Sebaiknya Jangan Beli Sayur dan Buah yang Dipotong, Mengapa?

Ririn Indriani

Rabu, 05 Juli 2017 | 15:11 WIB
Sebaiknya Jangan Beli Sayur dan Buah yang Dipotong, Mengapa?
Ilustrasi keluarga belanja buah dan sayuran di swalayan. (Shutterstock)

Suara.com - Sekarang banyak supermarket yang menjual buah dan sayuran yang sudah dipotong-potong. Sayuran sudah dikelompokkan sehingga memudahkan Anda dalam memasak sayur, seperti sayur sop, sayur asem, sayur lodeh, dan lainnya.

Buah juga sudah dipotong-potong kecil, sehingga Anda hanya tinggal memakannya. Tentu, ini sangat memudahkan Anda di tengah kegiatan Anda yang sangat banyak. Namun, apakah sayur dan buah yang sudah dipotong di supermarket masih baik untuk dibeli?

Buah dan sayuran yang sudah dipotong-potong memang memudahkan pekerjaan Anda, namun di sisi lain tentu mempunyai kualitas yang berbeda dengan yang belum dipotong. Berikut beberapa alasan yang dihimpun hellosehat.com mengapa sayur dan buah yang sudah dipotong tidak sebaik sayur dan buah yang belum dipotong.

1. Sudah tidak segar
Kesegaran sayur dan buah yang sudah dipotong dan belum dipotong tentu berbeda. Pemotongan sayuran dan buah-buahan dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel dalam sayur dan buah. Sehingga, hal ini dapat mengakibatkan terjadinya perubahan warna, rasa, tekstur, dan kelembaban sayur dan buah.

Kandungan air dalam sayur dan buah yang sudah dipotong tentu bisa menguap, sehingga akan mengurangi kelembabannya. Hal ini juga dapat mengurangi umur simpan sayur dan buah.

Wortel yang sudah dipotong kecil-kecil tentu tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama dibandingkan dengan wortel yang sudah dipotong. Kentang yang sudah dipotong juga bisa mengalami perubahan warna  menjadi kecokelatan. Dan, perubahan lainnya yang bisa terjadi.

2. Kandungan gizinya sudah sedikit hilang
Pemotongan sayur dan buah juga dapat menghilangkan sedikit kandungan gizinya. Kehilangan kandungan air setelah pemotongan dapat mengganggu keseimbangan asam atau basa dalam beberapa sayuran dan buah, sehingga bisa menghilangkan kandungan nutrisinya.

Beberapa vitamin dan mineral yang tidak tahan panas juga bisa menguap setelah sayur dan buah dipotong, seperti vitamin C.

3. Berisiko terkena kontaminasi
Sayur dan buah yang telah dipotong tentu menyimpan mikroorganisme dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran dan buah yang masih utuh. Pemotongan sayur dan buah serta suhu selama penyimpanan dapat menyebabkan jumlah mikroorganisme aerobik mesofilik meningkat.
Walaupun sayur dan buah yang sudah dipotong ditempatkan dalam wadah yang kedap udara, namun proses selama pemotongan dapat meningkatkan jumlah mikroorganisme yang terkandung di dalamnya.

Proses pemotongan dengan pisau, penempatan sayur dan buah dalam wadah, kontak sayur dan buah dengan tangan yang menangani, dan proses lainnya tentu meningkatkan risiko sayur dan buah untuk terpapar mikroorganisme. Mikroorganisme dalam sayur dan buah ini dapat mengubah warna, rasa, dan tekstur sayur dan buah.

Saran
Membeli sayur dan buah yang sudah dipotong memang dapat memudahkan Anda dalam mengolah atau memakannya. Namun, pemotongan dapat menurunkan kualitas sayur dan buah.

Untuk itu, sebaiknya belilah sayuran dan buah-buahan secara utuh dan kemudian Anda bisa mengupas atau memotongnya di rumah. Membeli sayuran dan buah-buahan yang utuh juga dapat memberikan Anda kebebasan kapan Anda ingin menggunakannya karena umur simpannya lebih lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Coba Tips Ini Bila Anak Tak Doyan Sayur dan Buah

Coba Tips Ini Bila Anak Tak Doyan Sayur dan Buah

Health | Rabu, 16 November 2016 | 20:16 WIB

Masyarakat Indonesia Kurang Makan Sayur dan Buah

Masyarakat Indonesia Kurang Makan Sayur dan Buah

Health | Kamis, 12 Mei 2016 | 16:29 WIB

Ini Alasan Buah Potong Lebih Baik Ketimbang Jus

Ini Alasan Buah Potong Lebih Baik Ketimbang Jus

Health | Jum'at, 18 September 2015 | 11:22 WIB

Terkini

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:58 WIB

×