ramadan: Pengertian dan Aturan Qadha dalam Islam

Niat Puasa Qadha Ramadan: Pengertian dan Aturan Qadha dalam Islam

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:36 WIB

Cushion Apa yang Cocok Buat Kulit Sawo Matang? Ini 6 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Lebaran

Cushion Apa yang Cocok Buat Kulit Sawo Matang? Ini 6 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Lebaran

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:30 WIB

25 Ucapan Selamat Nyepi 2026 yang Penuh Makna dan Menyejukkan Hati

25 Ucapan Selamat Nyepi 2026 yang Penuh Makna dan Menyejukkan Hati

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:06 WIB

Spesifikasi Mematikan Rudal Sejjil Milik Iran, Namanya Terinspirasi dari Al Quran

Spesifikasi Mematikan Rudal Sejjil Milik Iran, Namanya Terinspirasi dari Al Quran

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:03 WIB

20 Caption Idul Fitri 2026 Singkat Tapi Berkesan untuk Instagram dan TikTok

20 Caption Idul Fitri 2026 Singkat Tapi Berkesan untuk Instagram dan TikTok

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:00 WIB

Hukum Meminta THR Lebaran dalam Islam, Boleh atau Tidak?

Hukum Meminta THR Lebaran dalam Islam, Boleh atau Tidak?

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:59 WIB

Cara Kirim THR Lebaran Via QRIS, Tidak Perlu Nomor Rekening atau Uang Baru

Cara Kirim THR Lebaran Via QRIS, Tidak Perlu Nomor Rekening atau Uang Baru

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:54 WIB