Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:25 WIB
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya
Ketahanan Pangan di Desa Sumurgeneng dan Wadung Tuban. (Suara.com/Andri)
baca 10 detik
  • Pemerintah mengalokasikan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp195,32 triliun dalam RAPBN 2027 untuk mendanai sektor pertanian serta perikanan.
  • Dana tersebut difokuskan pada peningkatan produktivitas komoditas, stabilitas harga, kesejahteraan petani, dan penguatan sistem pangan adaptif iklim.
  • Pemerintah juga menyalurkan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp473,6 miliar serta subsidi pupuk senilai Rp48,24 triliun.

Suara.com - Pemerintah merencanakan alokasi anggaran untuk program ketahanan pangan sebesar Rp195,32 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2027.

Nilai tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 2,3 persen apabila dibandingkan dengan outlook anggaran ketahanan pangan pada tahun 2026 yang berada di angka Rp190,95 triliun.

Berdasarkan dokumen Nota Keuangan RAPBN 2027, pos anggaran ini dialokasikan untuk mendanai sejumlah program strategis di sektor pertanian dan perikanan.

Rencana penggunaan dana tersebut mencakup pembangunan kawasan swasembada pangan, pengembangan industri pergaraman nasional, pembenahan kampung nelayan, penyediaan kapal ikan modern, perluasan akses pembiayaan usaha, perlindungan risiko pertanian dan perikanan, serta penyaluran subsidi pupuk.

"Anggaran ketahanan pangan naik 2,3% dari outlook tahun 2026 sebesar Rp190.948,5 miliar menjadi Rp195.319,6 miliar dalam RAPBN tahun anggaran 2027," demikian keterangan resmi yang tercantum dalam Nota Keuangan RAPBN 2027, Rabu (19/8/2026).

Pemerintah menetapkan bahwa sasaran dari pengalokasian dana ini difokuskan pada empat pilar utama, yaitu peningkatan produktivitas komoditas pangan, pemeliharaan stabilitas pasokan dan harga di pasar, perbaikan tingkat kesejahteraan petani dan nelayan, serta penguatan sistem pangan yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Dalam upaya mendongkrak produktivitas sektor pangan, pemerintah merancang sejumlah program operasional. Langkah-langkah yang direncanakan meliputi kegiatan intensifikasi serta ekstensifikasi lahan pertanian, modernisasi peralatan dan metode di sektor pertanian dan perikanan, penguatan infrastruktur dasar, pembangunan fasilitas pergaraman, hingga pendampingan kelembagaan usaha di tingkat petani.

Selain itu, skema peningkatan produktivitas juga akan didukung oleh program peremajaan tanaman perkebunan yang dinilai sudah tidak produktif, serta penguatan kegiatan riset di bidang perbenihan dan perbibitan unggul.

Guna menjaga kelancaran pasokan dan menekan fluktuasi harga pangan di tingkat konsumen, pemerintah mengarahkan anggaran untuk memperkuat kawasan sentra swasembada pangan dan cadangan pangan pemerintah.

baca juga

Pemerintah juga merencanakan perbaikan efisiensi pada rantai pasok dan tata kelola distribusi melalui integrasi sistem logistik pangan nasional.

Sementara itu, untuk aspek pemberdayaan petani dan nelayan, dukungan anggaran akan disalurkan melalui program bantuan sarana dan prasarana produksi, penyediaan fasilitas permodalan, serta pemberian jaminan perlindungan usaha guna meminimalkan risiko gagal panen maupun dinamika cuaca.

Selain melalui belanja langsung kementerian/lembaga di pemerintah pusat, penguatan sektor pangan juga disalurkan melalui instrumen Transfer ke Daerah (TKD). Pada RAPBN 2027, pemerintah merencanakan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik bidang ketahanan pangan sebesar Rp473,6 miliar.

Sesuai rencana, dana alokasi daerah tersebut diproyeksikan untuk membiayai pembangunan fisik di daerah, yang mencakup pembangunan 23 ruas jalan usaha tani, enam unit fasilitas pengolahan pakan ternak, 20 unit balai penyuluhan pertanian, delapan screen house modern untuk komoditas hortikultura, serta 16 unit pusat kesehatan hewan.

Pada pos belanja subsidi, pemerintah mengusulkan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp48,24 triliun untuk tahun anggaran 2027. Nilai subsidi ini mengalami peningkatan sebesar 2,9 persen dari outlook subsidi pupuk tahun 2026 yang sebesar Rp46,87 triliun, dengan tujuan menjaga keterjangkauan harga sarana produksi bagi para petani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!

Anggaran Pendidikan Naik Rp50,9 Triliun, SD-SMP Gratis Harus Segera Direalisasikan!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Bukan Mesin Belanja: Ketika APBN Terus Dipakai Tanpa Membangun Mesin Uang

Bukan Mesin Belanja: Ketika APBN Terus Dipakai Tanpa Membangun Mesin Uang

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:00 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:12 WIB

RAPBN 2027: Daftar 10 Kementerian Lembaga dengan Anggaran Tertinggi, BGN Pertama Tapi Dipangkas

RAPBN 2027: Daftar 10 Kementerian Lembaga dengan Anggaran Tertinggi, BGN Pertama Tapi Dipangkas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Terkini

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:47 WIB

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×