Alasan BKKBN Gencar Kampanye Cegah Pernikahan Dini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Selasa, 05 April 2016 | 19:51 WIB
Alasan BKKBN Gencar Kampanye Cegah Pernikahan Dini
Ilustrasi pernikahan usia dini. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu program yang terus digencarkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) adalah Generasi Berencana (GenRe). Secara substansi program ini memiliki tiga fokus yakni menekan angka pernikahan dini, mencegah remaja melakukan hubungan seks pra nikah, dan mencegah penggunaan NAPZA di kalangan remaja.

Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty mengatakan kampanye ini terus digencarkan demi keberlangsungan masa depan para remaja yang menjadi generasi Indonesia selanjutnya.

BKKBN mengkampanyekan untuk perempuan menikah  minimal usia 21 tahun dan laki-laki minimal 25 tahun. "Kalau di bawah usia itu berarti masuk dalam kriteria anak sehingga disebut pernikahan dini. Kita tidak mengharapkan anak melahirkan bayi, karena sel-sel reproduksinya belum siap melahirkan bayi yang sehat dan cerdas," ujar Surya pada temu media di Kantor BKKBN Jakarta Timur, Senin (4/4/2016).

Ia menambahkan, jumlah remaja di Indonesia mencapai 25 persen dari total penduduk secara keseluruhan. Surya mengatakan bahwa tingginya jumlah remaja bisa menjadi potensi sekaligus bencana bagi bangsa.

"Oleh karena itu kita galakkan pendewasaan usia perkawinan agar tidak berujung bencana. Mereka bisa meningkatkan kompetensi dan karakter lewat gerakan revolusi mental sehingga pola pikir dan sikap mereka bisa berubah demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat," tambah Surya.

Namun hasil survei Indikator Kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 masih menunjukkan tingginya jumlah remaja Indonesia yang menikah di bawah umur.

Sebanyak 19,2 persen respon remaja perempuan merencanakan menikah di bawah umur 22 tahun, sedangkan untuk laki-laki sebesar 46,2 persen merencanakan menikah di umur 20-25 tahun.

"Banyak sebab yang membuat pernikahan dini masih tinggi seperti adat istiadat, tidak tersedianya lembaga pendidikan, dan lain-lain. Untuk itu, demi mewujudkan target, kami bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat seperti tokoh adat, orangtua, pihak sekolah dan masyarakat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKKBN: Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi

BKKBN: Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi

News | Selasa, 05 April 2016 | 07:25 WIB

Pakistan Gagalkan Pernikahan Gadis 9 Tahun dengan Remaja 14 Tahun

Pakistan Gagalkan Pernikahan Gadis 9 Tahun dengan Remaja 14 Tahun

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 19:53 WIB

Pakistan Gagalkan Pernikahan Gadis 9 Tahun dengan Remaja 14 Tahun

Pakistan Gagalkan Pernikahan Gadis 9 Tahun dengan Remaja 14 Tahun

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 19:53 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×