Usai Ditusuk Kail, Tubuh Laki-laki Ini Diayun selama 30 Menit

Madinah, Firsta Nodia

Minggu, 12 April 2015 | 09:21 WIB
Usai Ditusuk Kail, Tubuh Laki-laki Ini Diayun selama 30 Menit
Acil (Angelina/suara.com)

Suara.com - Punggung seorang lelaki ditusuk dengan sebuah kail sebesar telapak tangan yang biasanya digunakan untuk menangkap hiu. Kail tersebut lalu dikaitkan pada sebuah katrol dinamis dan diangkat.

Sesekali raut wajah lelaki itu tampak meringis menahan sakit. Setelah punggungnya ditusuk kail, tubuhnya kemudian diangkat setinggi satu meter. Beberapa kali tubuh kecilnya diayun selama hampir 30 menit.

Yang dilakukan Acil-nama laki-laki tadi, bukan aksi kriminalitas. Ini merupakan bagian seni modifikasi ekstrim bernama body suspension yang coba ditunjukkan oleh komunitas Indonesian Subculture (ISC).

Ketua ISC Ucha mengatakan, teknik modifikasi tubuh ini awalnya dilakukan oleh suku Indian di benua Amerika. Penduduk tersebut melakukan body suspension dengan cara menggantungkan kail atau kait besi ke bagian tubuh tertentu. Ritual yang biasa disebut okipa ini dilakukan untuk menghormati para dewa.

"Sebenarnya untuk pengendalian aja, bagaimana mengatasi rasa sakit. Seperti kita menjalani ujian hidup bagaimana untuk tetap tegar," kata Ucha yang ditemui di acara Indonesian Greaser Party 2015, Sabtu, (11/4/2015).

Pengaitnya pun terbilang ekstrim. Pasalnya, hanya ada dua kail, padahal normalnya 4 buah. Risikonya, kata Ucha, jika jumlah berat setiap hook tidak merata ke seluruh tubuh kulit akan robek.

"Kita menjaga prosedur saat piercing agar tetap steril. Selain itu kita juga pastikan prosesnya aman dan ikutin standar yang ditetapkan di dunia jadi risiko bisa diminimalisasi," imbuhnya.

Menurut Acil, ada rasa sakit saat bagian punggungnya ditusuk kail.

"Nggak sakit banget kayak pertama kali ngelakuin ini. Cuman saya pengennya tadi gaya superman yang bisa melayang gitu, tapi akhirnya gaya yang simpel aja deh," ungkapnya.

Ada persyaratan yang harus dipenuhi saat melakukan body suspension. Salah satunya semua kru dan pelaku harus dalam keadaan sehat. Semua peralatan juga harus melalui proses sterilisasi standar.

"Ini kesenian yang aman, kita nggak asal saat mem-piercing dan alat-alatnya harus dipastikan steril," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×