Sopan Santun dalam Hubungan Kini Semakin Hilang?

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Senin, 09 Januari 2017 | 20:11 WIB
Sopan Santun dalam Hubungan Kini Semakin Hilang?
Ilustrasi pasangan bertengkar. [Shutterstock]

Suara.com - Definisi sopan santun dan keramahan nampaknya terus bergeser seiring dengan perubahan zaman. Padahal, hal ini memiliki peran yang penting dalam hubungan sesama manusia, khususnya dalam hubungan percintaan.

Pernahkah Anda membayangkan, bagaimana jika hal tersebut tak ada lagi di dalam hubungan? Apakah Anda akan tahan dengan pasangan yang sering bersikap kasar dan harus hidup bersamanya sepanjang waktu?

Menurut statistik, tingkat sopan santun dalam populasi manusia saat ini sudah semakin menurun. Ini tentu sangatlah memprihatinkan. Dan, kita mungkin akan berpikir, apakah ini bisa menjadi salah satu alasan di balik tingkat perceraian yang semakin tinggi saat ini.

Apakah benar, sopan satun dan keramahan antara manusia, khususnya pasangan sudah semakin hilang saat ini? Baca terus untuk mengetahuinya, seperti yang dilansir Boldsky.

Fakta 1

Hampir 90 persen pasangan saat ini, diketahui menggunakan bahasa kasar selama mereka berargumen. 50 tahun yang lalu, persentase ini hanya 21 persen!

Fakta 2

Sebuah survei mengatakan bahwa setidaknya 76 persen lelaki dan perempuan muda saat ini memiliki sifat dan sikap yang kasar, dibandingkan dengan orang-orang dari usia yang sama 50 tahun yang lalu.

Fakta 3

baca juga

Dalam dua dekade terakhir, penggambaran kekerasan dan pelecehan antara pasangan di layar televisi dilaporkan meningkat sebesar 250 persen.

Fakta 4

Setidaknya 25 persen dari kecelakaan di jalan dan insiden mengemudi sembrono, dilaporkan terjadi setelah pertengkaran domestik dengan pasangan.

Fakta 5

Dalam dekade terakhir, pasangan yang bertengkar atau berpisah di penerbangan meningkat sebesar 55 persen.

Fakta 6

Dalam lima tahun terakhir, pasangan yang bertengkar dan memohon di depan umum telah meningkat sebesar 79 persen!

Fakta 7

Beberapa psikolog juga mengklaim bahwa beberapa selebriti dan tokoh masyarakat yang kasar dan berhasil dalam hidup mereka justru bertindak sebagai contoh yang dianggap bagus dalam masyarakat.

Alasan 8

Menurut penelitian, alasan lain di balik kenaikan tingkat kekasaran dan kesombongan dalam hubungan manusia, menjadi semakin tinggi karena tingkat narsisme yang meningkat di masyarakat dunia saat ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marah dengan Pasangan Tapi Tak Bisa Diungkapkan? Coba Lakukan Ini

Marah dengan Pasangan Tapi Tak Bisa Diungkapkan? Coba Lakukan Ini

Lifestyle | Senin, 09 Januari 2017 | 10:18 WIB

Lelaki Jepang  Ini Ogah Berbicara dengan Istrinya Selama 20 Tahun

Lelaki Jepang Ini Ogah Berbicara dengan Istrinya Selama 20 Tahun

Lifestyle | Rabu, 04 Januari 2017 | 08:35 WIB

Lima Kesalahan Besar dalam Hubungan yang Harus Dihindari di 2017

Lima Kesalahan Besar dalam Hubungan yang Harus Dihindari di 2017

Lifestyle | Senin, 02 Januari 2017 | 19:02 WIB

Ingin Lepas Status "Jomblo" Saat Tahun Baru 2017? Ini Tipsnya

Ingin Lepas Status "Jomblo" Saat Tahun Baru 2017? Ini Tipsnya

Lifestyle | Senin, 26 Desember 2016 | 20:26 WIB

Empat Harapan Tidak Realistis Lelaki terhadap Pasangannya

Empat Harapan Tidak Realistis Lelaki terhadap Pasangannya

Lifestyle | Kamis, 22 Desember 2016 | 11:59 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×