Srikandi Diver, Mengenal Laut Lebih Dalam

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Sabtu, 03 Desember 2016 | 09:31 WIB
Srikandi Diver, Mengenal Laut Lebih Dalam
Srikandi Diver. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Suara.com - Melestarikan laut dan lingkungan bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Kita bisa memulai dan bertindak dari minat, serta kegemaran masing-masing, agar setiap hal yang dilakukan bisa terasa lebih menyenangkan.

Inilah yang dilakukan oleh sebuah komunitas bernama Srikandi Diver, wadah bagi semua perempuan Indonesia yang menyukai olahraga selam untuk dapat bertemu, belajar, berbagi, dan berkarya bersama.

Meski pada awalnya, menurut Kamalia Rizqi, salah satu Founder Srikandi Diver, komunitas ini dibentuk sebagai tempatnya penyelam perempuan Indonesia untuk berkumpul, tapi melalui komunitas yang didirikan pada Maret 2016 ini, mereka berharap supaya bisa mengajak lebih banyak lagi perempuan melakukan hal positif untuk laut Indonesia.

Karena inilah mereka mengambil nama Srikandi. Menurut cerita pewayangan, Dewi Srikandi merupakan suri teladan para prajurit perempuan di zamannya. Ia bertindak sebagai penanggung jawab keselamatan dan keamanan kesatrian Madukara dengan segala isinya.

Ia sosok perempuan yang kuat, tangguh, dan inspiratif. Sosok Srikandi, kata Kamalia, tak jauh berbeda dengan para penyelam perempuan di Indonesia, yang memiliki ketangguhan dan kuat di lautan, tetapi tetap cantik sesuai kodratnya sebagai seorang perempuan.

"Awalnya, kami berpikir, memutuskan menjadi penyelam itu banyak hal yang harus dipertimbangkan, apalagi untuk perempuan. Dari segi kesehatan, lingkungan, apalagi kalau sudah menikah, punya anak dan sebagainya. Karena inilah kita buat wadahnya, supaya kita bisa belajar bersama," ujar perempuan berhijab ini menjelaskan.

Apalagi, lanjut dia, perempuan sejak dulu memiliki peran yang cukup besar di masyarakat. Perempuan bisa memberikan efek luar biasa terhadap lingkungan. Ketika mereka memiliki pengetahuan yang lebih luas, diharapkan mereka bisa turut serta menginformasikan banyak hal pada orang-orang di sekitar mereka.

Karenya, Srikandi Diver ingin terus memperbaharui ilmu setiap anggota komunitas dengan mengadakan kegiatan yang mereka sebut #DiskusiSrikandi.

Kegiatan ini biasanya dilakukan setiap dua minggu sekali di hari Selasa. Berbagai topik menarik dibahas secara mendalam, seperti Underwater Vandalism, Bisakah Menyelam Saat Menstruasi? Bagaimana Perawatan Kulit Terbakar Setelah Menyelam? Lokasi Favorit Untuk Menyelam, dan masih banyak lagi.

baca juga

"Karena anggota komunitas tersebar di berbagai daerah, #DiskusiSrikandi kita lakukan di Group WhatsApp. Jadi mereka yang sudah daftar melalui form, akan diundang masuk grup. Dalam diskusi ini, kita juga ada moderatornya, supaya diskusi lebih rapi dan terarah. Bahasannya juga seputaran pengetahuan tentang menyelam, pelestarian lingkungan hingga hal-hal ringan seperti perawatan kulit, yang tidak terpikirkan oleh penyelam lelaki," ungkap Kamalia.

Tak hanya itu, Srikandi Diver juga kerap menyebarkan informasi pada banyak orang untuk mengurangi sampah plastik. Dalam waktu dekat, kata Kamalia, Srikandi Diver berencana untuk membuat kampanye tentang kesehatan laut Indonesia, yang dikhususkan untuk anak-anak.

Menurutnya, saat ini, laut Indonesia kondisinya sudah sangat parah. Mereka percaya, informasi yang diberikan sejak dini pada anak-anak, tentu akan lebih tertanam dan membekas hingga mereka dewasa.

Diharapkan, mereka bisa menjadi penerus melakukan berbagai hal yang berkaitan dengan kesehatan kelautan Indonesia, seperti yang Srikandi Diver lakukan.

"Kenapa kita sangat fokus pada kesehatan dan pelestarian laut? Karena kalau laut nggak dilestarikan, beberapa tahun lagi, kita nyelam mau liat apa?," pungkas dia.

Selain kegiatan diskusi, Srikandi Diver juga kerap mengadakan Kopi Darat di daerah masing-masing dengan beragam kegiatan, seperti latihan menyelam dan mengikuti sertifikasi bersama, melakukan trip menyelam, dan pastinya berbagi mengenai dunia penyelaman bagi perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren, Kumpulan Penyandang Tunanetra Ini Dirikan Koperasi

Keren, Kumpulan Penyandang Tunanetra Ini Dirikan Koperasi

Lifestyle | Selasa, 29 November 2016 | 17:10 WIB

Golongan Darah Langka, Anggota Komunitas Ini Sering Disebut Alien

Golongan Darah Langka, Anggota Komunitas Ini Sering Disebut Alien

Lifestyle | Sabtu, 26 November 2016 | 10:50 WIB

Ini Kumpulannya Hijabers "Fashionable"

Ini Kumpulannya Hijabers "Fashionable"

Lifestyle | Minggu, 20 November 2016 | 10:00 WIB

Aliansi Laki-Laki Baru Perjuangkan Keseteraan Gender

Aliansi Laki-Laki Baru Perjuangkan Keseteraan Gender

Lifestyle | Sabtu, 12 November 2016 | 11:31 WIB

Vespa Klasik Hadir dalam Versi Mesin Listrik

Vespa Klasik Hadir dalam Versi Mesin Listrik

Otomotif | Kamis, 10 November 2016 | 07:47 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×