Usai Kunjungi AirAsia, Menpar Sepakat Buka Akses ke India

Madinah

Kamis, 08 September 2016 | 13:33 WIB
Usai Kunjungi AirAsia, Menpar Sepakat Buka Akses ke India
Maskapai penerbangan AirAsia. [shutterstock]

Suara.com - Program roadshow Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berlanjut ke markas Air Asia di Jalan Marskal Suryadharma (M-1) No 1, Cengkareng, Tangerang. Ini merupakan kunjungan balasan, setelah Senin (5/9/2016), owner Air Asia Group Tony Fernandes bertandang ke Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

"Intinya, kami meminta perusahaan penerbangan untuk lebih agresif, lebih berani membuka jalur penerbangan ke destinasi wisata Indonesia," jelas Arief, Jakarta, beberapa waktu lalu.

 Bagi menpar, hambatan paling mendasar dalam upaya menaikkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dibandingkan Malaysia, Singapura, dan Thailand adalah ketersediaan akses.

Menurutnya, connectivity melalui udara masih minim, direct flight (penerbangan langsung) ke Tanah Air masih sedikit.

"Padahal, hampir 75 persen wisman datang via udara, hanya Kepri (Kepulauan Riau) yang 24 persen menggunakan kapal penyeberangan, satu persen merupakan pelintas batas atau cross corder. Jadi kalau mau menggenjot wisman, ya jalur udara harus dibedah satu per satu," tambah menpar.

Jalur udara, tambah Marketeer of The Year 2013 ini, harus diperkuat. Maklum, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, yang terdiri dari17.000 pulau.

Panjang bentangan dari barat ke timur sangat luas, begitu pun dari utara ke selatan. Memperbanyak akses direct flight ke Indonesia dinilai mampu menghidupkan kembali jalur maritim di Nusantara.

Arief mengenal istilah, "Utamakan yang utama!” kepada staf kementeriannya.

“Jangan mengerjakan hal-hal lain yang bukan prioritas, sebelum yang utama diselesaikan. Membangun akses menjadi pekerjaan utama dan prioritas nomor satu saya, saat ini," kata laki-laki yang asli Banyuwangi ini.

Akan Buka Pasar India

Saat pertemuan pertama, Tony menyampaikan keseriusannya membantu Kemenpar dalam mengatasi masalah connectivity. Keduanya paham, pasar India merupakan ceruk yang tergolong gendut.

Kebetulan, Air Asia konsisten dengan jenis pesawat yang berbadan lebar, sehingga jarak-jarak menengah seperti Indonesia-India bisa dilayani.

"Kami akan terbangi India, agar ada direct flight ke Indonesia, tanpa melewati Kuala Lumpur maupun Singapura," tuturnya.

Selain itu, pasar Cina dan Australia akan tetap dikembangkan sebagai potensi inbound ke Indonesia. Saat ini, Air Asia sudah terbang ke Sydney, Melbourne, Perth, dan lainnya.

"Kami bisa membawa 6 juta wisman ke Indonesia pada 2019," jelas Tony meyakinkan menpar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fam Trip Media & Dive Operator Thailand Gaet Turis ke Labuan Bajo

Fam Trip Media & Dive Operator Thailand Gaet Turis ke Labuan Bajo

Lifestyle | Rabu, 07 September 2016 | 18:02 WIB

Mengintip Keindahan Lovina di Bali Utara

Mengintip Keindahan Lovina di Bali Utara

Lifestyle | Rabu, 07 September 2016 | 17:02 WIB

Wayang Ajen Sihir Masyarakat Kuningan

Wayang Ajen Sihir Masyarakat Kuningan

Lifestyle | Rabu, 07 September 2016 | 16:01 WIB

Tujuh Spot Wonderful Indonesia Hadir di Bukit Bintang Malaysia

Tujuh Spot Wonderful Indonesia Hadir di Bukit Bintang Malaysia

Lifestyle | Selasa, 06 September 2016 | 17:33 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×