Masjid Tertua Ini Jadi Saksi Bisu Berdirinya Kota Pontianak

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Rabu, 31 Mei 2017 | 11:13 WIB
Masjid Tertua Ini Jadi Saksi Bisu Berdirinya Kota Pontianak
Masjid Jami' Pontianak yang lebih dikenal dengan nama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Berdirinya kota Pontianak, Kalimantan Barat, memang tak pernah lepas dari nama Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie. Ia adalah lelaki keturunan Arab, anak dari Al Habib Husein, seorang penyebar agama Islam di Pulau Jawa.

Menurut sejarah, setelah ayahnya meninggal, Syarif Abdurrahman pun meneruskan jejak ayahnya menyiarkan agama Islam. Ia melakukan perjalanan dari Mempawah dengan menyusuri sungai Kapuas.

Pada 23 Oktober 1771, rombongan Syarif Abdurrahman yang mencapai 14 perahu pun sampai di muara persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Landak. Kemudian mereka pun membuka dan menebas hutan di dekat muara tersebut untuk dijadikan daerah permukiman baru.

Ada dua bangunan yang seakan menjadi saksi bisu, bagaimana Syarif Abdurrahman mendirikan sebuah kerajaan dan kota Pontianak, salah satunya adalah sebuah masjid yang ia bangun berseberangan dengan Istana Kesultanan Kadriah.

Saat Syarif Abdurrahman meninggal pada 1808 Masehi, pembangunan masjid diteruskan oleh putranya yang bernama Syarif Usman.

Saat ini, masjid tersebut dinamakan Jami' Pontianak atau yang saat ini dikenal dengan nama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman untuk menunjukkan rasa hormat dan mengenang jasa-jasanya.

Ya, jika Anda berkesempatan datang ke Bumi Khatulistiwa ini, kunjungilah masjid tertua di Kota Pontianak tersebut. Selain kemegahannya, masjid ini sarat dengan nilai sejarah yang menarik karena merupakan satu dari dua bangunan yang menjadi pertanda berdirinya Kota Pontianak pada 1771 Masehi.

Masjid yang dikelilingi oleh pemukiman padat penduduk Kampung Beting, kelurahan Dalam Bugis, serta pasar ikan ini memiliki pelataran yang sangat luas.

Pada bagian depan masjid, yang juga menghadap ke barat, Anda bisa melihatnya megahnya Sungai Kapuas yang terbentang, sungai terpanjang di Indonesia. Meski banyak hiruk pikuk di sekitarnya, saat memasuki area masjid,  saya tetap merasakan ketenangan di sini.

Masjid yang mampu menampung sekitar 1500 jemaah ini juga memiliki arsitektur yang cukup unik karena hampir 90 persen konstruksi bangunannya terbuat dari kayu belian (Eusideroxylon zwageri).

Saat memasukinya, saya melihat ada enam pilar yang terbuat dari kayu belian berdiameter setengah meter di dalam masjid. Ada pula enam tiang penyangga lain yang menjulang ke langit-langit masjid, berbentuk bujur sangkar.

Semula, atap masjid ini terbuat dari rumbia. Tapi agar lebih kuat dan tahan lama, rumbia pum diganti dengan sirap, yakni potongan kayu belian berukuran tipis.

Atap masjid ini juga memiliki empat tingkat. Pada tingkat kedua, terdapat jendela-jendela kaca berukuran kecil. Sementara di bagian paling atas, atapnya lebih mirip seperti kuncup bunga atau stupa.

Hal unik lainnya adalah ada pada bagian mimbar tempat khutbah yang mirip seperti geladak kapal. Pada sisi kiri dan kanan mimbar terdapat kaligrafi yang ditulis pada kayu plafon.

Meski sudah banyak dilakukan renovasi, namun bangunan ini seakan tetap menunjukkan wajah lamanya yang penuh nilai sejarah.

Masjid Sultan Syarif Abdurrahman biasanya ramai dikunjungi jamaah ketika salat Jumat dan di saat bulan ramadan seperti saat ini, untuk salat Tarawih. Saat hari-hari besar keagamaan umat islam seperti Idul Fitri tiba, masjid ini juga dipenuhi umat untuk menggelar salat Ied.

Letaknya yang berada di dekat pusat Kota Pontianak membuatnya mudah dijangkau, baik melalui jalur sungai dan jalur darat. Pengunjung yang memilih jalur sungai dapat mengaksesnya dengan menggunakan sampan atau speedboat dari Pelabuhan Senghie. Sedangkan Anda yang ingin menggunakan jalur darat dapat naik bus yang melewati jembatan Sungai Kapuas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepuluh Masjid Terindah di Dunia Ini Bikin Anda Berdecak Kagum

Sepuluh Masjid Terindah di Dunia Ini Bikin Anda Berdecak Kagum

Lifestyle | Senin, 12 Desember 2016 | 11:06 WIB

Jalan-jalan ke Palestina, Ada Banyak Tujuan Menarik di Sana

Jalan-jalan ke Palestina, Ada Banyak Tujuan Menarik di Sana

Lifestyle | Minggu, 17 April 2016 | 08:31 WIB

Situs Walisongo Dijadikan Destinasi Wisata Ziarah

Situs Walisongo Dijadikan Destinasi Wisata Ziarah

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 12:05 WIB

Terkini

Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda

Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:31 WIB

Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua

Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:52 WIB

Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit

Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:07 WIB

4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam

4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:15 WIB

31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen

31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:15 WIB

Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal

Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:30 WIB

Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?

Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:15 WIB

5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser

5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:16 WIB

Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya

Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB

Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:35 WIB