Dorong Kunjungan 1.500 Kapal Pesiar, Pemerintah Lakukan Ini

Ririn Indriani

Jum'at, 21 Agustus 2015 | 19:30 WIB
Dorong Kunjungan 1.500 Kapal Pesiar, Pemerintah Lakukan Ini
Ilustrasi kapal pesiar. (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia siap menggelar serangkaian kegiatan internasional guna mendorong kunjungan 1.500 "yacht" (kapal pesiar) yang ditargetkan tahun ini.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat, ada 10 kegiatan "yacht" internasional yang melewati Indonesia sepanjang 2015 yaitu Singapore Strait Regatta, Neptune Regatta, Sabang Regatta, Sail Indonesia, Darwin-Ambon Yacht Race, Darwin-Saumlaki, Wonderful Sail 2 Indonesia, Sail Maluki, Back to Down Under Rally - Sail Tomini dan Fremantle to Bali and Beyond.

"Target tahun ini kita buat 'double' (dua kali lipat), kalau tahun lalu jumlah 'yacht' (yang datang) itu 750, tahun ini jadi 1.500 'yacht', kata Menteri Pariwisata Arief Yahya saat mengunjungi pameran Indonesia Yacht Show di Batavia Marina Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (21/8/2015).

Selain menyiapkan kegiatan, menurut Arief, perlu disiapkan peningkatan infrastruktur berupa pembangunan titik labuh (dermaga atau marina) untuk mendukung target tersebut.

Oleh karena itu, pemerintah akan membangun 100 marina, termasuk yang dibangun oleh pengusaha pariwisata, dalam lima tahun ke depan.

"Tahun ini kita bangun empat titik labuh 'yacht'. Ada satu marina di Banyuwangi yang dibangun Pelindo III akan 'groundbreaking' September ini. Fasilitas marina ini sangat strategis untuk mendukung target kunjungan 5.000 'yacht' pada 2019 mendatang," katanya.

Pemerintah menargetkan kunjungan "yacht" pada 2016 sebanyak 2.200 kapal, pada 2017 sebanyak 3.000 kapal, serta pada 2018 dan 2019 masing-masing 4.000 kapal dan 5.000 kapal.

Menurut mantan Dirut PT Telkom itu, meningkatnya kunjungan "yacht" diharapkan bisa berdampak pada peningkatan devisa pariwisata.

Pasalnya, rata-rata kunjungan wisatawan mancanegara dengan "yacht" bisa menghasilkan devisa hingga 67,5 juta dolar AS dengan hitungan ada 750 kapal dengan rincian lima orang per kapal dengan pengeluaran sekitar 150 dolar AS per hari per orang dalam masa tinggal (stay) 120 hari.

"Sampai Juli lalu itu sudah hampir 800 kapal yang datang ke Indonesia sehingga saya optimis target 2015 bisa tercapai," katanya.

Arief menambahkan, potensi wisata bahari Indonesia sangat besar ditopang dengan garis pantai hampir 100.000 km dan tercatat sebagai salah satu terpanjang di dunia.

Sayangnya, potensi wisata bahari Indonesia belum tergarap secara optimal. Hal itu terlihat dari kontribusinya masih rendah, yakni baru 35 persen, sedangkan Malaysia sudah 40 persen bahkan terus meningkat dari total pendapatan di sektor pariwisata.

"Kalau dilihat, dibanding Thailand, kita jauh lebih kaya di wisata bahari. Aneh sekali kalau pembangunan marinanya lebih baik di Thailand atau Singapura, bukannya di sini," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pariwisata Laut Indonesia Bisa Jadi Nomor Satu Dunia

Pariwisata Laut Indonesia Bisa Jadi Nomor Satu Dunia

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2015 | 21:06 WIB

Kapal Pesiar Butuh 15 Ribu Tenaga Kerja Tiap Tahun

Kapal Pesiar Butuh 15 Ribu Tenaga Kerja Tiap Tahun

News | Rabu, 05 Agustus 2015 | 02:00 WIB

Wisata Bahari Target Beri Pendapatan 1 Miliar Dolar AS di 2019

Wisata Bahari Target Beri Pendapatan 1 Miliar Dolar AS di 2019

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2015 | 21:22 WIB

Menteri Arief: Wisata Bahari Jadi Prioritas Hingga 2019

Menteri Arief: Wisata Bahari Jadi Prioritas Hingga 2019

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2015 | 03:29 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×