Solo Batik Carnival 2016 Siap Digelar

Yazir Farouk

Sabtu, 16 Juli 2016 | 11:42 WIB
Solo Batik Carnival 2016 Siap Digelar
Ilustrasi batik. (Shutterstock)

Suara.com - Ajang tahunan Solo Batik Carnival (SBC) segera digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah pada 22-24 Juli mendatang. Pargelaran ini dihelat untuk mengangkat citra batik dan Solo sebagai kota batik dunia.

"Ini konsisten dilakukan, untuk menjaga wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara menikmati batik di kota kami. Silakan datang dan saksikan," kata Kepala Dinas Pariwisata Surakarta, Eny Tyasni Suzana, di Solo, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Eny mengatakan SBC yang sudah memasuki usia ke-9 ini rencananya dilaksanakan di jalan utama, yaitu Slamet Riyadi hingga halaman depan Balai Kota Solo. Jalan tersebut nantinya bakal disterilkan dan disulap menjadi runway catwalk bagi para model yang memperagakan busana hasil desain dan kreasi mereka.

"Saat melakukan parade, para model juga akan diiringi oleh musik-musik khas Jawa. Kombinasi pesona Indonesia yang kami miliki,” ujarnya.

Sejak penyelenggaraannya pada 2008, SBC konsisten mengangkat batik sebagai tema karnaval dan selalu sukses menyita perhatian jutaan penonton setiap tahunnya. Yayasan SBC juga telah membuka pendaftaran bagi para peserta sejak Februari lalu.

Juru Bicara Yayasan SBC, Ira Oktarini mengatakan penyelenggaraan SBC kali ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab acara tersebut bakal menyajikan kegiatan bazar produk, hasil karya para peserta. Semua dipamerkan secara khusus selama tiga hari.

SBC juga dipastikan akan menarik perhatian pengunjung dengan koreografi dan kostum-kostumnya. Sebelumnya para peserta akan dibekali pengetahuan lewat workshop dari panitia.

"SBC yang diselenggarakan hampir satu dasawarsa ini telah mengalami banyak perkembangan, baik dari sisi penampilan ataupun desain kostum. Selain itu, ada hubungan antara penyelenggaraan even dengan grafik kunjungan wisatawan, misalnya, jumlah hunian hotel yang semakin meningkat," ucapnya menuturkan.

Menurut Ira, banyak pendaftar yang belum punya pengalaman mengikuti SBC atau punya keterampilan membuat kostum. Namun pihaknya membuka tangan lebar-lebar. "Karena kami juga memberi pelatihan kepada seluruh peserta secara gratis, sesuai jadwal yang telah kami buat," katanya.

Jadi Ikon Solo

Ira mengakui tak mudah mempertahankan dan menciptakan even berkualitas yang tetap menarik dan atraktif untuk para wisatawan. Terlebih, acara tersebut telah menjadi ikon Solo dan mampu menyedot perhatian wisatawan, penyuka seni, serta pecinta batik.

"Kami akan tetap berusaha menghibur, mengedukasi, berusaha untuk tetap kreatif dan inspiratif bagi pesona batik Solo yang kami cintai ini," katanya.

Kota Solo sendiri dikenal sebagai pusat batik yang memiliki beragam motif lawas. Ada tiga macam batik yang dimiliki kota ini, yakni batik Keraton, yang batik digunakan oleh Keraton Kesunanan dan Keraton Mangkunagaran; batik Sedagaran yang dibuat oleh masyarakat kelas atas; serta batik para petani.

Batik-batik Solo umumnya berwarna cokelat, putih, dan hitam. Seluruh ragam motif batik Solo bisa ditemukan di Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Laweyan, termasuk di ajang Solo Batik Carnival 2016.

Ada sedikit perbedaan antara motif batik Solo dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Solo selalu menggunakan warna dasar cokelat tua maupun cokelat muda, yang berkesan redup dan sejuk dipandang mata, sedangkan DIY selalu menggunakan warna dasar putih atau terang, sehingga motifnya terlihat kontras.
Beda lagi dengan batik pesisiran, yang cenderung cerah dan berwarna-warni.

Sementara itu, Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya menyatakan apresiasinya pada persiapan yang dilakukan oleh Kota Solo untuk menyongsong SBC 2016. "Solo memiliki fashion batik yang kuat, dan sudah diperkenalkan melalui karnaval yang sudah punya karakter, seperti Jember sebagai pionir dan Banyuwangi dengan ethno-nya," katanya.

Arief mengingatkan agar promosi SBC dilakukan dengan baik dan lebih gencar agar bisa mengundang wisatawan mancanegara dan Nusantara.

"Idealnya, biaya promosi melalui media harus 50 persen dari total biaya operasional kegiatan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bali dan Bintan Makin Diminati Wisman Korsel untuk Bulan Madu

Bali dan Bintan Makin Diminati Wisman Korsel untuk Bulan Madu

Lifestyle | Senin, 11 Juli 2016 | 17:57 WIB

Pesta Kesenian Bali 2016 Tembus 3.141 Posting Instagram

Pesta Kesenian Bali 2016 Tembus 3.141 Posting Instagram

Lifestyle | Senin, 11 Juli 2016 | 16:59 WIB

Manado Dibanjiri Wisman Asal Cina

Manado Dibanjiri Wisman Asal Cina

Lifestyle | Senin, 11 Juli 2016 | 16:03 WIB

Derawan, Primadona Libur Lebaran 2016

Derawan, Primadona Libur Lebaran 2016

Lifestyle | Minggu, 10 Juli 2016 | 14:36 WIB

Terkini

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:30 WIB

Digelar di ICE BSD City, TEI 2026 Catat 45 Ribu Pengunjung

Digelar di ICE BSD City, TEI 2026 Catat 45 Ribu Pengunjung

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:24 WIB

Kevin Diks Absen Tiga Laga Beruntun, Ini Kondisi Terbarunya di Gladbach

Kevin Diks Absen Tiga Laga Beruntun, Ini Kondisi Terbarunya di Gladbach

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 17:24 WIB

Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar

Momen Hakim Larang Pengunjung Live TikTok di Sidang Roy Suryo: Kalau Diulangi, Keluar

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:23 WIB

Rekor Sejak 2020, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Hampir 9 Persen Usai Pemilu AS

Rekor Sejak 2020, Harga Minyak Dunia Terjun Bebas Hampir 9 Persen Usai Pemilu AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:17 WIB

Sidang Eksepsi Kasus Pemerasan Rp168 M, Silmy Karim Kutip Al-Maidah dan Bantah Kena OTT

Sidang Eksepsi Kasus Pemerasan Rp168 M, Silmy Karim Kutip Al-Maidah dan Bantah Kena OTT

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:16 WIB

Ketika Feodalisme Berhadapan dengan Hak Rakyat, Jogja Istimewa untuk Siapa?

Ketika Feodalisme Berhadapan dengan Hak Rakyat, Jogja Istimewa untuk Siapa?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:15 WIB

Yordania Umumkan Pembatalan Duel Kontra Timnas Indonesia, PSSI yang Meminta

Yordania Umumkan Pembatalan Duel Kontra Timnas Indonesia, PSSI yang Meminta

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 17:14 WIB

×