Aliansi Laki-Laki Baru Perjuangkan Keseteraan Gender

Adhitya Himawan, Firsta Nodia

Sabtu, 12 November 2016 | 11:31 WIB
Aliansi Laki-Laki Baru Perjuangkan Keseteraan Gender
Aliansi Laki-Laki Baru. [Facebook]

Selama ini laki-laki dianggap sebagai makhluk yang tangguh dan dominan. Konsep laki-laki seperti ini turut berimbas pada posisi perempuan yang dianggap sebagai kaum lemah.

Pada gilirannya hal ini memunculkan berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilakukan oleh kaum Adam. Saking mengakarnya konsep hirarki antara kaum perempuan dan laki-laki, kasus perkosaan pun meningkat. Perempuan yang dianggap lemah mau tak mau menjadi korban kebiadaban laki-laki.

Tak ingin perempuan terus menjadi korban dari efek budaya patriarki ini, sekelompok laki-laki yang tergabung dalam Aliansi Laki-Laki Baru mengajak kaumnya untuk respek terhadap perempuan. Komunitas yang didirikan sejak 2009 lalu ini menempatkan laki-laki sebagai aktor yang berperan dalam menciptakan keadilan gender.

Nur Hasyim, pendiri Aliansi Laki-Laki Baru mengatakan bahwa ia dan teman-temannya sering bekerja sama dengan organisasi perempuan yang menangani kasus pelecehan, perkosaan, dimana laki-laki sebagai pelakunya.

Melihat bahwa sederet kasus kekerasan yang menimpa perempuan berakar dari laki-laki, Ia pun mendirikan Aliansi Laki-Laki Baru yang memiliki misi untuk menghapuskan kekerasan terhadap perempuan.

"Kami memiliki kegiatan kampanye secara online maupun diskusi langsung yang menargetkan pada laki-laki untuk meluruskan kesalahpahaman mengenai maskulinitas," ujar dia ketika ditemui pada peringatan Hari Ayah di @America, Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Tak hanya itu, Aliansi Laki-Laki Baru juga berupaya mengubah pandangan laki-laki yang telah berumah tangga akan pekerjaan domestik yang selama ini erat dengan perempuan. Hasyim menganggap bahwa mengasuh anak sebenarnya bukan hanya tanggung jawab istri, tapi juga membutuhkan keterlibatan suami agar tumbuh kembang anak optimal.

"Norma di Indonesia menganggap bahwa mengasuh anak adalah urusan perempuan. Kalau ada laki-laki yang menghabiskan waktu sama anak lebih lama dianggap nggak 'cowok banget'. Akibatnya banyak laki-laki yang nggak punya keterampilan mengasuh anak dan gagap saat istri tidak ada karena sakit atau urusan pekerjaan," tambah dia.

Lebih lanjut Ia menuturkan, anak yang mendapatkan pola asuh dari ayahnya secara optimal juga cenderung terhindar dari potensi kenalakan saat beranjak remaja. Hal ini menjadi potensi bagi orangtua untuk memutus mata rantai kekerasan yang dilakukan laki-laki terhadap perempuan.

"Maka konsep bahwa urusan anak bukan urusan laki-laki mesti dirubah. Berikan konsep baru bahwa laki-laki harus ikut andil dalam mengurus anak," lanjut dia.

Dalam mensosialisasikan pesan keseteraaan gender ini, Aliansi Laki-Laki Baru, ujar Hasyim, rutin melakukan sosialisasi ke sekolah dan universitas. Selain itu mereka juga memiliki kelas pelatihan untuk ayah terkait pembagian dalam keluarga.

“Semua orang boleh bergabung dengan komunutas ini, tapi kita berlakukan seleksi khusus bagi mereka yang berminat. Kepedulian pada kesetaraan gender semata juga tidak cukup, karena untuk bergabung di dalam Aliansi Laki-laki Baru, setiap orang harus paham tentang keadilangender. Harus punya cukup ilmu pengetahuan dan empati mengenai hal tersebut," tambah Hasyim.

Jika Anda memiliki visi yang sama untuk memperjuangkan kesetaraan gender, Anda bisa ikuti kegiatan mereka melalui akun media sosial Facebook Aliansi Laki-Laki Baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bersama Kampoeng Hompimpa, Permainan Tradisional Anak Lestari

Bersama Kampoeng Hompimpa, Permainan Tradisional Anak Lestari

Lifestyle | Sabtu, 05 November 2016 | 11:51 WIB

Hidupkan Kembali Cerita Daerah Lewat 'Ayo Dongeng Indonesia'

Hidupkan Kembali Cerita Daerah Lewat 'Ayo Dongeng Indonesia'

Lifestyle | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 13:09 WIB

Masih  Buang Sampah Sembarang, Malu dengan Komunitas Ini

Masih Buang Sampah Sembarang, Malu dengan Komunitas Ini

Lifestyle | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 12:08 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×