Pesona Tenun Tanimbar Menghiptonis Hingga ke Tokyo

Ririn Indriani

Rabu, 17 Mei 2017 | 15:08 WIB
Pesona Tenun Tanimbar Menghiptonis Hingga ke Tokyo
Wignyo menghadirkan Tenun Tanimbar dalam koleksi rancangan yang terinspirasi pakaian tradisional Jepang, seperti kimono, hakama, dan obi bertema 'Metamorphoseast'.

Suara.com - Tanimbar atau yang sekarang dikenal sebagai Kabupaten Maluku Tenggara Barat memiliki kain tradisional tenun ikat. Motif dan warna tenun Tanimbar cukup beragam. Mayoritas berciri garis yang diselingi dengan corak yang umumnya diadaptasi dari alam dan aktivitas sekitarnya.

Tenun ikat Tanimbar dihasilkan oleh para pengrajin tenun perempuan yang berusia tak muda lagi, dengan jumlah penenun yang semakin sedikit. Aktivitas menenun semakin banyak ditinggalkan seiring dengan anggapan bahwa tenun ikat tak lagi memberikan peluang ekonomi yang menjanjikan.

Kondisi inilah yang membuat tenun Tanimbar terbilang kurang dikenal secara luas dibandingkan dengan tenun ikat dari daerah lain.

Beranjak dari kondisi tersebut, INPEX, perusahaan minyak dan gas Jepang yang beraktivitas di Tanimbar, tergerak membangkitkan kembali tradisi setempat melalui program investasi sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR)-nya. Menggandeng desainer Wignyo Rahadi, perusahaan ini berupaya melakukan revitalisasi terhadap tenun Tanimbar.

“Pelatihan pengembangan tenun Tanimbar ditujukan untuk melestarikan kearifan lokal tersebut agar punya daya pakai dan daya jual lebih tinggi sehingga dapat mengikuti dinamika era yang semakin modern dan dikenal secara luas,” papar Wignyo Rahadi, desainer dan owner brand Tenun Gaya.

Sejak 2015, pendampingan terhadap para perempuan pengrajin tenun di Tanimbar dilakukan untuk mengembangkan tenun Tanimbar yang semula tampak kaku, terasa berat, dan warna yang rentan luntur menjadi lebih ringan, lembut, dan tidak luntur.

Dengan terobosan tersebut tenun Tanimbar terasa lebih nyaman dikenakan, tanpa meninggalkan motif tradisi yang menjadi identitasnya. "Dengan begitu tenun Tanimbar yang awalnya hanya dibuat dan dipasarkan dalam bentuk kain sarung, kini menjadi kain tenun yang siap digunakan sebagai ragam produk fesyen," imbuh Wignyo.

Program pengembangan tenun Tanimbar yang dilakukan saat ini dalam program CSR INPEX antara lain pelatihan pewarnaan, penggunaan benang dengan kualitas lebih baik, penerapan teknik tenun dengan alat tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) untuk melengkapi alat tenun gedogan, dan eksplorasi desain motif.

baca juga

Seperti dalam hal warna, tenun Tanimbar yang awalnya hanya terpaku pada warna gelap seperti coklat, hitam, merah, dan biru tua, kini dikembangkan dengan pilihan warna terang.

Program pengembangan tenun yang telah dilakukan oleh INPEX bersama desainer Wignyo Rahadi telah menjadi inspirasi bagi pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat, khususnya Kepala Dinas Koperasi dan UKM Elizabeth Werembinan. Mereka melanjutkan pelatihan melalui program TOT dengan mengirimkan enam pengrajin tenun Tanimbar untuk belajar tenun ATBM selama dua bulan di workshop Tenun Gaya di Sukabumi, Jawa Barat.

Pembinaan secara berkelanjutan tersebut mampu meningkatkan kreativitas dan kompetensi penenun di Tanimbar. Hasil pengembangan tenun Tanimbar pun telah dilirik oleh kalangan desainer untuk diaplikasikan dalam bentuk ready to wear. Bahkan motif tenun Tanimbar pun telah terpilih sebagai salah satu busana seragam yang digunakan oleh Presiden Jokowi dan jajaran kabinetnya.

Tak hanya sampai di situ, Wignyo juga mempersembahkan tenun Tanimbar dalam koleksi rancangan yang terinspirasi pakaian tradisional Jepang, seperti kimono, hakama, dan obi, dengan tema “Metamorphoseast”.

