Mengintip Terminal Baru Depati Amir dan Gairah Wisata Babel

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:18 WIB
Mengintip Terminal Baru Depati Amir dan Gairah Wisata Babel
Bandara pati Amir, Pangkalpinang. (dok Kemenpar)

Kebanyakan atraksinya berbasis pada nature atau alam, seperti Danau Biru, Pantai Tanjung Tinggi, Pantai Tanjung Kelayang, Desa Wisata Terong, Museum Tanjung Pandan, Bukit Pangkuan di Kecamatan Kelapa Kampit, Pantai Burung Mandi Kecamatan Damar, Museum Kata Kecamatan Gantung, dan Pantai Punai di Kecamatan Simpang Pesak.

Sementara itu Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S Thaib sempat memverifikasi Geopark Belitong pada tanggal 26 – 29 Desember 2016.

Batuan granit besar, batuan bertekstur porfiritik, mineral kuarsa, ortoklas, plagioklas, biotit, dan hornblende beraneka warna hingga batuan beku yang mempunyai kristal kristal kasar yang tersebar merata di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur, banyak dipuji Profesor geologi asal Perancis itu.

“Alhamdulillah Geopark Belitung direspon positif Assesor Geopark Global Network (GGN) UNESCO, Guy Martini. Kerja tim yang cepat, keragaman dan keindahan geopark Belitung banyak dipuji Martini,” kata dia.

Dia pun sangat optimistis Indonesia bisa segera mendorong Geopark Belitong ke level dunia. Martini menilai progresnya sudah on the track. Prediksinya, dalam kurun waktu 1- 2 tahun Geopark Belitong sudah bisa mendapatkan status sebagai geopark nasional, setelah itu bisa didorong ke level dunia.

Pujian sama juga ikut dilontarkan Ketua Tim Geopark ITB 81, Diah Herawati. Dia mengaku merasa bahagia sekaligus terkejut karena dalam kurun waktu hanya empat bulan tim Geopark Belitong sudah bisa running.

“Biasanya daerah lain lebih dari 4 bulan, bertahun-tahun malah belum kemana-mana minimal bergeraknya baru 2 -3 tahun. Tapi tim Geopark Belitong beda. Timnya kompak dari Barat ke Timur. Semua mendukung, Pemda mendukung, komunitas mendukung. Ini cukup mengagetkan saya dan beliau (Martini, red),” kata Diah.

Meski begitu, Diah menyatakan masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dikerjakan. Salah satunya ada menggerakkan komunitas-komunitas untuk membangun wisata mandiri. “Ayo komunitas di Belitung Timur lebih bergerak lagi. Kalau di Belitung kan sudah banyak pariwisata yang dibuat dari komunitas, di Belitung Timur harus lebih digerakkan lagi. Desa-desa dan komunitas harus membangun pariwisata mandiri,” ujarnya.

Ajakan Diah tadi memang sangat beralasan. Status geopark dari sebuah kawasan geologi sangat berpotensi meningkatkan daya tarik suatu destinasi wisata. Geopark juga bisa menjadi penggerak ekonomi paling cepat ketimbang sektor-sektor lain. Contoh riilnya sudah banyak. Tiongkok misalnya. Dari pendapatan wisata sekitar 6 miliar dollar AS atau Rp 80 triliun, sekitar 62 persen di antaranya atau mencapai Rp 49 miliar, disumbangkan dari pengelolaan 33 kawasan geopark dunia.

Di Indonesia, manfaat ekonomi juga sudah dirasakan kawasan Pegunungan Sewu Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada 2011, Pendapatan Asli Daerah yang dihasilkan dari sejumlah destinasi wisata karst di lokasi tersebut baru sekitar Rp 800 juta. Namun, setelah ditetapkan sebagai kawasan geopark global dunia, pendapatan aslinya meningkat menjadi Rp 22,5 miliar.

Dan kebetulan, prosentase wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia karena faktor alam (nature) lumayan tinggi. Angkanya menembus 35 persen. Potensi alam sebesar 35 persen tadi kemudian dikembangkan sebagai wisata bahari (marine tourism), wisata ekologi (ecotourism) 45 persen, dan wisata petualangan (adventure tourism) 20 persen. “Di dalamnya termasuk geopark,” kata Diah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara Siapkan Dana untuk Traveling

Begini Cara Siapkan Dana untuk Traveling

Lifestyle | Selasa, 10 Januari 2017 | 09:08 WIB

November 2016, Kunjungan Turis Asing Capai 1 Juta

November 2016, Kunjungan Turis Asing Capai 1 Juta

Bisnis | Selasa, 03 Januari 2017 | 23:34 WIB

7 Aplikasi Ini Bikin Travelling Anda Makin Cihuy

7 Aplikasi Ini Bikin Travelling Anda Makin Cihuy

Tekno | Selasa, 20 Desember 2016 | 14:39 WIB

5 Alasan Solo Traveling Cocok Bagi Perempuan Alami Putus Cinta

5 Alasan Solo Traveling Cocok Bagi Perempuan Alami Putus Cinta

Lifestyle | Jum'at, 09 Desember 2016 | 09:16 WIB

Oktober 2016, Turis Asing Datang Sebanyak 1,04 Juta Kunjungan

Oktober 2016, Turis Asing Datang Sebanyak 1,04 Juta Kunjungan

Bisnis | Sabtu, 03 Desember 2016 | 00:04 WIB

Pegipegi Sasar Peningkatan Transaksi 200 Persen pada 2017

Pegipegi Sasar Peningkatan Transaksi 200 Persen pada 2017

Press Release | Kamis, 24 November 2016 | 09:48 WIB

"Festifal Jalan Jalan" Tawarkan Liburan Super Hemat

"Festifal Jalan Jalan" Tawarkan Liburan Super Hemat

Lifestyle | Selasa, 22 November 2016 | 15:15 WIB

Genjot Pariwisata, Angkasa Pura II Tambah Rute Internasional

Genjot Pariwisata, Angkasa Pura II Tambah Rute Internasional

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 14:18 WIB

Liburan Pertama ke Luar Negeri? Lakukan 15 Tips Ini

Liburan Pertama ke Luar Negeri? Lakukan 15 Tips Ini

Lifestyle | Selasa, 15 November 2016 | 11:41 WIB

Solo Travelling Bakal Ngetren di 2017

Solo Travelling Bakal Ngetren di 2017

Lifestyle | Rabu, 09 November 2016 | 09:37 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×