Lima Pakaian Ini Bisa 'Membunuh' Pelan-pelan

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Jum'at, 16 September 2016 | 08:57 WIB
Lima Pakaian Ini Bisa 'Membunuh' Pelan-pelan
Ilustrasi skinny jeans dan high heels. [Shutterstock]

Suara.com - Anda tentu sering mendengar ungkapan 'Beauty is Pain'. Ya, kita kerap melakukan berbagai hal hanya untuk terlihat cantik, tak peduli ini dapat mempengaruhi kesehatan kita. Mulai dari sepatu hak tinggi untuk menunjang fashion atau menyempitkan celana jeans agar terlihat ketat.

Banyak pakaian atau aksesoris yang ternyata memiliki dampak kesehatan yang buruk bagi si pemakainya. Misalnya, pewarna tekstil beracun yang sarat dengan bahan kimia, material kain yang membuat bakteri dan jamur berkembang biak dengan mudah hingga sepatu yang menyakitkan kaki.

Berikut lima pakaian dan akasesoris yang pelan-pelan bisa 'membunuh' Anda, dilansir dari Huffingtonpost, Jumat (16/9/2016).

1. Pakaian yang terlalu ketat

Kita semua pasti memiliki skinny jeans. Celana yang cukup ketat ini telah dikaitkan dengan banyak risiko kesehatan, mulai dari rasa panas di bagian perut, kerusakan testis dan sindrom kompartemen, sebuah kondisi yang dapat mengancam jiwa, di mana adanya tekanan yang menumpuk di bagian otot.

Tapi masalah kesehatan di atas bukan hanya salah celana jeans Anda. Shapewear (jenis pakaian dalam untuk membentuk tubuh) atau pakaian kompresi (pakaian pas badan yang sering digunakan atlet) juga dikaitkan dengan kerusakan saraf.

Jadi sebaiknya, tetaplah bergaya tanpa mengorbankan kesehatan Anda dengan memilih kain yang cukup elastis dan longgar. Jika terasa terlalu ketat, pilih baju atau celana dengan ukuran berbeda atau naik satu ukuran di atasnya. Ingat bahwa pakaian dibuat untuk menyesuaikan bentuk tubuh Anda, bukan sebaliknya. Jika terlalu sempit, jangan memakainya.

2. Material kain yang buat kulit sulit bernapas

Studi terbaru menunjukkan bahwa iritasi kulit (yang dikenal sebagai dermatitis) sering disebabkan oleh kain wol dan kain sintetis. Pertumbuhan jamur berlebih, seperti pada kaki seorang atlet, telah dikaitkan dengan pakaian dan sepatu yang membuat kulitnya sulit bernapas.

Hal ini terjadi karena kelembaban menjadi terjebak di dalam kulit Anda. Ketika Anda panas dan berkeringat, ini menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri dan jamur. Sebaliknya, pilih material kain alami seperti katun yang memungkinkan udara bersirkulasi.

3. Sepatu tidak mendukung dengan baik

Sepatu hak tinggi dapat menyebabkan misalignment dari postur tubuh, yang dapat pada akhirnya menyebabkan kerusakan jangka panjang pada lutut, tulang belakang, dan pinggul. Tidak hanya sepatu hak tinggi, sandal jepit yang Anda kira adalah alas kaki paling nyaman juga telah dikaitkan sakit di sekitar kaki, pergelangan kaki dan sakit lutut.

Dan, menggunakan flat shoes (sepatu datar tanpa hak) yang tidak memiliki kemampuan mendukung kaki dengan baik juga bisa menyebabkan beberapa masalah. Ingin tahu bagaimana untuk cara memilih sepatu berikutnya tanpa merusak tubuh? Pilih sepatu dengan dukungan lengkungan yang baik dan ukuran yang sesuai dengan kaki.

4. Pewarna pakaian sarat bahan kimia berbahaya

Pernahkah Anda berpikir bahwa selama ini sudah menempatkan bahan-bahan kimia beracun dalam tubuh, hanya karena menggunakan t -shirt favorit Anda? Bahan kimia seperti formalin, digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan menghambat kerutan, serta p - Phenylenediamide yang sering ditemukan pada pakaian hitam dan pewarna material kulit, termasuk dalak 14 besar bahan kimia yang ditemukan dalam produk-produk pakaian manufaktur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yang Perlu Perempuan Ketahui Tentang Efek "High Heels"

Yang Perlu Perempuan Ketahui Tentang Efek "High Heels"

Health | Senin, 20 Juli 2015 | 14:45 WIB

Sering Pakai "High Heels"? Waspadai Penyakit Ini

Sering Pakai "High Heels"? Waspadai Penyakit Ini

Health | Selasa, 23 Juni 2015 | 13:07 WIB

Tak Pakai "High Heels" Perempuan Dilarang Hadiri Festival Cannes

Tak Pakai "High Heels" Perempuan Dilarang Hadiri Festival Cannes

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2015 | 20:02 WIB

Banyak Lelaki Gemari Skinny Jeans Perempuan

Banyak Lelaki Gemari Skinny Jeans Perempuan

Lifestyle | Senin, 16 Maret 2015 | 19:16 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×