Ketupat Cokelat, Seperti Apa Ya Rasanya..?

Esti Utami

Rabu, 13 Juli 2016 | 17:25 WIB
Ketupat Cokelat, Seperti Apa Ya Rasanya..?
Warga berebut gunungan ketupat di Krakitan, Bayat, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (13/7). Tradisi gunungan ketupat ini dilaksanakan sebagai tanda syukur usai lebaran. (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Suara.com - Memasuki hari ketujuh bulan Syawal yang jatuh pada hari Rabu (13/7/2016) sejumlah daerah di Nusantara, khususnya di pulau Jawa. menggelar tradisi 'Syawalan. Berbagai cara dilakukan untuk menyemarakkan tradisi ini.

Warga Bukit Sidoguro, Krakitan, Bayat, Klaten, Jawa Tengah misalnya menggelar Tradisi Gunungan Ketupat Syawalan. Ratusan warga berebut gunungan ketupat pada perayaan ini.

Sebanyak 3000 ketupat disusun membentuk 12 gunungan dan diperebutkan oleh masyarakat pada tradisi gunungan ketupat yang dilaksanakan setiap bulan Syawal sebagai tanda syukur setelah Lebaran.

Sementara  warga dari berbagai daerah di Jawa Timur berebut tumpeng ketupat cokelat dalam kegiatan tumpengan yang dilakukan di lokasi wisata "Kampung Coklat" Desa Plosorejo Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Devi, salah seorang pengunjung di "Kampung Coklat" mengatakan ia baru pertama kali menikmati ketupat cokelat. Ia pun tidak menyangka, sebab ia berencana hanya liburan dengan keluarga ke tempat wisata ini.

"Ini rasanya spesial sekali. Saya liburan dengan keluarga, dan ternyata di tempat ini ada acara tumpengan ketupat cokelat," katanya ditemui dalam kegiatan itu, Rabu.

Devi mengaku senang dengan acara tersebut. Ia pun tidak keberatan berdesak-desakan dengan warga lainnya yang juga datang ke lokasi, sebab ia merasa puas bisa menikmati ketupat cokelat.

Nani, pengunjung lainnya mengaku rasa ketupat cokelat yang dimakannya beda dengan ketupat lainnya. Rasa cokelatnya terasa, sehingga nikmat dimakan dengan berbagai macam lauk dan sayuran.

"Tadi lauknya ada ikan, urap, dan makan ketupatnya ini beda dengan ketupat lainnya. Kalau di sini, pakai sayur lodeh, jadi rasanya nikmat," ujarnya.

Sementara itu pengelola lokasi wisata "Kampung Coklat", Ahsin mengatakan bahwa acara ketupat ini merupakan bagian dari tradisi umat Muslim sepekan setelah Idul Fitri. Ketupat juga dibuat beda dengan ketupat lainnya, dengan dicampur dengan cokelat.

"Karena kami di 'kampung coklat', kami juga ingin edukasi masyarakat. Jadi, ketupat kami buat dari cokelat, kombinasi nasi dan cekelat," tuturnya.

Ia menambahkan, Indonesia merupakan produsen kakao dunia. Sebagai pengelola wisata, ia ingin membangun Indonesia dengan cokelat. Dengan itu, produksi kakao di Indonesia akan lebih terkenal.

Ketupat cokelat sengaja dibuat di wisata "Kampung Coklat" tersebut. Ketupat itu dibuat dari beras yang dicampur dengan cokelat, sehingga warnanya juga beda dari ketupat lainnya. Selain itu, rasanya juga beda dengan ketupat pada umumnya.

Ketupat itu dibentuk menjadi gunungan dan ditata satu per satu. Ketupat juga diarak sekitar 500 dari lokasi wisata tersebut. Setelah tiba di "Kampung Coklat", pemuka agama serta pengelola berdoa bersama. Kegiatan itu juga diikuti warga yang berkunjung ke tempat tersebut.

Setelah didoakan, warga berebut ketupat cokelat. Mereka sempat berdesak-desakan untuk mendapatkan ketupat tersebut. Namun, akhirnya seluruh warga yang hadir bisa menikmati ketupat tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Mencari Diagonal Belah Ketupat Jika Diketahui Luasnya

Cara Mencari Diagonal Belah Ketupat Jika Diketahui Luasnya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:46 WIB

10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari

10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Persamaan dan Perbedaan Layang-Layang dan Belah Ketupat: Lengkap dengan Rumus Luas dan Keliling

Persamaan dan Perbedaan Layang-Layang dan Belah Ketupat: Lengkap dengan Rumus Luas dan Keliling

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:13 WIB

7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya

7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Menguasai Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat: Lengkap dengan Unsur dan Contoh Soal

Menguasai Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat: Lengkap dengan Unsur dan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:28 WIB

Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri

Mudik 2026 Lancar dan Aman, DPR Apresiasi Polri

DPR | Kamis, 02 April 2026 | 11:08 WIB

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Hukum Merayakannya Menurut Islam

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Ini Hukum Merayakannya Menurut Islam

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:58 WIB

Contoh Teks MC Halalbihalal di Sekolah, Singkat dan Khidmat

Contoh Teks MC Halalbihalal di Sekolah, Singkat dan Khidmat

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 13:07 WIB

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Catat Jadwal, Asal-usul, dan Makna Filosofisnya di Sini

Kapan Lebaran Ketupat 2026? Catat Jadwal, Asal-usul, dan Makna Filosofisnya di Sini

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:59 WIB

Contoh Ikrar Syawalan Singkat, Bisa untuk Acara di Sekolah hingga Lingkungan Rumah

Contoh Ikrar Syawalan Singkat, Bisa untuk Acara di Sekolah hingga Lingkungan Rumah

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:25 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×