Geng Motor Beraksi Brutal, Ini Alasannya

Chaerunnisa, Risna Halidi

Kamis, 25 Mei 2017 | 10:53 WIB
Geng Motor Beraksi Brutal, Ini Alasannya
Ilustrasi geng motor (Shutterstock)

Suara.com - Masyarakat di Ibu Kota kini tengah diresahkan dengan geng motor yang kerap bertindak brutal. Sebagian pelaku gangster itu memang sudah ditangkap, dan sisanya lagi masih dalam perburuan.

Dalam beberapa foto yang telah viral di dunia maya, tampak bagaimana wajah-wajah para gangster  yang tengah berkumpul dan memegang senjata tajam seperti parang, celurit, hingga sejumlah senjata tajam lainnya.

Sangat disayangkan, karena mayoritas dari anggota geng motor itu adalah anak-anak dan remaja yang tengah beranjak dewasa.

Menurut psikolog dari Klinik Psikologi Pelangi, Reneta Kristiani M.Psi, kondisi tersebut terjadi karena keinginan menjadi bagian dari suatu kelompok dan memiliki kuasa.

"Dia merasa hebat dan populer bila bisa masuk dalam kelompok tersebut, apalagi kelompok itu dianggap berkuasa, punya power, keren, konsep dirinya pun meningkat bila dia dapat diterima oleh kelompok tersebut," kata Reneta berbincang dengan Suara.com.

Dalam beraksi, para anggota gangster akan datang secara berkelompok, dan membuat kerusakan seperti mengacak-acak suatu lokasi secara sembarangan. Reneta melihat hal itu terjadi karena identitas diri menghilang, dan digantikan dengan identitas kelompok.

"Apapun akan dilakukan untuk bisa jadi bagian dalam kelompok, apalagi bila bisa melakukan bersama-sama dengan kelompok. Identitas diri seolah-olah hilang, dan melebur dalam identitas kelompok. Sehingga menjadi lebih berani, tidak merasa bertanggung jawab karena dilakukan beramai-ramai, seperti, tawuran misalnya," tandasnya.

Sekadar diketahui, Polda Metro Jaya belum lama ini,berhasil meringkus tujuh anggota kelompok gangster yang diduga terlibat dalam keributan di Jalan Jatiwaringin, Kampung Makasar, Jakarta Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Geng Motor Sok-sokan dan Ganggu Orang, Bubar Saja!

Polisi: Geng Motor Sok-sokan dan Ganggu Orang, Bubar Saja!

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 15:59 WIB

Video Aksi Brutal Geng Motor di Jakarta Viral, Ini Kata Polisi

Video Aksi Brutal Geng Motor di Jakarta Viral, Ini Kata Polisi

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 10:13 WIB

Ditangkap, Tetua Geng Motor Jagakarsa Komat-Kamit Baca Mantra

Ditangkap, Tetua Geng Motor Jagakarsa Komat-Kamit Baca Mantra

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 08:33 WIB

Teror Geng Motor Hantui Jakarta, Ini Strategi Polisi

Teror Geng Motor Hantui Jakarta, Ini Strategi Polisi

News | Rabu, 24 Mei 2017 | 00:53 WIB

14 Anggota Geng Motor Bawa Samurai Diringkus Polisi

14 Anggota Geng Motor Bawa Samurai Diringkus Polisi

News | Minggu, 22 Januari 2017 | 22:03 WIB

Pertikaian Geng Motor Bekasi Bermotifkan Balas Dendam

Pertikaian Geng Motor Bekasi Bermotifkan Balas Dendam

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 02:02 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×