Mencicipi Hidangan Favorit Keraton Yogyakarta

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 16 Agustus 2016 | 11:52 WIB
Mencicipi Hidangan Favorit Keraton Yogyakarta
Bale Raos menyajikan beragam menu favorit Keraton Yogyakarta. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Indonesia memiliki kekayaan kuliner luar biasa yang patut dilestarikan. Untuk itu, beragam cara dilakukan agar keberadaannya tetap eksis, khususnya di mata generasi muda saat ini.

Inilah yang coba dihadirkan oleh Mal Ciputra, Jakarta Barat dengan menggelar festival kuliner bertajuk 'Kampoeng Legenda'.

Berbeda dari festival kuliner biasanya, di acara ini, Anda bisa menemukan ragam kuliner legendaris Indonesia. Salah satunya adalah Bale Raos. Restoran yang berasal dari Yogyakarta ini menyajikan masakan turun temurun keluarga keraton.

Ya, Bale Raos yang mulai berdiri sejak 2004 ini, memang memiliki tujuan untuk mengenalkan beragam kuliner tradisional yang ada di lingkungan keraton Yogyakarta pada masyarakat luas. Selain itu, dengan kehadirannya, diharapkan kuliner keraton bisa terus dilestarikan.

"Zaman sekarang orang-orang sukanya makanan modern. Kita di sini ingin mengenalkan hidangan khas raja keraton yang menu-menunya tidak bisa didapatkan di tempat lain," kata Dewi, Marketing Bale Raos.

Bale Raos menyajikan beragam menu favorit Keraton Yogyakarta. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Saat ini, Bale Raos memiliki sekitar 90 item menu khusus hidangan khas Raja Keraton Yogyakarta. Menu-menu tersebut antara lain Bestik Jawa, sejenis steak lidah dari daging sapi gilimg dengan cita rasa jawa, yang disajikan dengan kentang ongklok dan steam sayuran.

Hidangan ini merupakan favorit dari Sri Sultan Hamengku Buwono IX (1912-1988). Ada pula Bestik Lidah, hidangan yang dipengaruhi hidangan Eropa, yang diolah dari lidah sapi dengan cita rasa Jawa.

Hidangan yang juga mirip dengan semur Jawa ini disajikan dengan sayuran yang merupakan kegemaran keluarga Keraton Yogyayakarta.

Bale Raos menyajikan beragam menu favorit Keraton Yogyakarta. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Selain itu, Anda juga bisa menemukan hidangan legendaris Gudeg Manggar, yakni gudeg yang diolah dari manggar atau bunga pohon kelapa. Kuliner yang telah ada sejak Kerajaan Mataram Islam pada 1700an di Yogyakarta, ini juga merupakan hidangan favorit Putri Pembayun atau Putri Panembaham Senopati, Raja Mataram Islam.

Hidangan ini juga disajikan untuk para tamu Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Untuk minumannya, Anda bisa mencicipi minuman favorit Sri Sultan Hamengku Buwono VIII, yakni Bir Jawa meski namanya bir, minuman ini tanpa alkohol dan menyehatkan, karena diramu dari aneka bahan rempah-rempah, seperti kayu secang, cengkeh, jahe, cabe jawa dan jeruk nipis. Rasanya segar dan bisa menghangatkan tubuh.

Tertarik mencicipi ragam hidangan khas Keraton Yogyakarta yang legendaris? Tak perlu jauh-jauh ke kota asalnya, karena Anda bisa datang ke Kampoeng Legenda di Mal Ciputra, hingga 21 Agustus 2016.

"Khusus di Kampoeng Legenda kita turun harga. Biasanya paling mahal 90 ribu, sekarang kisaran harga kita cuma 20 ribu - 90 ribu," tutup dia.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

Menelusuri Jejak Pecel dalam Buku Katjang Tjina dalam Kuliner Nusantara

Menelusuri Jejak Pecel dalam Buku Katjang Tjina dalam Kuliner Nusantara

Your Say | Senin, 13 April 2026 | 13:00 WIB

Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali

Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:25 WIB

Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit

Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 21:41 WIB

Mampir ke Warung Brodin Nganjuk: Menu Beragam, Rasa Tak Asal-asalan

Mampir ke Warung Brodin Nganjuk: Menu Beragam, Rasa Tak Asal-asalan

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 15:45 WIB

Jakarta dalam Sepiring Cerita Kuliner di Buku 'Jakarta A Dining History'

Jakarta dalam Sepiring Cerita Kuliner di Buku 'Jakarta A Dining History'

Your Say | Minggu, 05 April 2026 | 16:15 WIB

Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma

Uma Oma Heritage Menteng: Restoran Nusantara Autentik dengan Sentuhan Hangat Para Oma

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 15:57 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun

BRI Perkuat UMKM: Dari Modal Rp250 Ribu, Usaha Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Sudah Bergulir 35 Tahun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:38 WIB

Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA

Mencicipi Sop Buntut Cut Meutia, Kuliner Legendaris dengan Rasa Otentik | SERASA

Video | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:30 WIB

Terkini

Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya

Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:35 WIB

Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual

Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:27 WIB

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:16 WIB

Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 12:15 WIB

6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet

6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:30 WIB

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:27 WIB

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB