Studi: Tiap 7 Detik, Satu Gadis Usia di Bawah 15 Tahun Menikah

Arsito Hidayatullah

Selasa, 11 Oktober 2016 | 19:42 WIB
Studi: Tiap 7 Detik, Satu Gadis Usia di Bawah 15 Tahun Menikah
Ilustrasi pengantin usia belia. [Shutterstock]

Suara.com - Pernikahan usia dini sudah lama diketahui menjadi satu masalah yang harus dihadapi pemerintahan berbagai negara. Tak terkecuali di era digital ini, di mana tampaknya angkanya bahkan cenderung memprihatinkan, dengan yang menderita kebanyakan adalah para perempuan belia.

Berdasarkan sebuah hasil studi terbaru dari organisasi Save the Children, dalam hitungan setiap 7 detik di dunia, satu gadis belia berusia di bawah 15 tahun menikah. Ini angka yang luar biasa, karena berarti dalam setiap satu menit setidaknya ada 8 gadis belia yang menikah, dan dalam 24 jam berarti bisa lebih dari 11.000.

Sebagaimana dilansir BBC, tidak disebutkan angka detail dari hasil studi tersebut, namun laporan Save the Children menyebut bahwa banyak gadis yang bahkan baru berusia 10 tahun, dipaksa menikahi lelaki yang jauh lebih tua. Ini terutama terjadi di negara-negara seperti Afghanistan, Yaman, India dan Somalia.

Aspek-aspek seperti konflik, kemiskinan, juga krisis kemanusiaan, tampaknya menjadi faktor-faktor utama yang membuat perempuan-perempuan belia rentan terhadap pernikahan dini. Organisasi itu juga menggarisbawahi bahwa pernikahan dini bisa memicu lingkaran kesulitan di sepanjang bagian hidup gadis yang menikah.

"Pernikahan usia dini memulai lingkaran kesulitan yang membatasi para gadis belia atas hak-hak dasar mereka untuk belajar, berkembang dan menjadi anak-anak," ungkap CEO Save the Children, Helle Thorning-Schmidt.

"Gadis-gadis yang menikah terlalu dini kerap tak bisa lagi bersekolah, dan lebih rawan tertimpa KDRT, juga pelecehan dan perkosaan. Mereka kemudian hamil, serta rentan terkena infeksi menular seksual termasuk HIV," tambahnya.

Laporan yang diberi label "Every Last Girl" itu membuat peringkat negara-negara yang paling menyulitkan bagi anak perempuan. Peringkat didasarkan antara lain pada angka pendidikan, pernikahan dini, kehamilan remaja, kematian saat melahirkan, hingga jumlah perempuan di parlemen.

Chad, Niger, Republik Afrika Tengah, Mali dan Somalia, berada di peringkat terbawah daftar tersebut.

Laporan ini juga mengungkapkan bahwa gadis belia yang berada di wilayah konflik lebih berpotensi menjalani pernikahan dini. Dikatakan bahwa banyak pengungsi memilih menikahkan putri-putri mereka sebagai salah satu jalan melindunginya dari kemiskinan atau eksploitasi seksual.

Organisasi tersebut pun mengangkat contoh salah seorang gadis pengungsi Suriah berusia 13 tahun di Lebanon, yang disebut bernama Sahar --bukan nama sebenarnya. Sahar menikah dengan seorang lelaki berusia 20 tahun, dan kini dia tengah hamil dua bulan.

"Hari pernikahan, saya sempat membayangkan akan jadi hari yang indah. Tapi ternyata tidak. Itu justru penuh penderitaan, penuh dengan kesedihan," ungkap Save the Children mengutip pernyataan gadis belia itu.

"Saya merasa benar-benar diberkahi karena akan memiliki seorang bayi. Tapi saya adalah seorang anak yang akan membesarkan seorang anak," sambung pernyataan Sahar.

Dalam laporan organisasi itu, disebutkan pula bahwa para gadis juga kerap menderita ketika terjadi krisis kemanusiaan seperti wabah Ebola di Sierra Leone. Saat itu, penutupan sekolah-sekolah dilaporkan berujung pada sekitar 14.000 kehamilan remaja.

Badan PBB, Unicef, memperkirakan bahwa jumlah perempuan yang menikah di usia anak-anak akan terus bertambah, dari sekitar 750 juta saat ini menjadi 950 juta pada tahun 2030.

Laporan Save the Children sendiri muncul bertepatan dengan peringatan Hari Gadis Internasional (International Day of the Girl) yang jatuh pada 11 Oktober. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernikahan di Usia 13 Tahun Marak di Sumbar

Pernikahan di Usia 13 Tahun Marak di Sumbar

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 08:20 WIB

BKKBN: Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi

BKKBN: Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi

News | Selasa, 05 April 2016 | 07:25 WIB

Pakistan Gagalkan Pernikahan Gadis 9 Tahun dengan Remaja 14 Tahun

Pakistan Gagalkan Pernikahan Gadis 9 Tahun dengan Remaja 14 Tahun

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 19:53 WIB

Pakistan Gagalkan Pernikahan Gadis 9 Tahun dengan Remaja 14 Tahun

Pakistan Gagalkan Pernikahan Gadis 9 Tahun dengan Remaja 14 Tahun

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 19:53 WIB

Terkini

6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai

6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:59 WIB

Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun

Importa Raih Rekor MURI, Penjualan Lemari Pakaian Besi Tembus 1 Juta dalam 5 Tahun

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 21:56 WIB

6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan

6 Sepeda Gravel Termurah yang Nyaman di Aspal dan Jalan Terjal, Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 20:08 WIB

Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki

Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:22 WIB

10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan

10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:11 WIB

Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini

Tips Belanja Perlengkapan Sekolah agar Lebih Hemat, Orang Tua Bisa Prioritaskan 5 Kebutuhan Ini

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:47 WIB

4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!

4 Sepatu Sekolah Hitam yang Awet Dipakai Setahun Penuh, Murah Anti Jebol!

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:08 WIB

Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri

Lee Jun ho Dukung Kampanye Chosen, Program yang Biarkan Anak Memilih Sponsornya Sendiri

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:23 WIB

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:15 WIB

5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif

5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:01 WIB

×