Sasar Generasi Muda, Festival Wayang Dikemas Secara Berbeda

Esti Utami, Firsta Nodia

Kamis, 08 Oktober 2015 | 11:15 WIB
Sasar Generasi Muda, Festival Wayang Dikemas Secara Berbeda
Ilustrasi wayang. (suara.com)

Suara.com - Pertunjukan wayang kini makin ditinggalkan, dan lebih diidentikkan dengan tontonan orangtua. Padahal ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari lakon wayang khususnya bagi generasi muda.

Untuk mendekatkan wayang pada generasi muda,  Museum Seni Rupa dan Keramik di Kota Tua Jakarta menggelar festival wayang. Untuk menyesuaikan dengan target yang dibidik, Kepala Unit Pengelola Museum Seni, Dyah Damayanti mengatakan pihaknya mengemas pertunjukan wayang dengan cara berbeda disesuaikan dengan perkembangan zaman.

"Seperti kita tahu bahwa fungsi wayang terus mengalami perkembangan, dari media penerangan, dakwah, pendidikan hingga hiburan. Tentunya pagelaran akan kita kemas agar lebih menghibur tanpa meninggalkan pesan yang akan diberikan," kata Dyah saat membuka Festival Wayang, Rabu (7/10/2015) malam.

Salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah waktu pementasan. Jika biasanya pagelaran wayang menghabiskan waktu minimal delapan jam, maka pada Festival Wayang kali ini diringkas hanya 2- 3 jam.

"Biar nggak terlalu bosan," imbuh Dyah.

Selain itu penggunaan bahasa juga akan disesuaikan. Dalam festival kali ini para dalang akan membawakan kisah wayang dalam bahasa Indonesia sehingga mudah dimengerti semua lapisan masyarakat.

Dalam festival yang digelar selama lima hari (7-11/10/2015) ini, pengunjung juga bisa mengenal lebih dekat jenis wayang dari berbagai daerah di Indonesia. Lengkap dengan ciri khas masing-masing dalam penyuguhannya.

"Selama lima hari akan tampil 11 grup dari daerah yang berbeda. Karena tentu setiap daerah punya cerita sendiri yang bisa menginspirasi generasi muda," imbuhnya.

Setiap harinya pagelaran wayang berlangsung mulai pukul 10.00-18.00 wib. Pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis untuk menikmati pagelaran wayang ini.

Berikut jadwal Festival Wayang hingga 11 Oktober 2015:

Kamis, 8 Oktober 2015
-Wayang Kulit Jawa Timuran (dalang : Bagus Baskoro) pukul 11.00-14.00
-Wayang Kulit Yogyakarta (dalang Ki Wahyudi) pukul 15.00-18.00

Jumat, 9 Otober 2015
- Wayang Orang Betawi (dalam Ki Sukarlana) pukul 10.00-11.30
-Wayang Golek Sunda (Dalang Ki Putra Girinata) pukul 14.00-17.00

Sabtu, 10 Oktober 2015
- Wayang Orang Remaja (dalang Teguh Aprianto) pukul 10.00-12.00
-Wayang Kulit Banyumasan (dalam Ki Buyung) pukul 14.00-17.00

Minggu, 11 Oktober 2015
- Wayang Orang Bali (sutradara Kompyang Raka) pukul 10.00-12.00
- Wayang Kulit Betawi (Dalang Ki Jaya Niin) pukul 14.00-17.00.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:15 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

×