Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar Indonesia - Malaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar

Vania Rossa

Selasa, 05 Mei 2026 | 18:48 WIB
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar Indonesia - Malaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
Founder Bukalapak dan Board Member Endeavour Indonesia, Achmad Zaky. [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]
baca 10 detik
  • Achmad Zaky Foundation mengirim 33 siswa SMA Unggulan Rushd Sragen mengikuti pertukaran pelajar ke Malaysia pada April 2026.
  • Siswa mengikuti kegiatan akademik serta kunjungan industri di Dwi Emas International School untuk memperluas wawasan global mereka.
  • Program ini bertujuan mencetak generasi muda Indonesia yang inovatif, adaptif, serta memiliki daya saing di tingkat internasional.

Suara.com - Program pertukaran pelajar kian menjadi cara populer untuk memperluas wawasan generasi muda di tengah dunia yang semakin terhubung. Bukan hanya soal belajar di lingkungan baru, pengalaman lintas negara juga membuka ruang bagi siswa untuk memahami perbedaan budaya, sistem pendidikan, hingga cara berpikir yang lebih global.

Gagasan inilah yang turut didorong Achmad Zaky melalui inisiatif nyata. Lewat Achmad Zaky Foundation, ia mendorong lahirnya generasi muda berwawasan global melalui program pertukaran pelajar lintas negara.

Sebanyak 33 siswa dari SMA Unggulan Rushd, Sragen, Solo, mengikuti program student exchange di Dwi Emas International School Malaysia selama 4–12 April 2026, berkat kolaborasi antara Achmad Zaky Foundation dengan Anne Tham dan Melinda Lim dari ACE EdVenture Group, yang merupakan bagian dari jaringan Endeavour Malaysia.

Bagi Zaky, pengalaman lintas negara seperti ini bukan sekadar perjalanan akademik, melainkan investasi penting untuk masa depan generasi muda.

“Pendidikan adalah investasi terbesar yang dapat kita lakukan. Para siswa adalah changemakers masa depan dan inovator yang akan membentuk masa depan Indonesia. Dan merupakan tanggung jawab kita untuk memberikan pandangan dan wawasan yang luas kepada mereka sehingga mereka dapat memberikan dampak yang lebih besar di masa depan,” ujarnya.

Ilustrasi pertukaran pelajar. (dok. Rushd)
Ilustrasi pertukaran pelajar. (dok. Rushd)

Selama satu pekan, para siswa tidak hanya berkunjung, tetapi benar-benar menjalani keseharian sebagai bagian dari komunitas sekolah. Mereka mengikuti kelas akademik seperti sains, matematika, dan humaniora, serta aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler—mulai dari olahraga, seni, hingga kepemimpinan.

Lebih dari itu, interaksi lintas budaya menjadi salah satu nilai utama dalam program ini. Diskusi, kerja tim, hingga aktivitas sosial membuka ruang bagi siswa untuk membangun empati, toleransi, serta soft skills yang tak selalu didapat di ruang kelas.

Dwi Emas International School, yang dikenal dengan pendekatan progresif berbasis entrepreneurship dan keberagaman latar belakang siswa, menjadi lingkungan yang dinilai ideal untuk pengalaman ini. Anne Tham menyebut para siswa Indonesia tidak diposisikan sebagai pengamat, melainkan peserta aktif dalam seluruh aktivitas sekolah.

“Para leader di Dwi Emas menyambut pertukaran ini dengan antusias, memastikan bahwa 33 siswa yang berkunjung bukanlah pengamat pasif tetapi peserta aktif—duduk di ruang kelas, terlibat dalam olahraga tim, bergabung dalam sesi debat, dan berkontribusi pada kehidupan komunitas sekolah,” jelasnya.

baca juga

Pengalaman semakin lengkap ketika para siswa mendapat kesempatan bertemu langsung dengan pelaku industri. Salah satunya melalui kunjungan ke kantor JurisTech di Kuala Lumpur dan sesi berbagi bersama COO JurisTech, Naaman Lee.

Dalam sesi tersebut, Naaman membagikan perjalanan membangun perusahaan teknologi di Asia Tenggara, tantangan di dunia startup, hingga pentingnya pola pikir inovatif di era modern. Diskusi ini memantik rasa ingin tahu siswa tentang berbagai jalur karier serta peran teknologi dalam membentuk masa depan.

Melalui program ini, Achmad Zaky Foundation tidak hanya membuka akses terhadap pendidikan global, tetapi juga memperluas cara pandang siswa terhadap dunia. Ke depan, program pertukaran pelajar ini direncanakan menjadi agenda tahunan, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membentuk generasi yang adaptif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela

Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tragedi Sepatu Kekecilan di Samarinda: Tamparan Keras untuk Sistem Pendidikan Kita

Tragedi Sepatu Kekecilan di Samarinda: Tamparan Keras untuk Sistem Pendidikan Kita

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:55 WIB

Pendidikan sebagai Self-Love: Benarkah Investasi Terbaik untuk Perempuan?

Pendidikan sebagai Self-Love: Benarkah Investasi Terbaik untuk Perempuan?

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×