Daftar Negara Paling Bahagia dan Paling Suram di 2016

Tomi Tresnady

Rabu, 16 Maret 2016 | 20:48 WIB
Daftar Negara Paling Bahagia dan Paling Suram di 2016
Suasana di Kopenhagen, Denmark. [shutterstock]

Suara.com - Denmark telah menyalip posisi Swiss sebagai tempat paling bahagia di dunia, berdasarkan laporan hari Rabu (16/3/2016).

Hal ini mendesak negara bahwa terlepas dari kekayaan dalam mengatasi ketidaksetaraan dan melindungi lingkungan.

Laporan yang disiapkan oleh Sustainable Development Solutions Network (SDSN) dan Earth Institute di Universitas Columbia, menunjukkan bahwa Suriah, Afghanistan dan delapan negara di sub-Sahara sebagai 10 tempat paling tak bahagia di atas bumi.

Tempat yang masuk 10 besar tahun ini adalah Denmark, Swiss, Islandia, Norwegia, Finlandia, Kanada, Belanda, Selandia Baru, Australia, dan Swedia. Denmark sendiri berada di posisi tiga tahun lalu, di belakang Swiss dan Islandia.

Sedangkan posisi 10 negara paling suram yang berada di posisi terbawah terdapat Madagascar, Tanzania, Liberia, Guinea, Rwanda, Benin, Afghanistan, Togo, Syria, dan Burundi.

Amerika Serikat berada di posisi 13, Inggris di posisi 23, Prancis di posisi 32, dan Italia di posisi 50.

"Ada pesan yang sangat kuat untuk negara saya, Amerika Serikat, yang sangat kaya, yang sudah jauh lebih kaya selama 50 tahun terakhir, tapi sudah tidak bahagia," kata Profesor Jeffrey Sachs, kepala SDSN dan penasihat khusus untuk Sekjen PBB Ban Ki-moon.

"Pesan untuk Amerika Serikat jelas. Untuk masyarakat yang hanya mengejar uang, kita mengejar hal-hal yang salah. Tatanan sosial kami memburuk, memburuknya kepercayaan sosial, iman dalam pemerintahan memburuk," dia bilang.

Tujuannya untuk "survei berdasarkan ilmiah untuk mengukur dan memahami subjektif kesejahteraan," laporan saat ini masuk edisi keempat, mengurutkan 157 negara dalam tingkat kebahagiaan dengan menggunakan faktor-faktor seperti per-kapita produk domestik bruto (PDB), dan kesehatan yang menunjang harapan hidup.

Peringkat juga dipengaruhi bebas dari korupsi di lingkungan pemerintah dan bisnis.

"Ketika suatu negara hanya mengejar tujuan objek individual, seperti pembangunan ekonomi namun mengabaikan sosial dan lingkungan, hasilnya sangat merugikan bagi kesejahteraan manusia, bahkan berbahaya untuk bertahan hidup," kata dia.

Jeffrey juga mengatakan, banyak negara dalam beberapa tahun terakhir ini telah mencapai pertumbuhan ekonomi namun ketidaksetaraan meningkat tajam, diskriminasi sosial mengakar, dan kerusakan serius pada lingkungan alam. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Kekayaan, Ini 6 Hal yang Membuat Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia

Bukan Kekayaan, Ini 6 Hal yang Membuat Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia

Lifestyle | Senin, 05 Januari 2026 | 12:34 WIB

Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di 2025, Sudah 8 Kali Berturut-turut, Apa Rahasianya?

Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di 2025, Sudah 8 Kali Berturut-turut, Apa Rahasianya?

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:10 WIB

Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia, Ternyata Ini Rahasia Warganya

Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia, Ternyata Ini Rahasia Warganya

Your Say | Selasa, 18 April 2023 | 13:20 WIB

Inilah 4 Negara Paling Bahagia di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

Inilah 4 Negara Paling Bahagia di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

Your Say | Selasa, 22 November 2022 | 09:21 WIB

Terkini

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:05 WIB

7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli

7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:01 WIB

Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda

Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:52 WIB

Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan

Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:49 WIB

2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food

2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:37 WIB

Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data

Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:14 WIB

Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI

Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:10 WIB

Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata

Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:04 WIB

Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha

Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 10:44 WIB

Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik

Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 10:29 WIB