Alasan Kesehatan, Prancis Beri Aturan Ketat pada Industri Model

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Selasa, 09 Mei 2017 | 21:46 WIB
Alasan Kesehatan, Prancis Beri Aturan Ketat pada Industri Model
Ilustrasi model. (Shutterstock)

Suara.com - Pada 2015, Prancis mengeluarkan undang-undang yang melarang para model memiliki tubuh yang terlalu kurus. Dua tahun kemudian (2017), undang-undang tersebut akhirnya mulai berlaku dan memiliki beberapa konsesi tambahan.

Model fesyen di Prancis sekarang diwajibkan mencantumkan sertifikat dari dokter untuk membuktikan bahwa mereka sehat. BBC melaporkan bahwa akan ada Body Mass Index (BMI) model khusus untuk mereka.

Di mana, ada ukuran lemak tubuh tersendiri berdasarkan tinggi dan berat badan mereka. Ini bahkan bukan lagi menjadi penentu satu-satunya untuk kesehatan model, setelah demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh para industri mode.

Agensi yang mengizinkan model bekerja tanpa sertifikat kesehatan akan dikenakan denda hampir 82.000 dolar AS dan mendapatkan hukuman enam bulan penjara.

Selain itu, semua foto yang memperlihatkan gambar model secara digital harus diberi label "retouched photograph" atau "foto yang diubah". Menurut BBC, peraturan ini akan berjalan pada 1 Oktober 2017.

Perundang-undangan tersebut dimaksudkan untuk menghindari promosi gagasan kecantikan yang tidak tepat dan mencegah anoreksia pada kaum muda, menurut sebuah pernyataan dari menteri kesehatan Prancis.

"Mengekspos kaum muda terhadap citra tubuh yang normatif dan tidak realistis, akan mengarah pada perasaan depresiasi diri dan harga diri yang rendah. Ini dapat mempengaruhi perilaku terkait masalah kesehatan," ujar Marisol Touraine, menteri urusan sosial dan kesehatan Prancis dilansir Huffington Post.

Spanyol dan Italia juga mengeluarkan undang-undang serupa mengenai model kurus pada 2006, ketika kedua negara tersebut melarang model super kurus berjalan di catwalk berdasarkan BMI mereka.

Pada 2012, Israel melarang model super kurus tanpa sertifikat kesehatan, mereka harus membuktikan bahwa mereka memiliki BMI lebih dari 18,5 (ukuran di bawah 18,5 menurut WHO dianggap memiliki berat badan terlalu rendah).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Telanjang di Gunung Keramat, Model Cantik Ini Picu Amarah Warga

Telanjang di Gunung Keramat, Model Cantik Ini Picu Amarah Warga

News | Kamis, 04 Mei 2017 | 19:39 WIB

Model Seksi Ini Lelang Keperawanannya, Ditawar Sampai Rp28 Miliar

Model Seksi Ini Lelang Keperawanannya, Ditawar Sampai Rp28 Miliar

Lifestyle | Rabu, 26 April 2017 | 19:40 WIB

Untuk Lelaki, Ini Bukti Rambut Undercut Bikin Anda Lebih Ganteng!

Untuk Lelaki, Ini Bukti Rambut Undercut Bikin Anda Lebih Ganteng!

Lifestyle | Kamis, 13 April 2017 | 19:20 WIB

Terkini

Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri

Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:15 WIB

Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?

Standar Tinggi untuk Dosen: Sudah Siapkah Sistem Kita di Lapangan?

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:15 WIB

2 Maskara Dazzle Me Wudhu Friendly, Mudah Dihapus Tapi Anti Luntur Cuma Rp30 Ribuan

2 Maskara Dazzle Me Wudhu Friendly, Mudah Dihapus Tapi Anti Luntur Cuma Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:15 WIB

Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif

Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif

Sumut | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:14 WIB

Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual

Tetangga Manfaatkan Kedekatan, Siswi SMP di Pangandaran Jadi Korban Kekerasan Seksual

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:13 WIB

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:13 WIB

Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH

Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:11 WIB

Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia

Sampah Bandung Disulap Jadi Hidrogen, Pertamina Siapkan Model Energi Masa Depan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:08 WIB

Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi

Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rupiah Menguat Meski Tertahan di Level Rp18.000, Terkuat Kedua di Asia Tenggara

Rupiah Menguat Meski Tertahan di Level Rp18.000, Terkuat Kedua di Asia Tenggara

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:05 WIB

×