Rancangan tersebut menggunakan material tenun Tanimbar hasil pengembangan yang mengangkat motif Ulerati dan untuk pertama kalinya ditampilkan di panggung internasional melalui fashion show di Tokyo, Kamis (6/4/2017).

Fashion show dengan mengangkat tenun Tanimbar ini, kata dia, merupakan hasil kolaborasi Pemda MTB, Tenun Gaya (Wignyo Rahadi), KBRI Tokyo, dan INPEX untuk mempromosikan tenun tradisi masyarakat Tanimbar ke khalayak dunia dan Jepang khususnya.

"Oleh karenanya, saya menampilkan koleksi yang memadukan motif Ulerati dari Tanimbar dengan gaya pakaian tradisional Jepang dalam fashion show ini,” imbuh Wignyo.

Acara fashion show ini sukses dihadiri sekitar 100 orang dari komunitas Jepang, diplomat dari negara-negara sahabat lainnya, dan komunitas Indonesia di Tokyo. Mereka bergerak di bidang tekstil, fashion, budaya, dan pariwisata, serta ingin mengetahui tentang budaya tenun Tanimbar.

Motif Ulerati yang bermakna ulat kecil, selain memiliki karakter yang kuat, juga mengandung filosofi kecintaan masyarakat Tanimbar terhadap lingkungan hidup dan apresiasi terhadap metamorfosa yang dialami oleh ulat sebagai bagian dari proses alami kehidupan.

Motif ini berupa barisan ulat-ulat kecil menyerupai garis panjang yang menerapkan teknik pengerjaan terbilang sulit dan membutuhkan waktu cukup lama. Tenun Tanimbar hasil pengembangan tersebut terbuat dari bahan katun dan sutera dalam dominasi warna biru yang dikombinasikan dengan warna perak dan abu-abu yang elegan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Senyum" Hadirkan Kuliner, Kreasi Seni dan Fesyen Indonesia

"Senyum" Hadirkan Kuliner, Kreasi Seni dan Fesyen Indonesia

Lifestyle | Senin, 15 Mei 2017 | 16:01 WIB

Cantiknya Wastra Khas Palembang

Cantiknya Wastra Khas Palembang

Video | Kamis, 06 April 2017 | 14:19 WIB

Cerita Lembata, Reka Ulang dari Tenun Lembata

Cerita Lembata, Reka Ulang dari Tenun Lembata

Lifestyle | Minggu, 20 Maret 2016 | 14:58 WIB

Terkini

Endus Kekuatan Senyap di Demo 27 Agustus, Aktivis 98 Tuding Ada Operasi Daur Ulang Kerusuhan

Endus Kekuatan Senyap di Demo 27 Agustus, Aktivis 98 Tuding Ada Operasi Daur Ulang Kerusuhan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Terungkap! Ini Perbedaan Jersi Persib Musim 2026/2027 yang Wajib Diketahui Bobotoh

Terungkap! Ini Perbedaan Jersi Persib Musim 2026/2027 yang Wajib Diketahui Bobotoh

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Iran dan Oman Bikin Jalur Pelayaran Transit Sementara saat Blokade Selat Hormuz

Iran dan Oman Bikin Jalur Pelayaran Transit Sementara saat Blokade Selat Hormuz

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:02 WIB

IHSG Kebakaran! Ambruk 1,48 Persen, Saham Konglomerasi Jadi Beban

IHSG Kebakaran! Ambruk 1,48 Persen, Saham Konglomerasi Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Syarat Utama Menjadi Orang Tua Adalah Menyembuhkan Diri Sendiri

Syarat Utama Menjadi Orang Tua Adalah Menyembuhkan Diri Sendiri

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ongkos Swadaya! 5 Bus Massa dari Pati Berangkat ke Jakarta untuk Demo di DPR

Ongkos Swadaya! 5 Bus Massa dari Pati Berangkat ke Jakarta untuk Demo di DPR

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ikan Kiamat Muncul di Lombok Usai Gempa NTT, Pakar Singgung Dampak Perubahan Iklim

Ikan Kiamat Muncul di Lombok Usai Gempa NTT, Pakar Singgung Dampak Perubahan Iklim

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Wacana Pemilu Dipercepat Dinilai Berlebihan, Pengamat Sebut Cuma Psywar Elite

Wacana Pemilu Dipercepat Dinilai Berlebihan, Pengamat Sebut Cuma Psywar Elite

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat

Dikontrak 5 Tahun Manchester United, Carlos Baleba Resmi Kenakan Nomor Keramat

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:53 WIB

×