Jomblo? Jangan Sedih, Kencan Offair Aja Bareng Grup Ini

Chaerunnisa

Rabu, 17 Mei 2017 | 19:10 WIB
Jomblo? Jangan Sedih, Kencan Offair Aja Bareng Grup Ini
Setipe.com dan Lunch Actually Group menjawab kebutuhan jomblo (Nisa)

Suara.com - Lunch Actually Group dan Setipe.com merayakan resepsi pernikahan mereka hari ini, setelah resmi diumumkan di awal bulan yang sama. Kerja sama ini direalisasikan setelah 'berkencan' selama setahun lebih, dibangun dengan landasan komitmen membantu para lajang menemukan dan merealisasikan ekspektasi atas diri pasangan, sehingga kualitas hidup yang lebih baik dapat diwujudkan.

Komitmen tersebut juga didasari studi Grant and Glueck Study yang dilakukan Harvard selama lebih dari 80 tahun. Bahwa kualitas relasi, baik dengan teman, sahabat, keluarga maupun pasangan hidup, merupakan faktor terpenting dan paling berpengaruh dalam kehidupan seseorang. Kualitas hubungan ini yang menjadi faktor penting dalam menentukan kesehatan fisik dan psikologis seorang individu.

Fakta lain juga muncul. Belum menemukan pasangan yang tepat selalu menjadi alasan banyak orang di kota-kota besar memilih tetap melajang.

Berdasarkan studi yang dilakukan Lunch Actually Group (2015), beberapa alasan yang dipilih oleh responden yang masih lajang, di antaranya sibuk dengan kehidupan pekerjaan, membuat susah mendapatkan orang yang diinginkan.

"Ini yang menjadi alasan Lunch Actually Group bekerja sama dengan Setipe.com. Kami sangat ingin membantu para lajang di Indonesia bukan hanya sebatas menemukan pasangan yang tepat, tapi juga mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik lagi pada jangka panjang," ungkap Violet Lim, CEO Lunch Actually Group.

Lunch Actually Group, premium dating service terbesar dan terdepan di Asia selama 13 tahun, didirikan oleh Violet, yang juga menjadi orang Asia pertama yang mendapat sertifikat resmi dari Matchmaking Institute New York.

Atas dasar rasa rindu dan komitmen membantu para lajang menghemat waktu dan usaha dalam mencari pasangan, biro jodoh offline Lunch Actually terlebih lagi hanya mempertemukan mereka yang benar-benar serius dan cocok.

Misi tersebut dimiliki juga Setipe.com, kemudian memunculkan chemistry di antara keduanya. Setipe.com yang merupakan online dating lokal yang diluncurkan pada tahun 2014, sudah berhasil menikahkan lebih dari 200 pasangan di Indonesia. Peran 'mak comblang' di sini berupa sistem algoritma, yang hanya memperkenalkan anggota jika memiliki nilai kecocokan tinggi berdasarkan tes untuk mengenali kepribadian mereka.

"Kami memiliki komitmen serta visi dan misi yang seirama. Inilah alasan utama yang membuat kami memutuskan untuk melangkah bersama dengan tujuan membantu para lajang untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik melalui hubungan percintaan yang baik dan sehat," ujar Violet.

Memadukan layanan kencan online dan offline, Lunch Actually Group dan Setipe.com yakin ini menjadi jawaban bagi para lajang di Indonesia yang mencari pasangan serius. Metode ini menggabungkan cara 'konvensional' secara modern, di mana kriteria yang diinginkan dapat diterjemahkan dengan sangat personal, dan alat algoritma yang memperhitungkan kecocokan dapat membantu mempercepat prosesnya.

"Ini sesuai dengan karakter lajang Indonesia yang masih lekat dengan budaya Timur, namun sudah mengadopsi tren modern lewat digital," jelas Razi Thalib, Founder dan CEO Setipe.com.

Lebih lanjut, Country Head Lunch Actually Indonesia itu memaparkan, dengan pengalaman dan reputasi Lunch Actually Group dan Setipe.com yang telah sukses menjodohkan banyak anggota hingga ke pernikahan, dia optimis kerjasama keduanya dapat lebih mempunyai nilai tambah bagi para lajang dalam menemukan pasangan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Apalagi, kecocokan antar dua pribadi dalam satu hubungan adalah awal yang sangat menentukan semuanya. Menurutnya terpenuhinya kebutuhan serta ekspektasi seseorang dalam mencari pasangan menjadi landasan penting untuk membangun sebuah hubungan.

"Hubungan yang sehat untuk jangka waktu yang panjang dapat terwujud jika ada kecocokan satu sama lain. Namun terkadang untuk beberapa orang masih sulit menentukan apa yang menjadi kebutuhan dan apa keinginan mereka. Untuk itulah layanan kencan ini hadir, agar para lajang lebih membuka diri dan lebih mengenal diri mereka sendiri dalam mencari pasangan," tutup Razi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambut Ramadan, GIGI Rilis Album Religi ke-9

Sambut Ramadan, GIGI Rilis Album Religi ke-9

Entertainment | Senin, 15 Mei 2017 | 20:23 WIB

Anggota Grup WhatsApp Hina Perdana Menteri, Admin Ditangkap

Anggota Grup WhatsApp Hina Perdana Menteri, Admin Ditangkap

Tekno | Jum'at, 05 Mei 2017 | 19:35 WIB

Kartu Jakarta Jomblo, Ahok: Orang DKI Bahagia Jomblo, Kok

Kartu Jakarta Jomblo, Ahok: Orang DKI Bahagia Jomblo, Kok

News | Rabu, 03 Mei 2017 | 11:50 WIB

Hanung Bramantyo Remake "Jomblo", Lebih Metropolis

Hanung Bramantyo Remake "Jomblo", Lebih Metropolis

Entertainment | Kamis, 16 Maret 2017 | 21:55 WIB

Begini Beda Jomblo dan yang Nikah Kalau Kena Stroke

Begini Beda Jomblo dan yang Nikah Kalau Kena Stroke

News | Kamis, 15 Desember 2016 | 10:53 WIB

Lima Mitos dan Fakta Tentang Lelaki Lajang di Usia 40 Tahun

Lima Mitos dan Fakta Tentang Lelaki Lajang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 20 Oktober 2016 | 11:41 WIB

Tips Menjelajah Internet Tanpa Koneksi Internet

Tips Menjelajah Internet Tanpa Koneksi Internet

Tekno | Jum'at, 27 Mei 2016 | 15:28 WIB

Mengapa Jomblo di Malam Natal Itu Menakjubkan?

Mengapa Jomblo di Malam Natal Itu Menakjubkan?

Lifestyle | Senin, 21 Desember 2015 | 12:56 WIB

Terkini

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

×