Lomba Masak Jajan Bali Meriahkan Nusa Dua Fiesta

Tomi Tresnady

Minggu, 11 Oktober 2015 | 01:00 WIB
Lomba Masak Jajan Bali Meriahkan Nusa Dua Fiesta
Nasi jinggo, makanan khas Bali, harganya hanya Rp5.000-10.000 per bungkus, Kamis (10/9/2015), [Suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Lomba memasak "jaje" atau jajan Bali mendapat sambutan antusias dari pengunjung Nusa Dua Fiesta (NDF) 2015 yang diselenggarakan di Pulau Peninsula, kawasan wisata internasional Nusa Dua, Bali.

Putu Juliada, seorang tim juri dari Indonesian Chef Association (ICA) Bali, di Nusa Dua, pada Sabtu (10/10/2015), mengatakan lomba tersebut dalam upaya melestarikan jajan Bali sebagai ciri khas Pulau Dewata dalam khasanah kuliner tradisional.

Nampak peserta lomba memasak jajan khas Bali tersebut diikuti dari empat lembaga sekolah tinggi tersebut berupaya menyajikan menu jajan tradisional kepada pengunjung maupun wisatawan.

Ia mengatakan penyajian lomba jajan itu dengan bahan alami, seperti ketela rambat, ketela pohon, pisang, tepung beras, tepung terigu, gula pasir dan lainnya. Para peserta dengan antusias memasak bahan tersebut, yang diawali memarut bahan-bahan ketela itu.

Setelah dilakukan adonan dengan cara dimasak, kemudian peserta melakukan kreasi jajan Bali dengan berbagai bentuk menarik. Dalam lomba itu disajikan jajan laklak, pasung, pisang rai, sumping dan kelepon.

"Dengan lomba ini diharapkan menu tradisional Bali, salah satunya jajan Bali tetap lestari, dan dapat disajikan kepada wisatawan nusantara dan asing yang berlibur di Pulau Dewata," katanya.

Ia mengatakan sebagian besar hotel maupun restoran di Bali sudah menyajikan menu jajan tradisional untuk disuguhkan kepada wisatawan. Bahkan sambutan dari wisatawan terkait menu tradisional cukup bagus.

"Sebenarnya bahan baku menu jajan Bali sangat mudah di dapat, dan harganya juga terjangkau. Tetapi dengan penyajian yang cukup menarik maka akan menambah selera untuk dinikmati," ucapnya.

Putu Juliada lebih lanjut mengatakan kriteria penilaian dewan juri, antara lain persiapan untuk menyiapkan bahan baku, ketepatan waktu penyajian, presentasi penampilan, kreativitas penyajian dan rasa dari jajan itu.

"Dasar inilah yang dijadikan kriteria untuk melakukan penilaian terhadap peserta lomba. Sebab hampir semua peserta dalam presentasinya menarik, tetapi dipastikan ada perbedaan antara yang satu dengan yang lainnya," ujarnya.

Wayan Julia Prastini dari Sekolah Tinggi Pariwisata Internasional (STPI) mengaku baru pertama kali ikut lomba pada ajang NDF. Karena itu pihaknya bersemangat dan berupaya menyajikan yang terbaik sehingga mendapatkan penilaian tinggi dari dewan juri.

"Saya baru pertama kali ikut lomba mewakili sekolah pada ajang NDF. Jajan yang kami presentasikan adalah jajan kelepet, pasung dan pisang rai," katanya.

Hal senada juga dikatakan Komang Joko Muliawan dari dari Sekolah Mediterania Bali, ikutsertaan dalam lomba memasak jajan Bali baru pertama kali.

"Saya baru pertama kali berpartisipasi lomba memasak jajan Bali. Pengalaman ini sangat berharga untuk memasak ke depannya," katanya.

Ronald, seorang wisatawan asing mengatakan Indonesia, khususnya Bali memiliki beraneka ragam jajan tradisional dengan bahan yang mudah didapatkan di pasaran."Indonesia memang kaya dengan menu tradisional, termasuk juga jajan. Termasuk jajan Bali ini cukup lezat dirasakan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Restoran Ini Terunik dan Teraneh di Dunia

Restoran Ini Terunik dan Teraneh di Dunia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2015 | 20:28 WIB

Nostalgia Rio Dewanto dan Chicco Jerikho di Filosofi Kopi

Nostalgia Rio Dewanto dan Chicco Jerikho di Filosofi Kopi

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 13:23 WIB

Siapa Tak Kenal "Mangut Iwak Pe"?

Siapa Tak Kenal "Mangut Iwak Pe"?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2015 | 14:11 WIB

Menu Terbaik Singapura Bercitarasa Lokal, Ada di Resto Ini

Menu Terbaik Singapura Bercitarasa Lokal, Ada di Resto Ini

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2015 | 13:34 WIB

Makan dengan Suasana 'Nyeni', di Sini Tempatnya!

Makan dengan Suasana 'Nyeni', di Sini Tempatnya!

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2015 | 14:49 WIB

Sedapnya Gangan, Salah Satu Makanan Khas Belitung

Sedapnya Gangan, Salah Satu Makanan Khas Belitung

Lifestyle | Senin, 14 September 2015 | 07:07 WIB

Inilah Varian Baru Ippudo Ramen

Inilah Varian Baru Ippudo Ramen

Lifestyle | Rabu, 09 September 2015 | 17:58 WIB

Warga Bogor Nikmati Festival Kuliner Botram

Warga Bogor Nikmati Festival Kuliner Botram

Lifestyle | Senin, 07 September 2015 | 04:12 WIB

Kisah Kuliner dari Melawai

Kisah Kuliner dari Melawai

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2015 | 07:21 WIB

Di Resto Ini Anda yang Jadi Kokinya

Di Resto Ini Anda yang Jadi Kokinya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2015 | 14:16 WIB

Terkini

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Apakah Sepatu Lari Cocok untuk Gym? Ini Kata Pakar

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 08:25 WIB

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

Sosok Noor Korompot Stafsus Menteri Hukum yang Bicara Konspirasi Timnas Indonesia

News | Rabu, 30 September 2026 | 08:23 WIB

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Kayu Terus Tergerus, Hutan Kehilangan Penyimpanan Karbon Alami

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Menang Harga Mati, Ini Skenario Lolos Timnas Indonesia dari Fase Grup FIFA ASEAN Cup

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 08:20 WIB

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

×