Coba Tips Ini Bila Anak Tak Doyan Sayur dan Buah

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 16 November 2016 | 20:16 WIB
Coba Tips Ini Bila Anak Tak Doyan Sayur dan Buah
Ilustrasi anak tidak suka makan sayur dan buah. (Shutterstock)

Suara.com - Mengajak agar anak menyukai sayur dan buah menjadi 'PR' tersendiri bagi para orangtua. Rasanya yang tak seenak makanan cepat saji menjadi salah satu alasan mengapa anak kurang menyukai sayur dan buah.

Psikolog anak Ayoe Utami mengatakan bahwa anak yang tak suka sayur dan buah biasanya, karena tak dikenalkan sejak dini dengan kedua jenis makanan sehat tersebut. Padahal mengenalkan anak pada sayur dan buah sejak dini akan lebih mudah dibandingkan saat anak beranjak besar.

"Bagusnya memang sejak mengandung, ibu sudah memperbanyak asupan sayur dan buah. Lalu ketika anak masuk masa MPASI, ibu memberikan sayur dan buah karena saat itu lidah anak masih netral. Kalau pertama kali orangtua mengenalkan sayur dan buah maka anak akan terbiasa dan berpikir rasanya enak," ujar psikolog Ayoe pada diskusi 'Asupan Serat sejak Dini Cegah Penyakit Kronis di Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Ibu sebagai manajer keuangan dan pembuat keputusan di rumah, menurut Ayoe, juga bertanggung jawab dalam memberi makanan berkualitas untuk anak. Biasakan untuk selalu menyediakan menu sayur dan buah di meja makan.

"Agar anak tertarik untuk makan sayur dan buah, buatlah kreasi-kreasi unik saat menyajikan menu ini. Misalnya dengan membuat bento atau mencampurkan buah-buahan ke dalam dessert yang memiliki tampilan menarik," tambah dia.

Hal yang tak kalah pentingnya dilakukan ibu, kata Ayoe, memberikan pemahaman kepada anak bahwa mengonsumsi sayur dan buah penting bagi kesehatan. Jika anak beranjak remaja, asosiasikan pemahaman ini dengan konsep 'body image' yang menjadi fokusnya.

"Ceritakan manfaat mengonsumsi buah misalnya bisa membuat kulit mulus, badan langsing, dimana kebanyakan remaja ingin seperti itu," lanjut dia.

Lalu, bagaimana jika anak terlanjur tidak menyukai sayur dan buah? Ayoe mengingatkan agar para ibu tidak memaksa anak yang dapat membuatnya trauma.

"Kalau anak sudah trauma maka sampai kapanpun dia akan sulit menyukai buah dan sayur. Lebih baik terus berusaha, seperti ajak anak makan bersama yang membuat suasana menyenangkan, sehingga ketika kita ajak melakukan kegiatan positif seperti makan sayur, ada kecenderungan anak bisa menerimanya," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Risikonya Bila Anak Kurang Serat

Ini Risikonya Bila Anak Kurang Serat

Health | Selasa, 31 Mei 2016 | 10:08 WIB

Anak Enggan Coba Makanan Baru Cenderung Tak Percaya Diri?

Anak Enggan Coba Makanan Baru Cenderung Tak Percaya Diri?

Health | Minggu, 30 Agustus 2015 | 14:36 WIB

Anak Pilih-pilih Makanan? Mungkin Ini Penyebabnya

Anak Pilih-pilih Makanan? Mungkin Ini Penyebabnya

Health | Kamis, 06 Agustus 2015 | 17:11 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×