Jangan Santap Makanan Ini Sehari Sebelum Kedaluwarsa

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 04 Juli 2016 | 11:14 WIB
Jangan Santap Makanan Ini Sehari Sebelum Kedaluwarsa
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa makanan dan minuman mempunyai tanggal kedaluwarsa sebagai standarisasi sebuah produk. Tanggal kadaluarsa diberikan agar makanan dan minuman yang akan dikonsumsi masih dalam keadaan layak atau tidak.

"Penggunaan tanggal kedaluwarsa kadang membuat konsumen kebingungan, hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan tentang arti kadaluarsa yang sebenarnya," kata Don Schaffner, profesor ilmu makanan di Rutgers University.

Ia mengatakan tanggal kadaluwarsa sebagian besar didasarkan pada kualitas sebuah produk, tidak berdasarkan risiko kontaminasi, dan diatur oleh undang-undang yang tidak selalu didasarkan pada bukti ilmiah.

Berikut beberapa makanan dan minuman yang harus selalu diperhatikan tanggal kadaluwarsanya, karena cukup berbahaya untuk kesehatan Anda dan keluarga, seperti dlansir dari Prevention.

1. Makanan mentah
Mengonsumsi makanan mentah diyakini oleh sebagian orang dapat membantu sistem kekebalan tubuh lebih optimal seperti susu dan jus. Tapi, menurut para ahli keamanan pangan, makanan atau minuman mentah rentan terinfeksi bakteri patogen E.coli, karena tidak dipasteurisasi.

"Bukan hanya itu, susu yang tidak dipasteurisasi juga dapat menjadi tempat pertumbuhan listeria, bahkan di dalam lemari es sekalipun," kata Kathleen Kaca, dari Food Research Institute, University of Wisconsin-Madison.

2. Jus Sayuran Murni
Berbeda dengan jus buah yang memiliki perlindungan lebih baik terhadap patogen bawaan, jus sayuran segar yang tidak dicampur dengan jus buah akan lebih mudah terkontaminasi saat melewati masa kedaluwarsa, itu membuat jus sayuran tidak aman untuk diminum.

3. Minuman pasterurisasi dingin
Proses pasterurisasi dibagi menjadi dua metode, dapat dilakukan dengan suhu panas atau dingin. Dengan pasterurisasi (dingin) bakteri jahat dapat mati dan menjaga makanan layak dikonsumsi.

Namun, kekuranganya juga ada, selain tidak efektif lama memperpanjang masa konsumsi, juga dapat menghilangkan nutrisi yang ada. Teliti dalam memilih minuman yang ada di rak-rak pendingin supermarket terutama yang tidak mengandung buah.

4. Minuman dan makanan yang tidak tersimpan dengan benar
Apapun itu, makanan atau minuman yang Anda beli dalam keadaan suhu yang dingin, tidak akan mampu bertahan pada suhu yang normal. Saat Anda membeli bahan yang seperti itu, pastikan simpan dalam suhu yang sama saat membelinya.

Karena jika tidak, minuman atau makanan akan berubah jadi hal yang berbahaya untuk dikonsumsi. Para ahli keamanan pangan mengatakan bakteri akan mudah berkembang pada makanan dan minuman tertentu, jika tidak dalam suhu yang rendah (dingin).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Jenis Makanan yang Layak Dikonsumsi Meski Kedaluwarsa

4 Jenis Makanan yang Layak Dikonsumsi Meski Kedaluwarsa

Lifestyle | Senin, 24 Maret 2014 | 06:22 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×