Driver Ojek Online Rela Antre Berjam-jam demi Kopi Susu Tetangga

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Sabtu, 20 Mei 2017 | 10:00 WIB
Driver Ojek Online Rela Antre Berjam-jam demi Kopi Susu Tetangga
Tuku Kopi (Suara.com/Firsta)

Suara.com - Toko Kopi Tuku belakangan menjadi buah bibir di kalangan penikmat kopi Ibu Kota. Harganya yang murah dengan rasa unik menjadi alasan viralnya gerai kopi ini di media sosial.

Untuk memenuhi rasa penasaran, Suara.com mendatangi cabang Toko Kopi Tuku di Pasar Santa.

Jam baru menunjukkan pukul 10.00 WIB, namun antrean driver ojek online sudah mengular. Kurang lebih 50 driver rela berpanas-panasan demi memuaskan keinginan warga Jakarta menikmati segelas minuman khas Kopi Tuku.

Semakin siang, jumlah driver ojek online yang datang semakin banyak. Mereka berpeluh keringat, namun berusaha gembira dan saling melontarkan celotehan ke sesama driver.

"Ini tiap hari memang antre, Mbak. Banyak yang tanya Toko Kopi Tuku di sebelah mana, saya bilang saja yang banyak antrean Gojeknya," ujar salah seorang petugas keamanan di Pasar Santa, ketika ditemui Suara.com.

Namun, jangan buru-buru mengerenyitkan dahi melihat antrean driver ojek online yang mengular. Bagi pengunjung non-Gojek, diberikan jalur khusus, sehingga tak perlu lama mengantre.


Ada beberapa menu minuman dijajakan Toko Kopi Tuku, antara lain Kopi Hitam Tetangga, Kopi Susu Tetangga, Espresso, Cappuccino, Latte, Peppermint Mocha, dan Caramel Macchiato dengan pilihan panas atau dingin yang dibanderol mulai Rp18-34 ribu.

"Tapi yang paling favorit Es Kopi Susu Tetangga, Mbak, Rp18 ribu saja," ujar Ryan, salah satu staf Toko Kopi Tuku.

Ada pula beberapa camilan seperti Banana cake, Carrot Cake, Tahu Scotel, dan Onigiri yang dibanderol Rp5-15 ribu. Setelah memesan, kami pun dipersilakan menunggu kembali selama 15 menit, hingga pesanan selesai dibuat.

Toko Kopi Tuku yang berlokasi di Pasar Santa memang hanya dikhususkan untuk pembelian 'take away'. Tak seperti di cabang Cipete yang menyediakan tempat duduk bagi pelanggan menikmati minuman atau camilan.

Ryan menyebut, penjualan minuman di Toko Kopi Tuku cabang Pasar Santa bisa mencapai lebih dari 800 gelas sehari. Tentu saja, pesanan terbanyak didominasi pelanggan yang menggunakan layanan Gojek.

"Kita juga ada jam operasional sendiri untuk pembelian via Gojek. Ada batasan pembelian juga sehingga aman sampai tujuan," ungkap dia.

Jam operasional untuk pembelian via layanan ojek online dimulai pukul 09.00-15.00 WIB, kemudian dilanjutkan pukul 17.00-19.00 WIB. Sedangkan jam operasional Toko Kopi Tuku dibuka pukul 07.00-20.00 WIB.

Salah seorang driver ojek online yang ditemui Suara.com, Supri, menyebut bisa menghabiskan waktu satu jam untuk memesan minuman di Toko Kopi Tuku ini. Belum waktu untuk mengantarkannya ke daerah tujuan.



"Kalau dipikir-pikir, enakan ambil penumpang. Sejam bisa dua kali order. Ini sejam cuma satu pesanan," ujar Supri.

Lokasi tujuan pemesan pun tak tanggung-tanggung. Dia pernah mengantarkan pesanan di Toko Kopi Tuku ke daerah Pluit, Jakarta Utara, hingga Depok.

Meski butuh pengorbanan, tak semua pelanggan Supri memberikan tip sebagai rasa terima kasih. Namun, dia tetap mau menerima pesanan pelanggan di gerai ini.

"Ya, orang kan beda-beda Mbak. Ada yang ngasih tip, ada yang nggak mau tahu antreannya kayak apa. Saya selalu kasih foto ke customer via WA, ini antrean panjang mau ditunggu apa enggak, ada juga customer yang bilang tunggu aja dan mau kasih uang lebih," imbuhnya.

Di balik antrean para driver ojek online, ada pula beberapa pembeli yang mendatangi sendiri gerai ini. Stefani, salah seorang pengunjung Toko Kopi Tuku menyempatkan diri untuk mampir ke Pasar Santa demi mencicipi minuman yang fotonya lalu lalang di media sosialnya.

"Penasaran karena sering lihat posting-an Food Bloger tentang kopi tuku. Dan kebetulan lagi di sekitaran Santa, jadi mampir saja buat beli," akunya.

Melihat antrean yang bikin heboh, bagaimana cita rasa es kopi susu tetangga yang menjadi favorit Toko Kopi Tuku?

Setelah mencicipinya, secara pribadi, paduan brown sugar alias gula aren meninggalkan cita rasa unik yang tak didapat gerai kopi manapun. Sesuai namanya, rasa susu lebih mendominasi minuman ini, sesekali semburat asam kopi menyembul, namun tak cukup kuat.

Dengan harga Rp18 ribu, minuman satu ini bisa jadi alternatif ngopi yang murah meriah dibandingkan gerai kopi mainstream di luaran sana.

Bagaimana, tertarik mencicipi es kopi Susu Tetangga?

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nikmatnya, Saat Kopi & Sejarah Menyatu!

Nikmatnya, Saat Kopi & Sejarah Menyatu!

Video | Jum'at, 05 Mei 2017 | 07:23 WIB

Studi: Ngopi Minimal 3 Kali Sehari Kurangi Risiko Kanker Prostat

Studi: Ngopi Minimal 3 Kali Sehari Kurangi Risiko Kanker Prostat

Health | Jum'at, 28 April 2017 | 14:11 WIB

Gara-gara Main Film Ini, Julie Estelle Keranjingan Kopi

Gara-gara Main Film Ini, Julie Estelle Keranjingan Kopi

Entertainment | Jum'at, 28 April 2017 | 09:00 WIB

Ini Kopi, Bukan Air Mineral, Percaya Nggak?

Ini Kopi, Bukan Air Mineral, Percaya Nggak?

Lifestyle | Selasa, 18 April 2017 | 19:32 WIB

Awas, Terlalu Sering Konsumsi Kopi Bisa Picu Tremor

Awas, Terlalu Sering Konsumsi Kopi Bisa Picu Tremor

Health | Sabtu, 15 April 2017 | 11:23 WIB

Tambahkan Garam ke Kopi Pahit, Bukan Gula

Tambahkan Garam ke Kopi Pahit, Bukan Gula

Lifestyle | Selasa, 11 April 2017 | 09:09 WIB

Temukan Kenikmatan Kopi dari Negeri Kopi

Temukan Kenikmatan Kopi dari Negeri Kopi

Video | Senin, 03 April 2017 | 13:12 WIB

Terkini

Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita

Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli  Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

×